Analisis Gaya Bahasa dan Nilai Pendidikan Karakter dalam Lirik Lagu “Bertaut” Karya Nadin Amizah: Kajian Stilistika
Keywords:
Stilistika, Gaya Bahasa, Lirik Lagu, Pendidikan Karakter, Bahan AjarAbstract
Sastra, khususnya lirik lagu, merupakan manifestasi ide pengarang yang merefleksikan kondisi sosial melalui bahasa estetis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan fungsi gaya bahasa dalam lirik lagu "Bertaut" karya Nadin Amizah melalui kajian stilistika, serta mengungkap muatan nilai pendidikan karakter di dalamnya sebagai alternatif bahan ajar Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan teori stilistika Gorys Keraf. Dari hasil analisis, ditemukan total 13 data kutipan lirik yang memuat 7 jenis gaya bahasa dan 5 nilai karakter. Secara rincian, penggunaan gaya bahasa kiasan (simile, metafora, personifikasi) berfungsi mengonkretkan perasaan abstrak, sedangkan gaya bahasa retoris (hiperbola, antitesis, repetisi, asindeton) berperan memberikan penekanan emosional. Analisis juga menemukan lima nilai pendidikan karakter, yaitu: kasih sayang, tanggung jawab, resiliensi, kejujuran menerima diri, dan rasa syukur. Berdasarkan analisis, lirik "Bertaut" terbukti sangat relevan untuk diintegrasikan sebagai materi ajar teks puisi di kelas X SMA secara spesifik karena menyajikan kelengkapan unsur pembangun puisi (tipografi, rima, dan amanat) dalam pembelajaran. Selain itu, karya ini memenuhi kebutuhan kompetensi siswa Generasi Z secara adaptif dengan mereduksi hambatan semantik melalui diksi yang estetis namun tetap membumi (budaya populer), serta secara psikologis memvalidasi fase overthinking khas usia remaja.
Downloads
References
Al-Ma’ruf, A. (2009). Stilistika: Teori, metode, dan aplikasi pengkajian estetika bahasa. Solo: CakraBooks.
Erowati, M. (2015). Perbandingan gaya bahasa pada puisi ‘Ibu’ karya Mustofa Bisti dengan lirik lagu ‘Keramat’ karya Rhoma Irama. Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(2), 158-173. doi:10.15408/dialektika.v2i2.3627
Faoziah, I., Herdiana, & Mulyani, S. (2019). Gaya bahasa pada lirik lagu dalam album “Gajah” karya Muhammad Tulus. Jurnal Literasi, 3(1), 9–22. Retrievedfrom https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/literasi/article/view/2007
Hidayat, A. (2022). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal dan Media Populer. Jakarta: Erlangga.
Keraf, G. (2007). Diksi dan gaya bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kodir, A. (2011). Strategi belajar mengajar. Bandung: Pustaka Setia.
Lestari, I. (2013). Pengembangan bahan ajar berbasis kompetensi: Sesuai dengan kurikulum tingkat satuan pendidikan. Padang: Akademia Permata.
Mahendra, Y. (2020). Estetika Lirik Lagu Indie Indonesia Kontemporer: Sebuah Kajian Stilistika dan Sosiologi Sastra. Jurnal Kajian Seni dan Bahasa, 8(2), 112-128.
Nugroho, A., & Wulandari, T. (2023). Integrasi Budaya Populer dalam Pendidikan Karakter di Era Digital: Pendekatan Afektif pada Generasi Z. Jurnal Pendidikan Karakter Nusantara, 11(1), 45-60.
Muswazi, M. T., & Nhamo, E. (2013). Note taking: A lesson for novice qualitative researchers. IOSR Journal of Research & Method in Education, 2(3), 13–17. doi:10.9790/7388-0231317
Nurgiantoro, B. (2015). Stilistika. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nurgiyantoro, B. (2010). Teori pengkajian fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nurjanah, S. (2021). Analisis Stilistika dalam Lirik Lagu Populer Indonesia sebagai Alternatif Materi Pembelajaran Sastra. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2), 115-128. (Sumber Baru)
Pratama, R. (2021). Sastra Multimodal dalam Pembelajaran Abad 21: Efektivitas Penggunaan Lirik Lagu Populer dalam Pembelajaran Teks Puisi SMA. Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa Indonesia, 15(3), 201-215.
Ratna, N. K. (2013). Stilistika: Kajian puitika bahasa, sastra, dan budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Riana, R. (2020). Pembelajaran sastra bahasa Indonesia di sekolah. Warta Dharmawangsa, 14(3), 418–427. doi:10.46576/wdw.v14i3.825
Robbah, O., Ade, A., Sholeh, K., & Rizkiana, S. (2018). Analisis makna kias dalam lirik lagu-lagu Letto dan penerapannya pada pembelajaran mengidentifikasi unsur-unsur puisi di SMA kelas X. Surya Bahtera, 6(50), 87–96.
Rokhmansyah, A. (2014). Studi dan Pengkajian Sastra, Pendekatan Awal Terhadap Ilmu Sastra. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Safarudin, R., Zulfamanna, Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2022). Penelitian kualitatif. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(2), 9680–9694.
Sanjaya, M. D. (2022). Nilai-nilai pendidikan dalam novel Hanter karya Syifauzzahra dan relevansinya sebagai pembelajaran sastra di SMA. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 5(2), 475–496. doi:10.24176/kredo.v5i2.6778
Setiawati, A. M., Ayu, D. M., Wulandari, S., & Putri, V. A. (2021). Analisis majas dalam lirik lagu Nadin Amizah: Kajian stilistika. Jurnal Penelitian Humaniora, 26(1), 26–37. doi:10.21831/hum.v26i1.41373
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabeta.
Sukmawati, F. (2023). Implementasi Pembelajaran Multimodal pada Materi Teks Puisi di SMA. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 12(1), 45-59.
Suparman, M. A. (2012). Desain intruksional moderen. Jakarta: Erlangga.
Sutejo. (2010). Stilistika. Yogyakarta: Pustaka Felicha.
Sutardi, H. K. (2012). Penelitian Sastra Kreatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sutopo, A. (2019). Analisis gaya bahasa pada lirik lagu “Cincin” Hindia: Kajian stilistika. Jurnal Stilistika, 7(2), 45-56.
Suyadi. (2013). Strategi pembelajaran pendidikan karakter. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Wibowo, A. (2013). Pendidikan karakter berbasis sastra: Internalisasi nilai-nilai karakter melalui pengajaran sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.













