Pengaruh laju pendapatan asli daerah inflasi dan indeks pembangunan manusia terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau
DOI:
https://doi.org/10.25299/kiat.2025.25474Keywords:
Pendapatan Asli Daerah, Inflasi, Indeks Pembangunan Manusia, Pertumbuhan EkonomiAbstract
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh laju pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD), inflasi, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau periode 2005-2023. Penelitian ini berupaya mengidentifikasi signifikansi dan arah hubungan antar variabel tersebut untuk memberikan masukan bagi perumusan kebijakan pembangunan daerah.
Desain/Metodologi/Pendekatan: Menggunakan data time series sekunder dari BPS Indonesia, penelitian ini menerapkan analisis regresi linear berganda dengan Eviews 10. Variabel dependen adalah laju pertumbuhan PDRB, sedangkan variabel independen meliputi laju pertumbuhan PAD, tingkat inflasi, dan IPM. Analisis dilengkapi dengan uji asumsi klasik dan pengujian hipotesis.
Temuan: Hasil menunjukkan laju pertumbuhan PAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, mengindikasikan kontribusi langsung pendapatan daerah terhadap pembangunan regional. Inflasi juga menunjukkan pengaruh positif signifikan, mencerminkan bahwa inflasi moderat menggambarkan peningkatan aktivitas ekonomi dalam struktur ekonomi Riau yang bergantung pada komoditas. Namun, IPM berpengaruh positif tetapi tidak signifikan secara statistik, mengungkapkan peningkatan kualitas SDM belum diterjemahkan menjadi keuntungan ekonomi terukur dalam jangka pendek. Model menjelaskan 49,3% variasi pertumbuhan ekonomi.
Keterbatasan dan Implikasi Penelitian: Pemerintah daerah perlu mengoptimalkan PAD melalui peningkatan administrasi perpajakan dan pengelolaan aset, mempertahankan inflasi moderat melalui kebijakan terkoordinasi, serta menyelaraskan program pelatihan vokasional dengan sektor prioritas untuk menjembatani kesenjangan antara pengembangan SDM dan kebutuhan pasar tenaga kerja.
Orisinalitas/Nilai: Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai dinamika pertumbuhan ekonomi di wilayah berbasis sumber daya alam seperti Provinsi Riau. Studi ini mengidentifikasi bahwa dalam jangka pendek, kapasitas fiskal daerah dan stabilitas harga memiliki pengaruh yang lebih instan terhadap pertumbuhan ekonomi dibandingkan investasi modal manusia. Temuan ini memberikan perspektif baru bagi otoritas daerah di Riau untuk menyelaraskan kebijakan peningkatan IPM dengan kebutuhan struktur ekonomi lokal agar dampak ekonominya dapat terakselerasi secara lebih optimal.
Downloads
References
Amelia, A., Siahaan, I. R. V., Harahap, R. K., & Harahap, E. S. (2025). Pengaruh Inflasi Dan Tingkat Suku Bunga Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(2), 2957–2965. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.950
Arsyad, L. (2016). Ekonomi Pembangunan Edisi Kelima. UPP STIM YKPN.
Angraeni, M., Uswatun, U., & Saiful, M. (2025). Analisis Dampak Inflasi Terhadap Daya Beli Masyarakat. Journal of Economics Development Research, 1(3), 82-90.. https://doi.org/10.71094/joeder.v1i3.143
Asnidar, A. (2018). Pengaruh indeks pembangunan manusia (IPM) dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Aceh Timur. Jurnal Samudra Ekonomika, 2(1), 1-12. https://ejurnalunsam.id/index.php/jse/article/view/588
Badan Pusat Statistik. (2015). Indeks Pembangunan Manusia: Metode Barui. BPS Indonesia.
Carita, H. R., Hakim, H. K., Saputra, R. N. H., Fabiola, N. K. M., Albar, I. S., Rohman, V. A., & Nuraya, A. S. (2025). Analisis Peran Akumulasi Modal dalam Pertumbuhan Ekonomi: Faktor-Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Dharma Ekonomi, 32(1), 62-72. https://doi.org/10.59725/de.v32i1.230
Dhani, T. P. T. N. H. (2016). Penerapan Model Solow-Swan Untuk Memacu Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Demak. Media Ekonomi Dan Manajemen, 30(1)http://dx.doi.org/10.24856/mem.v30i1.235
Firdaus, Wati, E., & Amalia, P. (2025). Analisis Kebijakan Fiskal dan Kebijakan Moneter dalam Mengendalikan Inflasi dan Stabilitas Ekonomi. Journal of Economics Development Research, 1(3), 91–101. https://doi.org/10.71094/joeder.v1i3.144
Hayyah, A. W., & Syarvina, W. (2023). Pengaruh Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Pengangguran di Sumatera Utara. Jurnal El Rayyan: Jurnal Perbankan Syariah, 2(2), 95–108. https://doi.org/10.59342/jer.v2i2.384
Hasdiana, Iswanto, A., Laming, R. F., & Lenas, M. J. (2023). Analisis tingkat inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. POINT: Jurnal Ekonomi & Manajemen, 5(2), 200–211. https://doi.org/10.46918/point.v5i2.2090
Hudaya, R. A., Setiawan, N., & Akbar, W. (2025). Pengaruh Pendapatan Per Kapita dan Tingkat Inflasi Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan di Indonesia. Media Akuntansi Perpajakan, 10(2), 321-332. https://doi.org/10.52447/map.v10i2.8975
Istianto, T., Kumenaung, A. G., & Lapian, A. L. C. P. (2021). Analisis pengaruh belanja daerah dan indeks pembangunan manusia terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten dan kota di Bolaang Mongondow Raya. Jurnal Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Daerah Vol, 22(3). https://doi.org/10.35794/jpekd.35493.22.3.2021
Ladjin, N., Zakaria, S., & Mambuhu, N. M. (2023). Analisis pengaruh pendapatan asli daerah terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banggai. Jurnal Sinar Manajemen,10(3) 252–258.
Lucas, R. E. (1988). On the Mechanics of Economic Development. Journal of Monetary Economics, 22(1), 3-42. https://doi.org/10.1016/0304-3932(88)90168-7
Mankiw, N. G. (2006). Makro Eikonomi 6th eid.). Erlangga.
Manek, M., & Badrudin, R. (2016). Pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di provinsi Nusa Tenggara Timur. Telaah bisnis, 17(2) https://doi.org/10.35917/tb.v17i2.49
Marcal, I. A. F., Oentoro, Y. P., & Yasin, M. (2024). Pertumbuhan Ekonomi Sebagai Cerminan Perkembangan Perekonomian Suatu Negara. JMBE: Jurnal Manajemen Dan Bisnis Ekonomi, 2(3), 40–47. https://doi.org/10.54066/jmbe-itb.v2i3.1898
Mira, U., Resti, I. P., Muhammad, N., & Muhammad, K. (2024). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pertumbuhan usaha kecil (mikro) terhadap pertumbuhan ekonomi di Papua tahun 2014-2023. Jurnal Ekonomi, Akuntansi, dan Perpajakan, 1(3), 59–74.https://doi.org/10.61132/jeap.v1i3.214
Nasir, F. A., Safitri, H., Tazkiya, N. H., Istikomah, N., & Setiawan, A. (2025). Pengaruh suku bunga, kurs, jumlah uang beredar, dan indeks harga konsumen terhadap inflasi di Indonesia periode 1988-2024. EKBIS (Ekonomi & Bisnis), 13(2), 212–226. https://doi.org/10.56689/ekbis.v13i2.229
Putri, N. A. A., Anggeraini, F., & Desmawan, D. (2022). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Banten. JETISH: Journal of Education Technology Information, Social Sciences and Health, 1(1), 64–70. https://doi.org/10.57235/jetish.v1i1.52
Putri, Z. E. (2015). Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah. Esensi: Jurnal Bisnis dan Manajemen, 5(2). https://doi.org/10.15408/ess.v5i2.2340
Romer, P. M. (1990). Endogenous Technological Change. Journal of Political Economy, 98(5, Part 2), S71–S102. https://doi.org/10.1086/261725
Subroto, G. (2014). Hubungan Pendidikan dan Ekonomi:Perspektif Teori dan Empiris. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 20(3), 390–405. https://doi.org/10.24832/jpnk.v20i3.318
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.





