Hubungan Konstitusi dan Negara dalam Paham Konstitusionalisme

  • Syafriadi Syafriadi Law Faculty of Universitas Islam Riau
Keywords: Konstitusi, Negara

Abstract

Hubungan antara konstitusi dengan negara sangat erat. Negara dalam hal ini pemerintah tidak dapat melaksanakan kekuasaan tanpa konstitusi. Demikian sebaliknya, konstitusi tidak akan lahir tanpa adanya negara. Akan tetapi, kelahiran sebuah konstitusi adalah kehendak dari rakyat, sebab rakyatlah yang memiliki kedaulatan atas Negara. Dalam pandangan K.C. Wheare, Konstitusi digambarkan sebagai system ketatanegaraan dari suatu Negara dan kumpulan dari berbagai peraturan yang membentuk serta mengatur pemerintahan. Tulisan ini mengkaji dan menganalisis secara yuridis berbagai peraturan perundang-undangan berdasarkan teori untuk menjawab permasalahan hubungan Konstitusi dan Negara dalam Paham Konstitusionalisme.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Albert Hasibuan, Rule of Law, Rechtsstaat dan Demokrasi, dalam T. Mulya Lubis, Aristides Katoppo (penyunting), Yap Thiam Hien, Pejuang Hak Asasi Manusia, Sinar Harapan, Jakarta, 1996.
Budiman N.P.D Sinaga, Hukum Tata Negara, Perubahan Undang Undang Dasar, PT. Tatanusa, Jakarta, 2009.
------------------------------, Konstitutionalisme, bnpds.wordpress.com, 7 Maret 2000. Diakses 1 Juni 2012.
Dahlan Thaib, Jazim Hamidi dan Niā€™matul Huda, Teori dan Hukum Konstitusi, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta, 1999.
Dedi Ismatullah, Beni Ahmad Saebani, Hukum Tata Negara, Refleksi Kehidupan Ketatanegaraan di Negara Republik Indonesia, Pustaka Setia, Bandung, 2009.
Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Ketiga Balai Pustaka, Jakarta,2007. Bagir Manan, Pertumbuhan dan Perkembangan Konstitusi Suatu Negara, Mandar Maju, Bandung, 1995. Wirjono Projodikoro, Asas-asas Hukum Tata Negara di Indonesia, Dian Rakyat, Jakarta, 1989.
Henry J. Schmandt, Filsafat Politik, Kajian Historis Dari Zaman Yunani Kuno Sampai Zaman Modern, A. History of Political Philosophy, (Ahmad Baidlowi dan Imam Bahehaqi, penerjemah), Cetakan Ketiga, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2009.
Jazim Hamidi, Mohammad Sinal, Ronny Winarno, Any Suryani, I Ketut Sudantra, Mariyadi, Tunggul Anshari S. Sinaga, Teori Hukum Tata Negara, A Turning Point of The State, Salembaga Humanika, Jakarta, 2012.
Jazim Hamidi dkk. Teori dan Politik Hukum Tata Negara, Total Media, Yogyakarta, 2009.
Jimly Asshiddiqie, Negara Konstitutional, http://www.jimly.com. Diakses 3 Juni 2012.
Jimly Asshiddiqie, Membangun Budaya Sadar berkonstitusi, dalam Satya Arinanto, Ninuk Triyanti (ed.), Mamahami Hukum dari Konstruksi Sampai Implementasi, Rajawali Pers, Jakarta, Cetakan Kedua: Januari 2011.
Jimly Asshiddiqie, Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia, Cetakan Pertama, Sinar Grafika, Jakarta, 2010
K.C. Wheare, Konstitusi Konstitusi-Konstitusi Modern, Modern Constitutions (terjemahan, Imam Baehaqie), Nusa Media, Bandung).
L.J. Van Apeldoorn, Pengantar Ilmu Hukum, (Oetarid Sadino, penerjemah), Cetakan Ketigapuluh empat Pradnya Paramita, Jakarta, 2011.
Moh. Mahfud MD, Politik Hukum di Indonesia, Edisi Revisi, Cetakan Keempat, Rajawali Pers, Jakarta, 2011. Djokosutono, Hukum Tata Negara, Ghalia Indonesia, Jakarta, 1982.
Moh. Kusnardi, Bintan R. Saragih, Ilmu Negara, Cetakan Ketujuh, Gaya Media Pratama, Jakarta, 2008.
Padmo Wahjono, Ilmu Negara, Cetakan Ketiga, IND-HILL-CO, Jakarta, 2003.
Roberto M. Unger, Teori Hukum Kritis, Posisi Hukum Dalam Masyarakat Modern (Law and Modern Society: Toward a Criticism of Society Theory, Dariyanto dan Sri Widowatie, penerjemah), Cetakan Keempat, Nusa Media, Bandung, 2010.
Sri Soemantri M, Susunan Ketatanegaraan Menurut UUD 1945 dalam Ketatanegaraan Indonesia Dalam Kehidupan Politik Indonesia, Sinar Harapan, Jakarta, 1993.
Sri Soemantri Martosoewignyo, Prosedur dan Sistem Perubahan Konstitusi, Penerbit Alumni, Bandung, 1984.
Titik Triwulan Tutik, Konstruksi Hukum Tata Negara Indonesia Pasca Amandemen UUD 1945, Cetakan Pertama, Kencana Prenada Media Group, Jakarta, 2010.
Wahyudi Djafar, Sejarah Konstitusionalisme, wahyudidjafar.net, 26 Januari 2012. Diakses 2 Juni 2012.
Zainal Arifin Mochtar, Konstitutionalisme Populis, isnuansa.blogspot.com, 4 November 2009. Diakses 2 Juni 2012.
Published
2020-03-03