Pemerolehan Bahasa Anak Usia 4 Tahun (Studi Kajian Morfologi) di Paud Sahira Kota Pekanbaru Provinsi Riau

  • Noprieka Suriadiman STIE Mahaputra Riau
  • Fenny Anita Universitas Abdurrab
Keywords: acquisition of language, morphology, children aged four years

Abstract

Banyak anak yang masih kurang menguasai bahasa, dan masih banyak anak yang pengucapannya kurang tepat, padahal mereka sudah berusia empat tahun. Faktor lingkungan dan bimbingan orang tua menyebabkan masalah ini. Penelitian ini menjelaskan tentang akuisisi morfologi Nadira dan mengikuti PAUD Sahira Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana perkembangan pemerolehan morfologi bahasa anak usia empat tahun dilihat dari bentuk kata dan turunan kata yang digunakan anak dalam percakapan sehari-hari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada anak usia empat tahun. Data penelitian ini berupa kata-kata yang diucapkan oleh salah satu subjek penelitian. Subjek penelitian ini adalah Nadira Pratami yang menempuh pendidikan di PAUD Sahira Kota Pekanbaru, Riau. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik sadap, teknik menyimak yang menarik, teknik merekam dan teknik mencatat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: Pertama, penguasaan bahasa anak usia empat tahun, dilihat dari kosakata dan pengucapan kata, sudah baik. Hal ini terlihat dari banyaknya kosakata yang dikuasai subjek penelitian. Kedua, derivasi kata yaitu penggunaan afiksasi (imbuhan) pada subjek penelitian secara keseluruhan, baik saat melakukan percakapan dan kata turunan reduplikasi kata pada subjek penelitian dalam pemerolehan bahasa secara keseluruhan juga baik. Namun masih terdapat kesalahan dalam pengucapan. teknik merekam dan teknik mencatat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: Pertama, penguasaan bahasa anak usia empat tahun, dilihat dari kosakata dan pengucapan kata, sudah baik. Hal ini terlihat dari banyaknya kosakata yang dikuasai subjek penelitian. Kedua, derivasi kata yaitu penggunaan afiksasi (imbuhan) pada subjek penelitian secara keseluruhan, baik saat melakukan percakapan dan kata turunan reduplikasi kata pada subjek penelitian dalam pemerolehan bahasa secara keseluruhan juga baik. Namun masih terdapat kesalahan dalam pengucapan. teknik pencatatan dan teknik mencatat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: Pertama, penguasaan bahasa anak usia empat tahun, dilihat dari kosakata dan pengucapan kata, sudah baik. Hal ini terlihat dari banyaknya kosakata yang dikuasai subjek penelitian. Kedua, derivasi kata yaitu penggunaan afiksasi (imbuhan) pada subjek penelitian secara keseluruhan, baik saat melakukan percakapan dan kata turunan reduplikasi kata pada subjek penelitian dalam pemerolehan bahasa secara keseluruhan juga baik. Namun masih terdapat kesalahan dalam pengucapan. Hal ini terlihat dari banyaknya kosakata yang dikuasai subjek penelitian. Kedua, derivasi kata yaitu penggunaan afiksasi (imbuhan) pada subjek penelitian secara keseluruhan, baik saat melakukan percakapan dan kata turunan reduplikasi kata pada subjek penelitian dalam pemerolehan bahasa secara keseluruhan juga baik. Namun masih terdapat kesalahan dalam pengucapan. Hal ini terlihat dari banyaknya kosakata yang dikuasai subjek penelitian. Kedua, derivasi kata yaitu penggunaan afiksasi (imbuhan) pada subjek penelitian secara keseluruhan, baik saat melakukan percakapan dan kata turunan reduplikasi kata pada subjek penelitian dalam pemerolehan bahasa secara keseluruhan juga baik. Namun masih terdapat kesalahan dalam pengucapan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arifin, E. Zaenal dan Junaiyah. 2009. Morfologi Bentuk, Makna, dan Fungsi. Jakarta: Grasindo.

Ba’dudu, Abdul Muis & Herman. 2005. Morfosintaksis. Jakarta : Rineka Cipta.

Chaer, Abdul dkk. 2004. Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Dardjowidjojo, Soejono. 2005. Psikolinguistik: Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Dardjowidjojo, Soenjono. 2000. Echa kisah Pemerolehan bahasa Anak Indonesia. Jakarta : Grasindo

Fauziddin. 2018. Useful of clap hand games for optimalize cognitive aspects in early childhood. Jurnal Obsesi, 2(2)

Ingram John C. L. 2007. Neurolinguistics An Introduction to Spoken Language Processing and its Disorders. New York: Cambridge University Press.

Irwan, Prasetya. 1999. Metode Penelitian. Jakarta: STIA LAN Press.

Mahsun. 2005. Metode Penelitian Bahasa. Jakarta: Raja Gravindo Persada.

Ramlan, M. 1985. Morfologi: suatu tinjauan deskriptif. Yogyakarta: Karyono.

Safitri, Y. 2017. Faktor-faktor yang berhubungan dengan perkembangan bahasa balita di UPTD kesehatan Baserah tahun 2016. Jurnal Obsesi, 1(1).

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Tarigan, Hendry Guntur. 2009. Pengajaran Morfologi. Bandung: Angkasa.

Wulandari, D. I. 2018. Pemerolehan Bahasa Indonesia Anak Usia 3-5 Tahun di PAUD Lestari Desa Blimbing Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 6(1).

Yogatama, A. 2011. Pemerolehan Bahasa Pada Anak Usia 3 Tahun Ditinjau dari Sudut Pandang Morfosintaksis. Lensa, 1(1).

Published
2021-06-27
Abstract viewed = 83 times
PDF (DOWNLOAD) downloaded = 51 times