Wawasan Kebangsaan dan Resolusi Turbulensi Globalisasi: Studi Kasus pada Santri Pesantren Tradisional

  • Nur Syamsiyah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Banten, Indonesia
  • Mahmudah Fitriyah ZA Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Banten, Indonesia
Keywords: Wawasan kebangsaan, turbulensi globalisasi, generasi millennial, pesantren tradisional

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis peran pesantren dalam mengimplementasikan wawasan kebangsaan para santri generasi millenial di pesantren tradisional sebagai resolusi turbulensi globalisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed method dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan penyebaran angket. Hasil dari penelitian ini adalah santri pondok pesantren tradisional memiliki wawasan kebangsaan dengan ditandai adanya pengetahuan tentang kedudukan pancasila sebagai dasar negara, para santri juga mampu mengamalkan sila-sila dalam pancasila, pengetahuan tentang konsep dan arti Bhineka Tunggal Ika, menghargai perbedaan, menggunakan Bahasa Indonesia, menghormati bendera, menjaga keutuhan negara, dan menangkal radikalisme dan terorisme. Peran pesantren dalam mengimplementasikan wawasan kebangsaan adalah dengan melaksanakan upaaraca peringatan kemerdekaan, pembagian kamar tidur santri secara adil, menggunakan bahassa Indonesia, melaksanakan ziarah kubur, dan memperingati hari besar keagamaan. Upaya pesantren dalam menjaga NKRI adalah membatassi media komunikasi, menggiatkan kembali tata tertib pesantren, mengadakan bahsul masail, dan sosialisasi visi dan misi pesantren

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adi Ansari. (2015). Kepemimpinan Pesantren. Iddtihad Jurnal Kopertais Wilayah xI Kalimantan, 13(23).

Agus Supratikno. (2020). Mengembangkan Desa Wisata KreatifPerdamaian Sebagai Upaya Menghadirkan Shalomdi tengah Ancaman Disintegrasi Bangsa. Kurios: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 6(2).

Ahmad Jazuli. (2017). Kontruksi Santri Tentang Wawasan Kebangsaan Di Pondok Pesantren Bureng Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya. Jurnal Kajian Moral Dan Kewarganegaraan, 5(2).

Ahmad Muhakamurrohman. (2014). Pesantren: Santri, Kiai, Dan Tradisi. IBDA, Jurnal Kebudayaan Islam, 12(2).

I Nyoman Wiratmaja dkk. (2021). Nilai Pancasila Berbasis Kearifan Lokal Bali Dalam Rangka Penguatan Wawasan Kebangsaan. POLITICOS: Jurnal Politik Dan Pemerintahan, 1(1), 45.

Iffah al Walidah. (2017). Tabayyun di Era Generasi Milenial. Jurnal Living Hadis, 2(2).

Imam Syafe’I. (2017). Pondok Pesantren: Lembaga Pendidikan Pembentukan Karakter. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1).

Mansur Hidayat. (2016). Model Komunikasi Kyai Dengan Santri Di Pesantren. Jurnal Komunikasi ASPIKOM, 2(6), 385–395.

Muhammad Idris Usman. (2013). Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Islam (Sejarah Lahir, Sistem Pendidikan, dan Perkembangannya Masa Kini). Jurnal Al Hikmah, 14(1).

Munif. (2016). Meneguhkan Nkri Di Madura (Studi Atas Peran Pesantren dalam Membendung Radikalisme di Madura). Jurnal I ’Anil Islam, 9(1).

Nurbaiti Ma’rufah, dkk. (2020). Degradasi Moral Sebagai Dampak Kejahatan Siber Pada Generasi Millenial Di Indonesia. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 7(1).

Rizal Dawwas. (2021). Upaya Penanggulangan Disintegrasi Nasional dalam Menjaga Persatuan Indonesia. Eksaminasi : Jurnal Hukum, 1(1), 1.

Sahrul Kamal, dkk. (2022). Analisis Nilai – Nilai Wawasan Kebangsaan dalam Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 8. Al I’tibar : Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 12–20.

Sidratahta Mukhtar. (2016). Strategi Pemerintah Indonesia Menghadapi Terorisme Dalam Era Demokratisasi. Reformasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 6(1).

Sundawa, S. (2015). Hubungan Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan Dengan Peningkatan Wawasan Kebangsaan Dan Semangat Nasionalisme Mahasiswa. JPIS, Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 24(2).

Sukenti, Desi, Syahraini Tambak, and Charlina. “Developing Indonesian Language Learning Assessments: Strengthening the Personal Competence and Islamic Psychosocial of Teachers.” International Journal of Evaluation and Research in Education, vol. 9, no. 4, 2020, doi:10.11591/ijere.v9i4.20677.

Sukenti, Desi, Syahraini Tambak, and Ermalinda Siregar. “Learning Assessment for Madrasah Teacher: Strengthening Islamic Psychosocial and Emotional Intelligence.” AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, vol. 13, no. 1, 2021, doi:10.35445/alishlah.v13i1.552.

Tambak, Syahraini, M. Yusuf Ahmad, and Desi Sukenti. "Strengthening Emotional Intelligence in Developing the Madrasah Teachers’ Professionalism (Penguatan Kecerdasan Emosional dalam Mengembangkan Profesionalisme Guru Madrasah)." Akademika 90.2 (2020). https://doi.org/10.17576/akad-2020-9002-03

Tambak, Syahraini, Amril Amril, et al. “Islamic Teacher Development: Constructing Islamic Professional Teachers Based on The Khalifah Concept.” Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam 4. 1 (2021), doi:10.31538/nzh.v4i1.1055.

Tambak, Syahraini, and Desi Sukenti. "Pengembangan profesionalisme guru madrasah dengan penguatan konsep khalifah." Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies 4.1 (2020): 41-66. https://doi.org/10.21009/004.01.03.

Tambak, Syahraini. “Metode Bercerita Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.” Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 1. 1 (2016): 1-26. https://doi.org/10.25299/althariqah.2016.vol1(1).614.

Tambak, Syahraini, et al. “Profesionalisme Guru Madrasah: Internalisasi Nilai Islam Dalam Mengembangkan Akhlak Aktual Siswa.” Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 2020, doi:10.25299/al-thariqah.2020.vol5(2).5885.

Tambak, Syahraini, et al. "Professional Madrasah Teachers in Teaching: The Influence of Gender and the Length of Certification of Madrasah Teachers." Dinamika Ilmu 21.2 (2021): 417-435. https://doi.org/10.21093/di.v21i2.3527

Tambak, Syahraini, et al. "Internalization of Islamic Values in Developing Students' Actual Morals." JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) 10.4 (2021): 690-709. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v10i4.30328

Tambak, Syahraini, et al. "Discussion method accuracy in Islamic higher education: the influence of gender and teaching duration." Jurnal Cakrawala Pendidikan 41.2 (2022): 507-520. https://doi.org/10.21831/cp.v41i2.40644

Tambak, Syahraini, et al. "Faith, Identity Processes and Science-Based Project Learning Methods for Madrasah Teachers." AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan 14.1 (2022): 203-216. https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i1.1184

Tambak, Syahraini. "Metode ceramah: Konsep dan aplikasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam." Jurnal Tarbiyah 21.2 (2014): 375-401. http://dx.doi.org/10.30829/tar.v21i2.16

Tambak, Syahraini, and Desi Sukenti. "Strengthening Islamic behavior and Islamic psychosocial in developing professional madrasah teachers." Cakrawala Pendidikan: Jurnal Ilmiah Pendidikan 39.1 (2020): 65-78. doi:10.21831/cp.v39i1.26001.

---. “Strengthening Linguistic and Emotional Intelligence of Madrasah Teachers in Developing the Question and Answer Methods.” MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 2019, doi:10.30821/miqot.v43i1.672.

Wahyudiono, Eko. Peran Pondok Pesantren Terhadap Pengembangan Kecakapan Hidup Santri Di Pondok Pesantren Nurul Huda Desa Peleyan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo Tahun 2011. 2011.

Yadi Kusmayadi. (2017). Hubungan Antara Pemahaman Sejarah Nasional Indonesia dan Wawasan Kebangsaan Dengan Karakter Mahasiswa (Studi Pada Mahasiswa Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Galuh Ciamis). JJURNAL AGASTYA :Jurnal Sejarah Dan Pembelajarannya, 7(2).

Yoga Feriandi, dkk. (2021). Peranan pesantren dalam menumbuhkan wawasan kebangsaan kepada santri. CitiZenship, Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan, 2(9).

Yuli Rohmiyati. (2018). Model Perilaku Pencarian Informasi Generasi Milenial. ANUVA : Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan Dan Informasi, 2(4).

Zarkasyi, Imam. “Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor Tetap Mempertahankan Panca Jiwa Dan Motto.” Voa-Islam.Com, 2016.

Published
2022-07-01
Abstract viewed = 275 times
PDF downloaded = 0 times