Campur Kode dalam Bloger Youtube Agung Hapsah “Gak Bisa Basa Enggress”: Tinjauan Analisis Wacana Kritis

https://doi.org/10.25299/geram.2023.14751

Authors

  • I Wayan Numertayasa Institut Teknologi dan Pendidikan Markandeya Bali, Bali, Indonesia
  • I Nengah Tegteg Ariawan Institut Teknologi dan Pendidikan Markandeya Bali, Bali, Indonesia

Keywords:

AWK, Blogger Youtube , CDA, mixed code, language

Abstract

The intention of this research is to uncover the mixing code of YouTube blogger Agung Hapsah. Mixing code is the simultaneous use of two or more languages in a language's speech actions when speakers are speaking. This study employs a qualitative descriptive approach in tandem with Norman Fairclough's theory. The data in this research was analyzed utilizing data collection techniques and the note-taking technique, obtaining 19 mixed-code data points. According to the results of this study, 1) there are 11 data insertions of elemental codes in the form of words; 2) there are 3 data insertions of elemental codes resulting in phrases; and 3) there are 3 data insertions of elemental codes in the form of idioms. 4) There are 3 insertion data elements of repetition of words in leksykal codes. 5) There is one insertion element in the form of clausa. Each data is a mixed code for introducing word elements in two languages, such as English, which are inserted into the Indonesian language structure, and there is one data that comprises a mixed code for inserting regional language aspects into the Indonesian language structure.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, Y. (2011). Kedudukan Bahasa Inggris Sebagai Bahasa Pengantar Dalam Dunia Pendidikan. 354–364.

Agustinuraida, I. D. A. (2017). Bahasa Indonesia Oleh Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia. 1, 65–75.

Amri, Y. K. (2019). Alih Kode Dan Campur Kode Pada Media Sosial. 149–154.

Amriyah, N., & Isnaini, H. (2021). Campur Kode Sudjiwo Tedjo dalam Dialog Interaktif Indonesia Lawyers Club TvOne Episode Setahun Jokowi-Maruf: Dari Pandemi Sampai Demokrasi. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(1), 93.

https://doi.org/10.29300/disastra.v3i1.3714

Ariskaerawati, muhamad surif, syarial F. (2022). Analisis Wacana Kritis Nourman Fairclough Terhadap Jokowowi yang Menyentil Mengenai Kenaikan Harga Minyak Goreng.

Asrilah Munaji, Budiarti, A., & Setiawan. (2023). Analisis prinsip kerja sama dalam gelar wicara. Jurnal Pendidikan Kebangsaan Dan Kesuasteraaan, 7(1), 87–98.

Fitraneka, R. (2008). Universitas jember 2008.

Himawan, R., Fathonah, E. N., Heriyati, S., & Maslakhah, E. N. I. (2020). Analisis Kesalahan Berbahasa Bidang Semantik pada Karangan Teks Deskripsi Siswa Kelas VII A SMPIT Ar-Raihan Kabupaten Bantul. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 10(1), 1–9.

Irwansyah, D. (2013). Pendidikan Multikultural. 7(1), 1–18.

Manaf, N. abdul. (2011). Kesopanan Tindak Tutur Menyuruh Dalam Bahasa. 212–225.

Nirmala, A. F. (2020). Campur kode dalam tuturan video blog youtube agung hapsah “fintech.” 4, 97–111.

Oktavia Lestari. (2018). Variasi ragam bahasa dalam kehidupan remaja. 2.

Olvia, V., Damajanti, M. N., & Muljosumarto, C. (2018). Perancangan Media Informasi Tentang Bahasa Isyarat Indonesia. Jurnal DKV Adiwarna, 1(12), 9.

Prayudi, S., & Bahasa, R. (2020). Jurnal Metamorfosa. 8(2), 269–280.

Putra. (2019). Pemanfaatan Animasi Promosi Dalam Media Youtube. Prosiding Seminar Nasional Desain Dan Arsitektur (SENADA), 2, 259–265.

Susanti, E. D. (2019). Project Based Learning: Pemanfaatan Vlog Dalam Pembelajaran Sejarah Untuk Generasi Pro Gadget. Sejarah Dan Budaya Jurnal Sejarah Budaya dan Pengajarannya, 13(1), 84–96. https://doi.org/10.17977/um020v13i12019p084

Susmita, N. (2015). Alih Kode dan Campur Kode dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Smp Negeri 12 Kerinci. Jurnal Penelitian Jambi Seri Humaniora, 17(2), 87–98. https://www.neliti.com/id/publications/43500/alih-kode-dan-campur-kode-dalam-pembelajaran-bahasa-indonesia-di-smp-negeri-12-k

Syahputra, E., Fadlan, ) ;, Dandi Salmanda, ) ;, Kezia, ) ;, & Purba, N. E. (2022). Perbedaan Makna Bahasa Tulis dan Bahasa Lisan. Jurnal Multidisiplin Dehasen, 1(3), 227–230.

Utami, S. R. (2017). Pembelajaran Aspek Bahasa dalam Buku Pelajaran Bahasa Indonesia. 1.

Yanti, L. (2016). Campur Kode Pada Novel 99 Cahaya Di Langit Eropa Karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra (Kajian Sosiolinguistik). JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia), 1(1), 23. https://doi.org/10.26737/jp-bsi.v1i1.72

Published

2023-12-29

How to Cite

Numertayasa, I. W., & Ariawan, I. N. T. (2023). Campur Kode dalam Bloger Youtube Agung Hapsah “Gak Bisa Basa Enggress”: Tinjauan Analisis Wacana Kritis. GERAM, 11(2), 55–67. https://doi.org/10.25299/geram.2023.14751