Teks Anekdot dalam Cerita Lisan Yong Dollah Pewarisan Orang Melayu Sebagai Alternatif Pemilihan Bahan Ajar Bahasa Indonesia

  • Muhammad Mukhlis Universitas Islam Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Asnawi Asnawi

Abstract

ABSTRACT


The study was titled "Anecdotal text in the oral story of Yong Dollah the inheritance of Malay people as an alternative to the Indonesian language teaching material". In the background, there is a collection of Yong Dollah stories as the inheritance of Malay in Bengkalis regency which contains funny elements or humor. In addition, the story has the same characteristics as anecdotal text so that it can be used as a teaching material for Indonesian language in school. This research uses the analysis content method is descriptive. Six-month research time. The technique used to collect data is by documentation techniques and interviews. This research Data is the entire structure and rules of anecdotal text contained in the Yong Dollah story collection consisting of 11 stories. The results of the study gained that the first, anecdotal text structure on the oral story of Yong Dollah of the Malay devolution there are 6 anecdotal texts formed from perfectly anecdotal text structures and 5 data that does not have an anecdotal text structure of the Koda . The incomplete Koda structure data is contained in data 2.3, 5, 8, and 1. Secondly, the anecdotal rules found in the oral story of Yong Dollah Malay inheritance are found 4 complete data and 7 incomplete data. Thirdly, the determination of Yong Dollah story can be used as an alternative to the selection of Bahasa Indonesia teaching materials based on 8 provisions. These conditions are seen from teacher perception of all anecdotal stories of Yong Dollah. Obtained 55% provide an appropriate answer for use as teaching materials in school. The percentage that gave the response less suitable was 44%, while not at 1%.


Keywords: anecdote, teaching materials, linguistic rule, structure, Yong Dollah Story


 


ABSTRAK


Penelitian ini berjudul “Teks Anekdot dalam Cerita Lisan Yong Dollah Pewarisan Orang Melayu sebagai Alternatif Pemilihan Bahan Ajar Bahasa Indonesia”. Dilatarbelakangi dengan adanya kumpulan cerita Yong Dollah sebagai pewarisan orang Melayu di Kabupaten Bengkalis  yang mengandung unsur lucu atau humor. Selain itu, cerita tersebut memiliki ciri-ciri yang sama dengan teks anekdot sehingga dapat dijadikan sebagai bahan ajar mata pelajaran bahasa Indonesia di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode content analisis bersifat deskriptif. waktu penelitian selama enam bulan. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan teknik dokumentasi dan wawancara. Data penelitian ini adalah seluruh struktur dan kaidah teks anekdot yang terdapat dalam kumpulan cerita Yong Dollah yang terdiri dari 11 cerita. Hasil penelitian diperoleh bahwa Pertama, struktur teks anekdot pada cerita lisan Yong Dollah pewarisan orang Melayu terdapat 6 teks anekdot yang terbentuk dari struktur teks anekdot secara sempurna dan 5 data yang tidak memiliki struktur teks anekdot bagian koda. Adapun data yang tidak lengkap struktur Koda tersebut ialah terdapat pada data 2,3,5,8, dan 1. Kedua, kaidah kebahasaan anekdot yang terdapat dalam cerita lisan Yong Dollah pewarisan orang Melayu ditemui 4 data yang lengkap dan 7 data yang tidak lengkap. Ketiga, penentuan Cerita Yong Dollah bisa dijadikan sebagai alternatif pemilihan bahan ajar Bahasa Indonesia berdasarkan 8 ketentuan. Ketentuan tersebut dilihat dari persepsi guru terhadap seluruh  cerita anekdot Yong Dollah. Diperoleh 55% memberikan jawaban sesuai untuk digunakan sebagai bahan ajar di Sekolah. Persentase yang memberi respon kurang sesuai ialah 44%, sedangkan tidak sesuai 1%.

References

Abidin Yunus. 2013. Pembelajaran Bahasa Berbasis Pendidikan Karakter. Bandung: Refika Aditama.
Heryadi Dedi. Metode Penelitian Pendidikan Bahasa. Bandung: PUSBILL. 2010.
Kemendikbud. Buku Guru Bahasa Indonesia untuk SMA/SMK/MAK Kelas X. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2013.
Kemendikbud. Buku Guru Bahasa Indonesia untuk SMA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi 2016). Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2016.
Krippendarff, Kalus. Analisis Isi: Pengantar Teori dan Metodologi. Jakarta: Rajawali Perss. 1991.
Mahsun. Teks Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum 2013. Jakarta: Rajawali Pers. 2018.
Nurgiantoro, Burhan. 2010. Penilaian Pembelajaran Bahasa Berbasis Kompetensi. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.
Prastomo, Andi. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Tematik. Jakarta:Kencana.
Priyatni, Endah Tri. 2015. Desain Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum 2013. Jakarta: Bumi Aksara.
Sugiantomas, Aan dan Wida Damayanti. 2015. “Struktur Teks Anekdot Bertema Politik Dalam Buku “Gus Dur Ku Gus Dur Anda Gus Dur Kita” karya Muhammad As Hikam sebagai Alternatif Pemilihan Bahan Ajar Bahasa Indonesia Di SMA”. Artikel Ilmiah (tidak diterbitkan). Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Kuningan.
Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. 2008
Yustinah. Produktif Berbahasa Indonesia Jilid 1 untuk SMK/MAK Kelas X. Jakarta: Erlangga. 2018.
Zaini, Marhalim. Cerita Lisan “Yong Dollah” Pewarisan dan Resistensi Budaya Orang Melayu Bengkalis. Madah [Internet]. 2014;5(1) 1-14. Available from: http://ejurnalbalaibahasa.id/index.php/madah/article/view/520
Zainurrahman. Menulis dari Teori Hingga Praktik. Bandung: Alfabeta. 2013.
Published
2019-12-08
How to Cite
MUKHLIS, Muhammad; ASNAWI, Asnawi. Teks Anekdot dalam Cerita Lisan Yong Dollah Pewarisan Orang Melayu Sebagai Alternatif Pemilihan Bahan Ajar Bahasa Indonesia. GERAM, [S.l.], v. 7, n. 2, p. 30-44, dec. 2019. ISSN 2580-376X. Available at: <https://journal.uir.ac.id/index.php/geram/article/view/3774>. Date accessed: 25 jan. 2020. doi: https://doi.org/10.25299/geram.2019.vol7(2).3774.