ANALISIS PENGARUH PT INDAH KIAT PULP AND PAPER TERHADAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN SIAK
DOI:
https://doi.org/10.25299/jurps.2025.25347Keywords:
Industri, Sosial Ekonomi, Regresi Linier BergandaAbstract
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Siak menunjukkan bahwa sektor industri pengolahan, khususnya industri kertas dan barang dari kertas, menjadi penggerak utama perekonomian dengan peningkatan kontribusi dari 21,54 persen pada tahun 2014 menjadi 26,01 persen pada tahun 2016. Hal ini menunjukkan pentingnya peran industri, termasuk PT. Indah Kiat Pulp and Paper, dalam pembangunan ekonomi daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keberadaan PT. Indah Kiat Pulp and Paper terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di Kecamatan Tualang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik simple random sampling terhadap 394 kepala keluarga, serta analisis data menggunakan regresi linear berganda melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Indah Kiat Pulp and Paper berpengaruh positif terhadap pendapatan masyarakat (sig. 0,002 < 0,05; t hitung 3,056 > 1,960), negatif terhadap kesehatan (sig. 0,033 < 0,05; t hitung -2,143 < 1,960), dan tidak berpengaruh signifikan terhadap tenaga kerja serta pendidikan. Secara keseluruhan, industri ini memberikan dampak ekonomi yang positif namun menimbulkan dampak sosial negatif, terutama pada aspek kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasinya.
Downloads
References
[1] L. Arsyad, Pengantar Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi Daerah. Yogyakarta: STIE YKPN, 1999.
[2] P. R. Indonesia, UU RI Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, vol. 3, no. 4. Indonesia, 2014, pp. 1–85. [Online]. Available: https://peraturan.bpk.go.id/Details/38572/uu-no-3-tahun-2014
[3] P. Astuti and L. Maisaroh, “Prospektifitas Pelabuhan Penyeberangan Ro-ro Dumai Terhadap Sektor Fisik dan Ekonomi Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat,” Universitas Islam Riau, Pekanbaru, 2013.
[4] T. J. Jayadinata, Tata Guna Tanah dalam Perencanaan Pedesaan Perkotaan dan Wilayah. Bandung: Institut Teknologi Bandung, 1999.
[5] T. T. H. Tambunan, Industrialisasi di Negara Sedang Berkembang Kasus Indonesia. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2001.
[6] B. P. S. K. S. Siak, “Kabupaten Siak Dalam Angka 2017,” 2017.
[7] R. Indonesia, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian. 2014.
[8] M. Kuncoro, Ekonomika Industri Indonesia. Yogyakarta: Andi, 2007.
[9] R. W. Dirdjojuwono, Kawasan Industri Indonesia. Bogor: Pustaka Wirausaha, 2004.
[10] U. Pelly, Dampak Kegiatan Pengembangan pada Sosial Sumatera Utara. Medan: Universitas Sumatera Utara, 1991.
[11] Suparmoko, Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Jakarta: BPEF, 1995.
[12] A. T. Sastrawijaya, Pencemaran Lingkungan. Jakarta: Rineka Cipta, 2000.
[13] S. Warpani, Analisis Kota dan Daerah. Bandung: Institut Teknologi Bandung, 1984.
[14] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2011.
[15] E. M. Sangadji, Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Andi Offsite, 2010.
[16] Marzuki, Metodologi Riset. Yogyakarta: Ekonisia, 2005.
[17] P. Astuti, R. Marsela, M. Mardianto, and T. A. Putri, “Persepsi Masyarakat Terhadap Fasilitas Dan Pelayanan Angkutan Umum Trans Metro Pekanbaru,” J. Saintis, vol. 18, no. 2, pp. 23–32, 2018, doi: 10.25299/saintis.2018.vol18(2).3149.
[18] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: ALFABETA, 2012.
[19] S. Arikunto, Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara, 2006.
[20] PT Indah Kiat Pulp and Paper, Annual Report Annual Report PT Indah Kiat Pulp and Paper Tahun 2014. 2014.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mita Ramadhani, Puji Astuti, Febby Asteriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


