Kepadatan Sel Chlorella sp. yang Dikultur Menggunakan Intensitas Cahaya yang Berbeda

Authors

  • Mauli Warman Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau
  • Rosyadi Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, Pekanbaru 28284, Indonesia
  • Khairul Hadi Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, Pekanbaru 28284, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25299/jda.2025.vol1(1).24144

Keywords:

intensitas cahaya, biomassa, pertumbuhan, kepadatan sel, Chlorella sp.

Abstract

Chlorella sp. memiliki peranan yang sangat penting dalam dunia perikanan, terutama sebagai pakan alami pada usaha pembenihan ikan dan udang. Pencahayaan yang optimal sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan dan kepadatan sel Chlorella sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh intensitas cahaya yang berbeda pada media kultur terhadap kepadatan sel Chlorella sp. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan tiga kali ulangan, yaitu pemberian intensitas cahaya (IC) sebesar  2.500 lux (IC-2.500), 3.000 lux (IC-3.000), 3.500 lux (IC-3.500), 4.000 lux (IC-4.000), dan 4.500 lux (IC-4.500). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas cahaya berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kepadatan sel Chlorella sp. Perlakuan dengan intensitas cahaya 4.500 lux menghasilkan kepadatan sel tertinggi, yaitu 653,33 ± 6,01 × 10⁴ sel/mL pada hari ke-6, dengan laju pertumbuhan spesifik 0,220/hari dan biomassa sebesar 0,46 g/L. Sebaliknya, perlakuan dengan intensitas cahaya 2.500 lux menghasilkan kepadatan sel terendah, yaitu 533,33 ± 47,81 × 10⁴ sel/mL dengan laju pertumbuhan spesifik 0,217/hari dan biomassa 0,40 g/L. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa intensitas cahaya 4.500 lux merupakan intensitas terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan kepadatan sel Chlorella sp. dalam kultur.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifah, A. S., Prajati, G., Adicita, Y., Darwin, D., & Firmansyah, Y. W. (2021). Pemanfaatan mikroalga dalam penurunan kadar amonia dengan variasi penambahan effective microorganism. Jurnal Serambi Engineering, 6(2), 1762-1767. https://doi.org/10.32672/jse.v6i2.2871

Agung, G. I., Lutfi, M., & Nugroho, W. A. (2014). Pengaruh penambahan cahaya di malam hari terhadap pertumbuhan Chlorella sp. pada instalasi pengolahan limbah cair industri tahu tipe recirculate raceway pond. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 2(3), 287-296.

Chisti, Y. (2007). Biodiesel from microalgae. Biotechnology advances, 25(3), 294-306. https://doi.org/10.1016/j.biotechadv.2007.02.001

Febriani, R., Hasibuan, S., & Syafriadiman, S. (2020). The effect of different light intensity on density and carotenoid content Dunaliella salina. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 25(1), 36-43.

Hadi, K., & Rosyadi, R. (2022). Pengaruh konsentrasi lindi yang difermentasi dengan aktifator mikroorganisme EM4 terhadap kepadatan sel Chlorella sp. Jurnal Riset Akuakultur, 17(4), 215-226. http://dx.doi.org/10.15578/jra.17.4.2022.215-226

Hamdan, S., Johan, T. I., & Hadi, K. (2024). Pengaruh pemberian Chlorella sp. dengan kepadatan berbeda terhadap pertambahan populasi Moina sp. Dinamika Pertanian, 40(1), 125-132. https://doi.org/10.25299/dp.2024.vol40(1).18877

Indriana, N., Iba, W., Idris, M., Ruslaini, R., Abidin, L., & Aslan, L. (2020). Pengaruh kosentrasi pupuk organik cair lemna (Lemna minor) yang berbeda terhadap pertumbuhan mikroalga Chlorella vulgaris. Media Akuatika: Jurnal Ilmiah Jurusan Budidaya Perairan, 5(1), 1-12. https://doi.org/10.33772/jma.v5i1.11754

Khairunnisa, K., Hartati, R., & Widowati, I. (2024). Chlorophyll content of Chlorella vulgaris (beijerinck, 1890) on different light intensity. Buletin Oseanografi Marina, 13(1), 107-112. https://doi.org/10.14710/buloma.v13i1.59218

Maharsyah, T., Lutfi, M., & Nugroho, W. A. (2013). Efektivitas penambahan plant growth promoting bacteria (Azospirillum sp) dalam meningkatkan pertumbuhan mikroalga (Chlorella sp) pada media limbah cair tahu setelah proses anaerob. Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems-Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 1(3), 258–264.

Mata, T. M., Martins, A. A., & Caetano, N. S. (2010). Microalgae for biodiesel production and other applications: a review. Renewable and sustainable energy reviews, 14(1), 217-232. https://doi.org/10.1016/j.rser.2009.07.020

Muchammad, A., Kardena, E., & Rinanti, A. (2013). Pengaruh intensitas cahaya terhadap penyerapan gas karbondioksida oleh mikroalga tropis Ankistrodesmus sp. dalam fotobioreaktor. Jurnal Teknik Lingkungan, 19(2), 103-111. https://doi.org/10.5614/jtl.2013.19.2.1

Mufidah, A., Agustono, S., Sudarno, S., & Nindarwi, D. D. (2017). Teknik kultur Chlorella sp. skala laboratorium dan intermediet di balai perikanan budidaya air payau (BPBAP) Situbondo Jawa timur. Journal of Aquaculture and Fish Health, 7(2), 50-56.

Mukti, F., Rosyadi, R., Agusnimar, A., Hadi, K., Zulfahmi, K., & Nagaraj, S. (2024). Utilization of cow's rumen bokashi enriched with chicken manure on Chlorella sp. cell density. Journal of Aquaculture & Fish Health, 13(2). https://doi.org/10.20473/jafh.v13i2.54277

Mutia, S., Nedi, S., & Elizal, E. (2021). Effect of nitrate and phospate concentration on Spirulina platensis with indoor scale. Asian Journal of Aquatic Sciences, 4(1), 29-35.

Natalia, N., Amin, B., & Effendi, I. (2019). Effect of addition of different nitrate concentration on spirulina platensis biomass with semi outdoor system. Asian Journal of Aquatic Sciences, 2(2), 127-131.

Nur, M., Rosyadi, R., Jabbar, F. M. A., & Hadi, K. (2023). Pemberian pupuk organik cair (POC) dengan dosis berbeda terhadap kelimpahan Chlorella sp. Dinamika Pertanian, 39(1), 113-120. https://doi.org/10.25299/dp.2023.vol39(1).14072

Omairah, R., Diansyah, G., & Agustriani, F. (2019). The effect of ammonia with different concentration on growth rate of phytoplankton Nannochloropsis sp in laboratory scale. Maspari Journal, 11, 41-48.

Peri, P. L., Martínez Pastur, G. J., & Lencinas, M. V. (2009). Photosynthetic response to different light intensities and water status of two main Nothofagus species of southern Patagonian forest, Argentina. Journal of Forest Science, 55(3), 105–107.

Prasetyo, L. D., Supriyantini, E., & Sedjati, S. (2022). Pertumbuhan mikroalga Chaetoceros calcitrans pada kultivasi dengan intensitas cahaya berbeda. Buletin Oseanografi Marina, 11(1), 59-70. https://doi.org/10.14710/buloma.v11i1.31698

Price, K., & Farag, I. H. (2013). Resources conservation in microalgae biodiesel production. International Journal of Engineering and Technical Research, 1(8), 49-56.

Rahmawati., & Nadya, D. (2020). Pengaruh pupuk organik cair Azolla sp. strain isolat lokal dengan konsentrasi yang berbeda terhadap kelimpahan Chaetoceros sp. Brawijaya Knowledge Garden, 1(2), 102–119.

Rosyadi, R., Agusnimar, A., & Hadi, K. (2023). Utilization of fermented leachate with different concentrations on the growth and cell density of Chlorella sp. Media Akuakultur, 18(2): 47–53.

Rosyadi, R., Agusnimar, A., & Hadi, K. (2025). Utilization of chicken manure enriched with Lemna liquid organic fertilizer Lemna minor on cell density of Chlorella sp. Jurnal Akuakultur Indonesia, 24(1), 92-101. https://doi.org/10.19027/jai.24.1.92-101

Rosyadi, R., Dahril, T., Mulyadi, A., Siregar, S.H., & Windarti, W. (2022). Growth of Chlorella sp. reared in a leachate enriched media. AACL Bioflux, 15(4), 1899–1907.

Rosyadi, R., Hasibuan, A., Setiaji, J., & Hadi, K. (2024). Pengaruh konsentrasi pupuk organik cair limbah sayuran dalam media kultur terhadap kepadatan sel Chlorella sp. Media Akuakultur, 19(1), 1-7.

Roza, G. M., Rosyadi, R., Hasby, M., & Hadi, K. (2022). Pengaruh pemberian POC limbah sayuran dengan jenis berbeda terhadap kelimpahan Chlorella sp. Dinamika Pertanian, 38(2), 225-232. https://doi.org/10.25299/dp.2022.vol38(2).11898

Satriaji, D. E., Zainuri, M., & Widowati, I. (2016). Study of growth and N, P content of microalgae Chlorella vulgaris cultivated in different culture media and light intensity. Jurnal Teknologi (Sciences & Engineering), 78(4-2), 27-31. https://doi.org/10.11113/jt.v78.8148

Sidabutar, H. (2016). Pemanfaatan limbah cair tahu untuk pertumbuhan mikroalga Chlorella sp. Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Riau. Pekanbaru.

Tredici, M. R. (2010). Photobiology of microalgae mass cultures: understanding the tools for the next green revolution. Biofuels, 1(1), 143-162. https://doi.org/10.4155/bfs.09.10

Zhang, B., & Ogden, K. (2019). Nitrogen balances and impacts on the algae cultivation-extraction-digestion-cultivation process. Algal Research, 39, 101434. https://doi.org/10.1016/j.algal.2019.101434

Published

2025-12-11

How to Cite

Mauli Warman, Rosyadi, & Khairul Hadi. (2025). Kepadatan Sel Chlorella sp. yang Dikultur Menggunakan Intensitas Cahaya yang Berbeda. Jurnal Dinamika Akuakultur, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.25299/jda.2025.vol1(1).24144