Optimalisasi Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Berfikir Kreatif Pendidikan Jasmani Siswa Kelas VIII SMP 12 Pekanbaru

Authors

  • Oki Candra Universitas Islam Riau
  • Eka Septriana Universitas Riau
  • Fahrul Ruzi Universitas Islam Riau

Keywords:

Physical, creative thinking, discovery learning

Abstract

Optimizing Creative Thinking Abilities in Physical Learning Through Environmentally Insightful Discovery Learning. The objectives of this research are: (1) Describe the steps for implementing environmentally-oriented discovery learning in science lesson content; (2) Improving students' creative thinking abilities in physical education content through the implementation of environmentally insightful discovery learning. This research is Classroom Action Research (PTK). The research subjects were class VIII students at SMP 12 Pekanbaru. The research was carried out in 3 (three) cycles, each cycle consisting of 2 (two) meetings. creative thinking abilities in science lesson content, it is proven that the test results of students' creative thinking abilities have increased in each cycle, the first cycle test results reached 73.33% included in the good category. In cycle II, it increased to 86.67%, which was included in the very good category. In cycle III, the students' creative thinking ability test results again increased to 93.33% and were included in the very good category. Thus, students' creative thinking abilities have demonstrated achievement of the expected success indicators, namely ≥85%. Keywords: science, creative thinking, discovery learning, environmental insight

Downloads

Download data is not yet available.

References

Budiyono. 2003. Metodologi Penelitian Pendidikan. Surakarta: Sebelas Maret University Press

Ba’ru, Yusem. 2016. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran terhadap Hasil Belajar penjaskesrek Ditinjau dari Minat Siswa Kelas VII SMP Negeri di Kota Rantepao. Jurnal Daya Matematis, Volume 4 No. 1 halaman 83-89. diakses melalui: http://ojs.unm.ac.id/ pada tanggal 30 April 2017 pukul 08.40 WIB

Cahyo, N Agus. 2013. Panduan Aplikasi Teori-Teori Belajar Mengajar Teraktual dan Terpopuler. Jogjakarta: DIVA press

Dimyati dan Mujiono. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Djamarah. 2012. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Hamdani. 2011. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia.

Heruman. 2013. Model Pembelajaran pendidikan jasmani di Sekolah Dasar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Hosnan. 2014. Pendekatan Saintifik Dan Kontekstual Dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.

Ibrahim, Muslimin. 2012. Pembelajaran kooperatif. Surabaya: Unesa.

Illahi, Mohammad Takdir. 2012. Pembelajaran Discovery Strategy & Mental Vocational Skill. Jogjakarta: DIVA

Kemendikbud. 2013. Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum 2013. Jakarta: Kemendikbud.

Kunandar. 2011. Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: Rajawali Pers.

Mertler, Craig A. 2014. Penelitian Tindakan kelas. Jakarta: Permata Puri Media.

Nasution. 2006. Metode Penelitian Naturalistik dan Kualitatif. Bandung: Tarsito.

Rizal, Suleman. 2013. Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Penjumlahan di SDN 3 Tapa Kabupaten Bone Bolang. Diakses melalui:http://ung.ac.id/ pada tanggal 8 Agustus 2016 pukul 06.22 WIB

Rosarina, Gina. 2016. Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil belajar Siswa pada Materi Perubahan Wujud. Jurnal Pena Ilmiah, Volume 1, No.1, halaman 371-380. Diakses melalui : http://ejournal.upi.edu/ pada tanggal 30 April 2016 pukul 08.50 WIB

Ruseffendi, E. T. 2006.Pengantar kepada Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran pendidikan jasmani. Bandung:Tarsito

Sinatra, Yanuar. 2012. Peningkatan Hasil Belajar pendidikan jasmani Melalui Metode Discovery Learning. diakses melalui: http://jurnal.stt.web.id/ pada tanggal 6 Juni 2016 pukul 21.34 WIB

Schunk, Dale H. 2012. Teori-Teori Pembelajaran: Perspektif Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Sudjana, Nana. 1990. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: RemajaRosdakarya Offset.

Sudjana, Nana. 2004. Dasar – Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Sugiyono. 2013. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta

Suherman, E. 2003. Strategi Pembelajaran pendidikan jasmani. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia

Suparno, Paul. 2004. Filsafat Konstruktifisme dalam Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius.

Supriyanto, Bambang. 2014. Penerapan Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VI B Mata Pelajaran pendidikan jasmani SDN Tanggul Wetan 02 Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember.

Pancaran, Vol 3, No 2, hal 165-174. Diakses melalui:http://jurnal.unej.ac.id/ pada tanggal 9 juni 2016 pukul 10.20 WIB

Wahjudi, Eko. 2015. Penerapan Model Discovery Learning dalam Pembelajaran IPA Sebagai Upaya untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IX-I di SMP Negeri 1 Kalianget. Jurnal Lensa, Volume 5 jilid 1, halaman 1-15. Diakses melalui: http://artikel.dikti.go.id/ pada tanggal 30 April pukul 09.16 WIB.

Wahyudi dan Inawati. 2012. Pemecahan Masalah pendidikan jasmani. Salatiga: Widya Sari

Published

2024-06-28

How to Cite

Candra, O., Septriana, E., & Ruzi, F. (2024). Optimalisasi Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Berfikir Kreatif Pendidikan Jasmani Siswa Kelas VIII SMP 12 Pekanbaru. Jurnal Kependidikan Profesi, 2(1), 159–177. Retrieved from https://journal.uir.ac.id/index.php/jpp/article/view/18619