Implementasi Kerjasama RUDENIM dan IOM dalam Manajemen Pengungsi: Studi Kasus Kota Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.25299/jkp.2025.vol11(2).22569Keywords:
Refugees, Rudenim, IOM, International Cooperation, LiberalismAbstract
The emergence of international organizations is needed in the framework of cooperation to adjust and find solutions to determine welfare and solve various common problems and reduce problems that arise in the world. One of the problems that still often occurs is the problem of refugees. Indonesia, as a transit country for many refugees, is working with the International Organization for Migration (IOM) and the Immigration Detention Center (Rudenim) in dealing with this issue. The researcher uses a qualitative type of research with a descriptive method. Based on the research that has been carried out, the results obtained show that the cooperation between the Immigration Detention Center (Detention Center) and IOM (International Organization for Migration) in the city of Pekanbaru is running quite effectively inovercoming various problems related to refugees. This effectiveness is reflected in good coordination between the two institutions, the provision of assistance for refugees, and the implementation of policies in accordance with applicable regulations.
Downloads
References
Adha, F. (2023). Penanganan Pengungsi Di Indonesia Melalui Kerja Sama Kemenkumham Dengan International Organization Of Migration. In Jurnal Sosial Dan Humaniora (Vol. 8, Issue 2).
Afirda, I., Hasyim, S., & Ulfah, S. (2020). Fungsi Rumah Detensi Imigrasi Dalam Pemenuhan Hak Pengungsi Warga Negara Asing. In Qawanin Jurnal Ilmu Hukum (Vol. 1, Issue 1).
Arrazy, M. (2019). Peran Pemerintah Pusat Terhadap Pengungsi.
Azura, R., & Munir, F. (N.D.). Journal Of Diplomacy And International Studies Peran United Nations High Commissioner For Refugees (Unhcr) Dalam Proses Resettlement Pengungsi Asing Di Indonesia (Studi Kasus Pengungsi Afghanistan Di Kota Pekanbaru).
Baihaqi, A. I., Salam, S. P., & Warganegara, H. F. (2021). Pentingnya Kerjasama Antara Pemerintah Indonesia Dengan International Organization Of Migration (Iom). Https://Www.Iom.Int/Member-States
Badan Pusat Statistik Provinsi Riau. (2023). Pekanbaru dalam Angka 2023. Pekanbaru: BPS Riau.
Durohman, H., Fajar Andrian Sutisna, & Muhamad Ridho. (2024). The Analysis Of Pros And Cons Regarding The Arrival Of Rohingya Refugees: Religious, Humanitarian, And Socio-Economic Implication. Journal Of Islamic Civilization, 5(2), 237–259. Https://Doi.Org/10.33086/Jic.V5i2.5788
Fitriyadi, A. A., Latukau, F., & Kunci, K. (2020). Diferensiasi Pengungsi Dan Pencari Suaka Dalam Hukum Pengungsi Internasional Dan Hubungannya Dengan Prinsip Non-Refoulement “The Differentiation Of Refugees And Asylum Seekers In International Refugee Law And Its Relationship With Non-Refoulement Principles” Info Artikel Abstrak. Http://Ejurnal.Ung.Ac.Id/Index.Php/Jalrev/
Kenepri, F. I. D. (2023). Peran Dan Kerjasama Unhcr Dengan Pemerintah Kota Pekanbaru Dalam Menangani Pengungsi Afghanistan. Kimaru, R. (2024). Peran Hukum Hak Asasi Manusia Internasional dalam Mengatasi Hak Pengungsi dan Perlindungan Pencari Suaka.
Kompas. (2024). "Pekanbaru, Kota Perdagangan yang Terus Berkembang". [Online] Diakses dari www.kompas.com.
Missbach, A., & Palmer, W. (2022). Indonesia’s Migration Policy and the Role of IOM in Refugee Management. Journal of Migration Studies, 10(3), 245-267.
Nugroho, D. (2024). Strategi Kolaboratif dalam Penanganan
Pengungsi:Peran Komunikasi dan Koordinasi Antar Lembaga. Jurnal
Kebijakan Publik, 12(1), 45-60.
Okber, A. (2023). Fanalisis Kerjasama Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim)Dan United Nations High Commisioner For Refugees(Unhcr) Dalam Penanganan Pengungsi Di Kota Pekanbaru.
Pratama, R., & Pranata, S. (2022). The Optimization Of Cooperation Agreements Between Immigration And Iom And Unhcr In The Handling Of Asylum Seekers And Independent Refugees In Indonesia. Jurnal Ilmiah Kajian Keimigrasian, 5(1), 17–32. https://doi.org/10.52617/jikk.v5i1.272
Rosyidin, M. (2022). Realisme versus Liberalisme: Suatu Perbandingan Paradigmatis. In Indonesian Perspective (Vol. 7, Issue 2).
Sanjani, H. (2022). Pelaksanaan wajib lapor pengungsi ke Rudenim.
Sekarningrum, D. K. (2023). Implementasi Kebijakan Open Door Policy Terhadap Perlindungan Pengungsi Suriah.
Simanjuntak, J. M. (n.d.). Peran United Nations High Commissioner For Refugees (Unhcr) Dalam Memberikan Perlindungan Terhadap Pengungsi Anak Afganistan Di Kota Pekanbaru (Indonesia) Pada Tahun 2019-2020 (Studi Kasus: Pengungsi Anak Afganistan Di Rumah Detensiimigrasi Pekanbaru).
Suryono, T., & Prasetyo, W. (2023). Efektivitas Kerja Sama Internasional
dalam Menangani Pengungsi di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik,
20(3), 88-102.
Suharto, R. (2023). Manajemen Krisis dan Penanganan Pengungsi: Antara
Regulasi dan Kemanusiaan. Jakarta: Pustaka Nusantara.
UNHCR & IOM. (2023). Annual Report on Migration and Refugees in
Indonesia. Geneva: IOM Press.
Wahyuni, H., Hilda Mardiah, N., Azhari, F., Annisa, H., Abelia Kebijakan Pemerintahan Presiden Joko Widodo Menangani Masalah Pencari Suaka dan Pengungsi Luar Negeri di, R., & Abelia, R. (2022). Journal of Diplomacy and International Studies Kebijakan Pemerintahan Presiden Joko Widodo Menangani Masalah Pencari Suaka Dan Pengungsi Luar Negeri Di Indonesia.
Yanti, E. (2020). peran rudenim dalam menangani imigran.
Zulkarnain. (2017). Pengungsi Dalam Perspektif Hubungan Internasional.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Kajian Pemerintah: Journal of Government, Social and Politics

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

2.png)
