Kesantunan Berbahasa Guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar

Penulis

  • Mertiza Fitri Muliani Universitas Negeri Padang
  • Ngusman Abdul Manaf Universitas Negeri Padang
  • Tressyalina Tressyalina Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.25299/perspektif.2026.vol17(1).25942

Kata Kunci:

Kesantunan, berbahasa, pembelajaran, bahasa Indonesia, sekolah dasar

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis penerapan maksim kesantunan Leech dalam tuturan guru pada pembelajaran bahasa Indonesia di kelas V SD IT Ar-Rasyid, Alahan Panjang, Sumatera Barat. Subjek penelitian adalah seorang guru kelas V dengan jumlah siswa sebanyak 19 orang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data berupa tuturan lisan guru yang direkam selama dua jam pembelajaran, kemudian ditranskripsikan dan dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman Keabsahan data dijamin melalui ketekunan pengamatan dan pengecekan ulang terhadap transkrip rekaman secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan keenam maksim kesantunan Leech dengan frekuensi yang beragam. Dari tuturan guru yang sudah ditranskripsikan, maksim simpati menjadi yang paling dominan (7 tuturan), diikuti maksim kearifan dan maksim kesepakatan (masing-masing 5 tuturan), maksim pujian dan maksim kedermawanan (masing-masing 3 tuturan), serta maksim kerendahan hati (2 tuturan).  Kontribusi penelitian ini terletak pada dua hal pertama, perluasan kajian kesantunan berbahasa guru ke jenjang sekolah dasar yang selama ini belum banyak dikaji secara spesifik. Kedua, analisis fenomena campur kode bahasa Minangkabau sebagai strategi kesantunan yang berakar pada konteks budaya lokal, yang menunjukkan bahwa penerapan maksim Leech tidak berlangsung dalam ruang linguistik yang netral melainkan dimodifikasi oleh nilai-nilai kultural penutur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesantunan berbahasa guru merupakan strategi guru untuk menciptakan pembelajaran yang efektif, kondusif dan berkarakter di sekolah dasar

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Asdar, Hamisah, & Angreani, A. V. (2019). Kesantunan Bahasa Guru dalam Proses Belajar-Mengajar di SMP Negeri 35 Makassar. Journal of Education, Language Teaching and Science, 1(1), 75–80.

Desmita. (2014). Psikologi Perkembangan Peserta Didik (Digital). PT Remaja Rosdakarya.

Gusriani, N., Atmazaki, & Ratna, E. (2012). Kesantunan Berbahasa Guru Bahasa Indonesia dalam Proses Belajar Mengajar di SMS Negeri 2 Lintau Buo. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(1), 287–295.

Haki, U., Prahastiwi, E. D., & Hasibuan, N. S. (2024). Strategi Pengumpulan dan Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif Pendidikan. JURINOTEP: Jurnal Inovasi Dan Teknologi Pendidikan, 3(1), 1–19. https://doi.org/10.46306/jurinotep.v3i1

Herizal, G. (2023). Interaksi dan Motivasi dalam Mengajar. CV. Literasi Nusantara Abadi.

Leech, G. (1993). Prinsip-Prinsip Pragmatik (M. D. D. Oka, Trans.). Penerbit Universitas Indonesia.

Miles, M. B., & Huberrman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis. SAGE Publications.

Nasution, A. F. (2023). Metode Penelitian Kualitatif (1st ed.). Harfa Creative.

Pasaribu, B. S., Herawati, A., Utomo, K. W., & Aji, R. H. S. (2022). Metodologi Penelitian. Media Edu Pustaka. www.mediaedupustaka.co.id

Pradyani, N. L. P. B., Laksana, I. K. D., & Aryawibawa, I. N. (2019). Kesantunan Berbahasa Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Kelas VII SMP Negeri 1 Kuta Utara. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 8.

Pramujiono, A., & Nurjati, N. (2017). Guru sebagai Model Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Instruksional di Sekolah Dasar. Mimbar Pendidikan: Jurnal Indonesia untuk Kajian Pendidikan, 2(2), 143–154. http://ejournal.upi.edu/index.php/mimbardik

Putri, S. W., Gani, E., & Syahrul, R. (2019). Penggunaan Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Talk Show Mata Najwa Edisi “100 Hari Anies-Sandi Memerintah Jakarta.” Lingua: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 15(1), 76–84. http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/lingua

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Tarigan, H. G. (2021). Pengajaran Pragmatik (Digital). Percetakan Titian Ilmu.

Wicaksono, L. (2016). Bahasa Dalam Komunikasi Pembelajaran. JPP: Journal of Prospective Learning, 1(2), 9–19. http://jurnal.untan.ac.id/index.php/lp3m

Diterbitkan

2026-07-07

Cara Mengutip

Muliani, M. F., Manaf , N. A., & Tressyalina, T. (2026). Kesantunan Berbahasa Guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Perspektif Pendidikan Dan Keguruan, 17(1), 90–103. https://doi.org/10.25299/perspektif.2026.vol17(1).25942
Received 2025-12-06
Accepted 2026-06-29
Published 2026-07-07