Pendidikan Inklusif Perspektif QS. Al-Hujurat Ayat 10-13 Sebagai Solusi Eksklusifisme Ajaran di Sekolah

  • Daimah Daimah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Abstract

Maraknya aksi anarkis dan terorisme belakangan menjadi problematika sentral dalam kehidupan berbangsa di Indonesia. Hal ini terjadi karena semakin kaburnya kesadaran masyarakat tentang pluralitas multi-etnik dan multi-agama yang tumbuh dalam masyarakat yang berbhineka. Salah satu solusinya adalah dengan mengenalkan pendidikan inklusif (terbuka) dimulai sejak dibangku sekolah. Konsep pendidikan inklusif dalam ajaran agama Islam termaktub dalam kitab suci Al-Qur’an. Didalamnya, dijelaskan bahwa manusia didunia ini diciptakan dengan multi-etnis untuk saling mengenal dan saling menghormati.Dengan metode library research penulis melakukan analisis terhadap konsep pendidikan inklusif dalam QS. Al-Hujurat ayat 10-13 yang dalam hal ini akan penulis jadikan landasan sebagai solusi indoktrinasi pendidikan Islam di Sekolah. Pendidikan inklusif merupakan usaha sadar mendewasakan manusia melalui upaya yang terstruktur dan berkesinambungan dengan sistem pembelajaran yang terbuka, dinamis dan rasional. Untuk mencapai suatu kedamaian dan kesejahteraan dalam bermasyarakat perlu adanya sikap saling terbuka dimulai dengan adanya kesediaan untuk saling mengenal antara satu sama lain dan menghargai perbedaan dengan tidak melakukan diskriminasi terhadap golongan tertentu. Hal tersebut akan terlaksana dengan mengenalkan pendidikan Inklusif yang terbuka dimulai dari bangku sekolah.

References

AH, Hujair. Menyemai Nilai-nilai Inklusif-Toleran dalam Pendidikan Agama. Disampaikan pada Seminar Nasional “Pendidikan agama yang Inklusif dalam Menangkal Radikalisme Agama di Perguruan Tinggi”. Diselenggarakan oleh Prodi PAI FIAI UII bekerjasama dengan HMJ PAI UII, bertempat diruang Auditorium gedung Perpustakaan Pusat UII tanggal 9 Oktober 2017.

Faturrohman, Muhammad. Model-model Pembelajaran Inovatif, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2015.

Garnida, Dadang. Pengantar Pendidikan Inklusif, Bandung: Refika Aditama, 2015.

Harahap, Musaddad. Refleksi Dinamika Kebebasan Akademis dalam Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah 1.1 (2017): 87-103.

Hitami, Munzir. Pengantar Studi Al-Qur’an: Teori dan Pendekatan, Yogyakarta: LKis, 2012.

Ilahi, Mohammad Takdir. Pendidikan Inklusif: Konsep dan Aplikasi, Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2013.

Johnson, Elaine B, Contextual Teaching & Learning: Menjadikan Kegiatan Belajar Mengajar Mengasyikan dan Bermakna, Bandung: Mizan Media Utama, 2007.

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an. Tafsir Al-Qur’an Tematik, Jakarta: Kamil Pustaka, 2014.

Qadir, Zuly. Membangun Pendidikan Inklusif-Pluralis: Pengalaman Islam. (Online). Vol. 17, 2008.

Ridwan, Nur Khalik, Makalah: Gerakan Islamis di Sekolah-sekolah Negeri, Kritik Tentang Pendidikan Karakter Berbasis PAI. Disampaikan pada Seminar Nasional “Pendidikan agama yang Inklusif dalam Menangkal Radikalisme Agama di Perguruan Tinggi”. Diselenggarakan oleh Prodi PAI FIAI UII bekerjasama dengan HMJ PAI UII, bertempat diruang Auditorium gedung Perpustakaan Pusat UII tanggal 9 Oktober 2017.

Shihab, Alwi, Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama. Bandung: Al-Mizan, 1999.

Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an, Jakarta: Lentera Hati, 2002.

Umiarso, dkk. Pendidikan Pembebasan Dalam Perspektif Barat dan Timur. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2011.
Published
2018-07-17
How to Cite
DAIMAH, Daimah. Pendidikan Inklusif Perspektif QS. Al-Hujurat Ayat 10-13 Sebagai Solusi Eksklusifisme Ajaran di Sekolah. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 53-65, july 2018. ISSN 2549-8770. Available at: <http://journal.uir.ac.id/index.php/althariqah/article/view/1837>. Date accessed: 23 oct. 2018. doi: https://doi.org/10.25299/althariqah.2018.vol3(1).1837.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.