ANALISIS HUKUM EKONOMI : ZAKAT DAN FILANTROPHI ISLAM DALAM KONTRAS DENGAN BARAT
DOI:
https://doi.org/10.25299/jtb.2025.vol8(2).27270Keywords:
Distribusi Kekayaan, Ekonomi Islam, Kapitalis, SosialisAbstract
Penelitian ini bertujuan membandingkan sistem ekonomi dunia terkait distribusi kekayaan dan konsep kepemilikan. Menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif komparatif, data dari buku, jurnal, dan penelitian dianalisis untuk menjawab pertanyaan penelitian. Hasilnya menunjukkan bahwa distribusi kekayaan adalah aspek penting dalam ekonomi yang dapat mengubah status kepemilikan. Dalam ekonomi kapitalis, distribusi kekayaan bergantung pada pasar, sedangkan dalam ekonomi sosialis bergantung pada pemerintah. Dalam ekonomi Islam, distribusi diatur oleh pasar dan pemerintah dengan pedoman hukum Islam. Kepemilikan dalam ekonomi kapitalis berada di tangan individu, dalam ekonomi sosialis diatur oleh negara, dan dalam Islam, Allah SWT sebagai pemilik sejati dengan individu memanfaatkan sesuai aturan agama melalui institusi zakat dan filantrophi Islam. Kepemilikan terbagi menjadi pribadi, umum, dan negara.
Downloads
References
Ailon, Galit. 2020. The Phenomenology of Homo Economicus. Sociological Theory, 38(1).
Amalia, Euis. 2009. Distibutive justice in Islamic Economy Regarding To The Empowerment of Micro Finance Institution And Small Business in Indonesia (1st ed.). Rajawali Press. Jakarta.
Andrini, Jasmine Fitri., & Auwalin, Ilmiawan. 2020. Pengaruh Variabel Makro Ekonomi Dan Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah Oleh Badan Amil Zakat Nasional Terhadap Kemiskinan Di Indonesia. Jurnal Ekonomi Syariah Teori Dan Terapan, 6(7), p. 1476–1493.
Chandra., al-Hakim, Sofyan., & Setiawan, Iwan. 2023. Analisis Perbandingan Ekonomi Islam Dengan Kapitalisme. AL-AFKAR:Journal for Islamic Studies, 6(4), p. 177-189.
El-Saha, M. Ishom. 2007. Islam, Ekonomi Kebangsaan, Dan Kapitalisme Global Dalam Wacana Reforma Agraria. AL-QALAM, 24(2), p. 191-213.
Fadilla. 2017. Permasalahan Ekonomi Sesungguhnya dalam Islam. Islamic Banking : Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Perbankan Syariah, 3(1), p. 1-10.
Heryanto. 2020. Zakat dalam Model Ekonomi Makro (Solusi Ketimpangan dan Pertumbuhan Ekonomi). Media Trend, 15(2), p. 249-262.
Maharani, Septiana Dwiputri. 2016. Manusia Sebagai Homo Economicus: Refleksi Atas Kasus-Kasus Kejahatan Di Indonesia. Jurnal Filsafat, 26(1), p. 30-52.
Maiwan, Mohammad. 2015. Teori-Teori Ekonomi Politik Internasional Dalam Perbincangan: Aliran Dan Pandangan. Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi, 15(1), p. 109-125.
Nihayah, Ana Zahrotun., & Rifqi, Lathif Hanafir. 2023. Analisis Ilmu Ekonomi Syariah dalam Kerangka Filsafat. Maro: Jurnal Ekonomi Syariah Dan Bisnis, 6(2), p. 210-218.
Rahman, Fathor. 2014. Perubahan Pola Perilaku Sosial dan Ekonomi Buruh Tani Akibat Industrialisasi. Paradigma, 2(1), p. 1-6.
Rayuanda, Erik., & Thamrin, Husni. 2022. Epistemologi Ekonomi Syariah. Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, 5(2), p. 93-100.
Said, Idrus M., Rugaiya., & K, Ningsih. 2022. Zakat Produktif Pengelolaan Dan Upayanya Terhadap Peningkatan Ekonomi Micro (Studi Kasus Di Baznas Sulawesi Tengah). AL-MASHADIR : Jurnal Ilmu Hukum Dan Ekonomi Islam, 4(1), p. 60-78.
Skea, Claire. 2021. Emerging Neoliberal Academic Identities: Looking Beyond Homo economicus. Studies in Philosophy and Education, 44(march), p. 399-414.
Witro, Doli., Rasidin, Mohd., & Nurjaman, Muhammad Izazi. 2021. Subjek Hukum dan Objek Hukum: Sebuah Tinjauan Hukum Islam, Pidana dan Perdata. ASY SYAR’IYYAH: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Perbankan Islam, 6(1), p. 43-64.



Asosiasi Program Studi Keuangan dan Perbankan Syariah
The Jurnal Tabarru' site and its metadata are licensed under CC BY-SA