Principles of Language Politeness in Najwa's Eyes in Trans 7
Kata Kunci:
politeness, language, Mata NajwaAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pelanggaran tentang prinsip kesantunan berbahasa, karena dalam acara tersebut lebih dominan dengan pertanyaan-pertanyaan. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhanaan, kemufakatan dan kesimpatisan dalam prinsip kesantunan berbahasa pada tuturan pembawa acara dan bintang tamu dalam acara Mata Najwa di Trans 7? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan menginterpretasikan “Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Mata Najwa di Trans 7”. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Chaer (2010) dan Leech (1993). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Pendekatan penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, dokumentasi, simak dan catat. Hasil penelitian penulis lakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa prinsip kesantunan berbahasa dalam mata Najwa di Trans7 banyak menggunakan berbahasa yang santun seperti 1) maksim kebijaksanaan dalam acara Mata Najwa di Trans 7 memperlihatkan adanya tuturan yang memaksimalkan keuntungan orang lain, 2) maksim kedermawanan dalam acara Mata Najwa di Trans 7 memperlihatkan adanya tuturan yang meminimalkan keuntungan diri sendiri, 3) Maksim penghargaan dalam acara Mata Najwa di Trans 7 memperlihatkan adanya tuturan yang memaksimalkan pujian kepada orang lain. 4) maksim kesederhanaan dalam acara Mata Najwa di Trans 7 memperlihatkan adanya tuturan yang dengan meminimalkan pujian untuk diri sendiri. 5) maksim permufakatan dalam acara Mata Najwa di Trans 7 memperlihatkan adanya tuturan yang memaksimalkan sepakat dengan orang lain., 6) maksim kesimpatian dalam acara Mata Najwa di Trans 7 memperlihatkan adanya tuturan yang memaksimalkan rasa simpati terhadap orang lain.
Unduhan
Referensi
Alwi, Hasan. 2003. Tata Bahasa Buku Indoneseia. Jakarta.
Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Analisis. Jakarta: Rineka Cipta.
Chaer, Abdul. 2010. Kesantunan Berbahasa. Jakarta:Rineka Cipta
Depdiknas. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Jakarta : Gramedia
Emzir. 2011. Metodologi Penelitian Kualitatif: Analisis Data. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Harimurti, Kridalaksana. 2001. Kamus Linguistik. Jakarta. Gramedia
Hasan, Alwi., dkk. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia, Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.
Iskandar. 2009. Metodologi Pendidikan dan Sosial Kualitatif. Jakarta: Gp Pres.
Leech, Geoffrey. 1991. PrincipleofPragmatics. London: Longman
Leech, Geoffrey. 1993. Prinsip-prinsip Pragmatik (Edisi terjemahan oleh M.D.D Oka). Jakarta: UI Pres..
Nadar, F.X. 2013. Pragmatik dan Penelitian Pragmatik. Yogyakarta: Graha Ilmu
Tarigan, Henry Guntur. 2008. Berbicara: Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Wijana, I Dewa Putu. 1996. Dasar-Dasar Pragmatik. Yogyakarta: Andi
Adi Nata, Ujar. 2017. “Analisis Prinsip Kesantunan Berbahasa Pada Ini Talkshow Di NET TV Sebagai Bahan Ajar Teks Diskusi Kelas IX”. Skripsi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiah Surakarta
Agustina, Rara Amelia, Novia Juita, 2015, Kesantunan Berbahasa Pembawa Acara Waktu Indonesia Timur Di NET TV, Jurnal Program Studi Sastra Indonesia FBS Universitas Negeri Padang
Alfia, Aida Messayu, Muhammad Rohmadi, Purwadi, 2014. Pelanggaran Prinsip Kesantunan Dan Implikatur Percakapan Dalam Acara Pas Mantab Di Trans 7, Basastra Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Volume 2 Nomor 3, Agustus 2014, ISSN I2302-6405
Astuti, Rika etal. 2012. Kesantunan Berbahasa Dalam Talkshow Neo Democrazy DI Metro TV. Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Padang
Hidayati, Try Setia. 2015. Analisis Penggunaan Kesantunan Berbahasa Iklan Radio Purbalingga (Kajian Pragmatik). Skripsi. Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta
Mahardika, R. Y. 2014. Analisis kesantunan berbahasa dalam acara extravaganza. Jurnal Semantik. Vol 3. No. 2. September 2014 ISSN 2252-4657
Maulidi, Ahmad. 2015. Kesantunan Berbahasa pada Media Jejaring Sosial Facebook. Palu: UNTAD eJournal Bahasantodea, Vol. 3 No. 4, Oktober 2015.
Mukhlis, M. (2018). Analisis Wacana Menurut Teori Theo van Leeuwen Tentang Topik Obat-Obatan Terlarang pada Surat Kabar Riau Pos. GERAM, 6(1), 26-33. DOI: https://doi.org/10.25299/geram.2018.vol6(1).1241
Okta, Selly Pini. 2016 “ Prinsip Kesantunan Tuturan Acara Mata Najwa di Youtube dengan Tema Melawan Negara. Skripsi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Riau.
Pertiwi, Astri. 2016. Analisis Kesantunan Berbahasa Dalam Alangkah Lucunya (Negeri Ini) Karya Deddy Mizwar dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia Di SMA. Skripsi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Sulistyo, Ellysya Sari. 2019. “ Pelanggaran Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Acara Dua Arah Kompas TV”. Jurnal Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya.
Zamzani, dkk. 2011. Pengembangan Alat Ukur Kesantunan Bahasa Indonesia dalam Interaksi Sosial Bersemuka. LITERA, Volume 10, Nomor 1, April 2011, 35-50. DOI: https://doi.org/10.21831/ltr.v10i1.1171
































