Efektivitas Program Perpustakaan Kampung Rindu Membaca di Kampung Selat Guntung Kecamatam Sabak Auh Kabupaten Siak
DOI:
https://doi.org/10.25299/wedana.2025.25176Keywords:
Literasi, Efektivitas, PerpustakaanAbstract
Survei UNESCO (United Nations Educational Scientific and Cultural Organization) menyatakan minat baca di Indonesia sangat rendah dengan angka 0,001 persen dengan bermaksud dari 1000 orang hanya 1 orang saja yang suka membaca.Tujuan dari penelitian ini merupakan untuk mengetahui efektivitas perpustakaan dan faktor penghambat di Perpustakaan Rindu Membaca Di Kampung Selat Guntung Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini dilihat dari diagram hierarki keefektifan perpustakaan yang mana di ketahui bahwa kerja sama merupakan indicator yang paling utama dalam menuju keefektivan perpustakaan. Kemudian di susul dengan sarana dan prasarana, keberhasilan, untuk faktor penghambat meliputi dasar hukum, kerja sama, tujuan program, fasilitas, pembinaan dan pengawasan dan sosialisasi. Kesimpulan penelitian ini adalah Perpustakaan rindu membaca di kampung selat guntung kecamatan sabak auh kabupaten siak ini masih tergolong belum efektif karena berdasarkan observasi peneliti dilapangan masih banyak sarana dan prasarana yang belum lengkap dan belum update, seperti buku, meja membaca, kursi dan lainnya. Keterbatasan dalam penelitian ini adalah ukuran informan yang relatif kecil karena keterbatasan waktu, kemudian keterbatasan data, dan penggunaan metode yang lebih baik sangat diperlukan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Penulis merekomendasikan untuk peneliti selanjutnya agar mengambil masalah yang sama dengan menggunakan metode yang berbeda agar mendapatkan perbandingan dan meneliti lebih banyak variabel lainnya. Disarankan untuk meneliti kinerja pemerintah dan pengelola perpustakaan dalam meningkatkan literasi masyarakat.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Syuhada

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






