The Analisis Perbedaan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013 Ditinjau dari Aspek Sosial Budaya
Keywords:
merdeka curriculum, 2013 curriculum, social cultureAbstract
The 2013 Curriculum is known to be more structured and oriented toward national standards, thus limiting teachers’ creativity in connecting learning with local social and cultural contexts. In contrast, the Merdeka Curriculum offers greater flexibility for schools and teachers to adapt learning to the needs of students and the characteristics of local culture. This study aims to analyze in depth the differences between the Merdeka Curriculum and the 2013 Curriculum in terms of social and cultural aspects at various educational levels. The method used is literature study and analysis of curriculum documents as well as previous research findings. The results show that the Merdeka Curriculum places greater emphasis on project-based learning, integration of local culture in every activity, and authentic assessment that evaluates both the process and outcomes as a whole. The Merdeka Curriculum is also considered effective in building character, social skills, and appreciation for local culture, while the 2013 Curriculum tends to place social and cultural aspects only in local content and formal activities. Thus, this study provides an overview of the strengths and weaknesses of both curricula and offers recommendations for more effective implementation of social and cultural learning in schools.
Downloads
References
Adolph, R. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kunatitatif (Pustaka Il).
Annisha, D. (2024). Integrasi Penggunaan Kearifan Lokal (Local Wisdom) dalam Proses Pembelajaran pada Konsep Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Basicedu, 8(3), 2108–2115. DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i3.7706
Ariffiando, N. F., Susanti, A., Azaria, F. Y., & Darmansyah, A. (2023). Pengembangan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Budaya Lokal Masyarakat Pesisir Bengkulu untuk Meningkatkan Sikap Sosial Siswa Sekolah Dasar. Jurnal PGSD: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 16(1), 1–14. DOI: https://doi.org/10.33369/pgsd.16.1.1-14
Aufa, A., Khairani, Y. D., Hasana, T. F., & Daulay, F. A. (2024). Pengaruh Perubahan Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka terhadap Pembelajaran di Kelas V A SDN 101765 Bandar Setia. JPBB: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 3(3), 143–151. DOI: https://doi.org/10.55606/jpbb.v3i3.3901
Cahya, A. N., Hartono, S., Reni, R., Hasanah, N., Ajie, M. F., Dian, M., Rahman, F., Wati, E., Hidayat, A., Hidayah, N., Viana, O., Liya, R., & Rahmat, S. (2022). Penguatan Literasi Anak Di Desa Kuala Sempang Kabupaten Bintan. JPPM Kepri: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau, 2(1), 13–21. DOI: https://doi.org/10.35961/jppmkepri.v2i1.421
Faidin, N. (2019). Implementasi Nilai Pendidikan Karakter dalam Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran Sejarah di SMA Negeri I Palibelo. Prosiding Seminar Nasional TPascasarjana UNNES, 2(1), 207–212.
Ikhtiara, T., Jaya, A., Zahratina, H. R., & Madalena, D. K. (2022). Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Biologi di Sekolah Urban. Jurnal Penelitian, Pendidikan Dan Pengajaran: JPPP, 3(3), 216–224. DOI: https://doi.org/10.30596/jppp.v3i3.12940
Nidawati. (2019). Penerapan Peran dan Fungsi Guru dalam Kegiatan Pembelajaran. FTK UIN, 2(1), 136–153.
Osnithia, Y., & Pamungkas, J. (2022). Identifikasi Pembelajaran Seni Berbasis Budaya Lokal Yogyakarta Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TK ABA Jetis Argomulyo Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1), 7–10. DOI: https://doi.org/10.58222/jurip.v1i1.32
Rahma, S. N., & Hindun, H. (2023). Efektivitas Kurikulum Merdeka dalam Proses Pembelajaran di Tingkat Sekolah Menengah Pertama. Reduplikasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, 3(2), 1–14.
Rahman, R. N., Sundawa, D., & Ratmaningsih, N. (2025). Pengembangan Pendidikan Karakter dan Keterampilan Sosial Siswa Melalui Kegiatan Parents Day. Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol., 14(1), 565–574.
Rosmiati, R., Novaliyosi, N., & Santosa, C. A. H. F. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Matematika di Kelas VII SMP Negeri 3 Kota Serang. Proximal: Jurnal Penelitian Matematika Dan Pendidikan Matematika, 6(2), 132–140. DOI: https://doi.org/10.30605/proximal.v6i2.2752
Rusandi, & Rusli, M. (2019). Merancang Penelitian Kualitatif Dasar/Deskriptif dan Studi Kasus. Jurnal Arjuna: Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Matematika, 1(1), 1–13.
Septya, J. D., Ziliwu, S., Meilyani, Uswah, F., & Damanik, M. H. (2024). Faktor sosial budaya dan pengembangan masyarakat dalam pendidikan sekolah dasar. MODELING: Jurnal Program Studi PGM, 11(1), 42–52.
Serlina, Baan, A., & Fitriana, I. (2024). Penerapan Model Penilaian Autentik Terhadap Pembelajaran Menulis Cerpen. Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi, 3(1), 93–98. DOI: https://doi.org/10.47233/jpst.v3i1.1532
Siregar, N., Hanani, S., Sesmiarni, Z., Ritonga, P., & Pahutar, E. (2024). Dampak Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar Terhadap Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Dharmas Education Journal (DE_Journal), 5(2), 680–690. DOI: https://doi.org/10.56667/dejournal.v5i2.1345
Soraya, D., Jampel, I. N., & Diputra, K. S. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Sikap Sosial Dan Berfikir Kritis Pada Mata Pelajaran Matematika. Thinking Skills and Creativity Journal, 1(2), 76–85. DOI: https://doi.org/10.23887/tscj.v1i2.20409
Sukiman, S. (2024). Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka: Perbedaan Pada Pembelajaran di PAUD. AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 90–103. DOI: https://doi.org/10.24235/awlady.v10i1.16279
Syahrizal, H., & Jailani, M. S. (2023). Jenis-Jenis Penelitian Dalam Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Jurnal QOSIM Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 13–23. https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.49 DOI: https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.49
Ustiawaty, J. (2022). Buku Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. In LP2M UST Jogja (Issue March).
Wahidah, N., Santoso, G., La Aca, M. F., Wuriani, D., Bosawer, A., Lestari, N. M., & Anggo, A. Y. (2023). Mengidentifikasi Keragaman Budaya di Sekitarnya Secara Setara Melalui Gotong Royong dan Collaboration di Kelas 5. Jurnal Pendidikan Transformatif, 2(4), 190–214.
Wahyuni, S., Sumarno, S., & Dwijayanti, I. (2024). Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini. Tematik: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 3(1), 35–47. DOI: https://doi.org/10.57251/tem.v3i1.1400
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Sajak: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
































