SOSIALISASI AKAD SYARIAH PADA UMKM DESA PANDAU
DOI:
https://doi.org/10.25299/ijtima.2025.25396Keywords:
Sosialisasi Akad Syariah, UMKM, Pembiayaan SyariahAbstract
Sosialisasi akad syariah pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa-desa seperti Pandau merupakan langkah strategis untuk meningkatkan literasi keuangan syariah, memperluas akses pembiayaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis nilai Islam. Program sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan prinsip-prinsip ekonomi Islam, seperti larangan riba, keadilan, dan pembagian keuntungan, serta untuk memperluas pemahaman pelaku UMKM tentang produk keuangan syariah yang dapat diakses untuk pengembangan usaha. Penelitian ini mengidentifikasi metode sosialisasi yang efektif, tantangan yang dihadapi, serta dampak yang dihasilkan dari kegiatan tersebut. Metode sosialisasi yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, pelatihan, dan pendampingan langsung, yang melibatkan tokoh agama, pemerintah desa, dan pelaku UMKM. Selain itu, penguatan literasi digital dan kolaborasi dengan lembaga keuangan syariah juga menjadi strategi penting dalam memperluas jangkauan sosialisasi. Meskipun terdapat tantangan seperti rendahnya literasi keuangan syariah, keterbatasan infrastruktur, dan resistensi terhadap perubahan, sosialisasi ini berhasil meningkatkan pemahaman dan minat pelaku UMKM terhadap pembiayaan syariah, serta mendorong perubahan perilaku bisnis yang lebih sesuai dengan prinsip syariah. Dampak positif dari sosialisasi ini termasuk peningkatan akses pembiayaan syariah, perubahan praktik bisnis yang lebih etis, dan penguatan daya saing UMKM di pasar. Keberhasilan program ini sangat dipengaruhi oleh pendekatan partisipatif, kolaborasi lintas sektor, serta dukungan regulasi dan teknologi yang memadai.
The dissemination of Islamic finance agreements among micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in villages such as Pandau is a strategic step to improve Islamic financial literacy, expand access to financing, and encourage Islamic-based economic growth. This socialization program aims to introduce Islamic economic principles, such as the prohibition of usury, justice, and profit sharing, as well as to broaden MSME actors' understanding of Islamic financial products that can be accessed for business development. This study identifies effective outreach methods, challenges faced, and the impact of these activities. Outreach methods used include interactive lectures, discussions, training, and direct mentoring, involving religious leaders, village officials, and MSME actors. In addition, strengthening digital literacy and collaborating with Islamic financial institutions are also important strategies in expanding the outreach. Despite challenges such as low Islamic finance literacy, infrastructure limitations, and resistance to change, this outreach has succeeded in increasing MSME actors' understanding and interest in Islamic financing, as well as encouraging business behavior changes that are more in line with Islamic principles. The positive impacts of this outreach include increased access to Islamic financing, more ethical business practices, and strengthened MSME competitiveness in the market. The success of this program was greatly influenced by a participatory approach, cross-sector collaboration, and adequate regulatory and technological support.
Downloads
References
Alfarisi, S., & Susetyo, A. (2025). Strategy Of MSMES Development Based On Shariah Economy In The Digital Era: Case Study Of Small Business In Morombuh Village. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1101
Amaliyah, A., & Mauludyah, A. (2024). Socialization and Counseling of Sharia Cooperatives in Tulusayu Village on The Existence of Kanindo Syariah Cooperative. Jurnal Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.32815/jpm.v5i1.2010
Cupian, M., Noven, H., & Hapsari, S. (2025). Literasi Keuangan Syariah dan Peningkatan Pemahaman Masyarakat Desa: Studi Kasus pada UMKM di Desa Pangalengan. Jurnal Ekonomi Islam, 15(2), 102-118.
Eka Nuraini Rachmawati, A., Suryani, F., & Abdullah, M. (2025). Analisis Pemahaman Masyarakat Terhadap Keuangan Syariah di Desa Titian Resak: Tantangan dan Peluang. Jurnal Pengembangan Ekonomi, 20(1), 56-70.
Nuriah, A., Rahmawati, R., Isnandar, F., & Mardiah, S. (2023). PENGENALAN PERBANKAN SYARIAH DAN INTERNALISASI AKAD-AKAD EKONOMI SYARIAH PADA BUMDES DESA KARANGSEGAR. Al-Ihsan: Journal of Community Development in Islamic Studies. https://doi.org/10.33558/alihsan.v2i2.8013
Saratian, E., Arief, H., Ramli, Y., Permana, D., & Soelton, M. (2023). INTRODUCTION OF SHARIA FINANCING CONTRACTS FOR THE INDONESIAN MSMEs. ICCD. https://doi.org/10.33068/iccd.v5i1.618
Wasian, A., Haiyi, N., Maulana, U., Anaqi, M., Zain, M., Satrio, W., Arifianto, R., & Kurniawan, T. (2025). Analisis Implementasi Musyarakah bagi UMKM pada Era Ekonomi Digital: Peluang, Tantangan Regulasi, dan Strategi Penguatan. Jurnal Manajemen Bisnis Era Digital. https://doi.org/10.61132/jumabedi.v2i2.522
Zakaria, A. (2024). Pemberdayaan UMKM Melalui Pengembangan Bisnis Berbasis Ekonomi Syariah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin. https://doi.org/10.56910/wrd.v4i3.629
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hamsal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
