Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap Kinerja Karyawan Bagian Produksi pada PT. Pelita Agung Agriindustri – ANAK di Dumai
Keywords:
Kesehatan dan Keselamatan Kerja; Kinerja Karyawan; Produksi; K3Abstract
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) memainkan peran penting dalam
menciptakan lingkungan kerja yang aman. Dan produktif bekerja lingkungan. Dia
pelaksanaan pergi di luar Kepatuhan terhadap peraturan; hal ini berfungsi sebagai
pendekatan strategis untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan dan efisiensi
operasional. Studi ini bertujuan untuk meneliti pengaruh K3 terhadap kinerja karyawan
produksi di PT. Pelita Agung Agriindustri – KID Dumai. Itu K3 variabel adalah
berdasarkan pada Handoko's teori (2001), yang termasuk
Empat indikator: lingkungan kerja yang aman, pendidikan dan pelatihan K3, tempat
kerja yang sehat, dan layanan kesehatan. Sementara itu, kinerja karyawan dinilai
menggunakan teori Robbins (2006) dengan lima indikator: kualitas kerja, kuantitas kerja,
ketepatan waktu, efektivitas, Dan kemerdekaan. Ini riset mempekerjakan metode
kuantitatif dengan sampel 30 karyawan produksi yang dipilih melalui metode sederhana
Pengambilan sampel acak. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana, uji-t,
dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa K3 (Keselamatan
dan Kesehatan Kerja) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja
karyawan dengan kontribusi sebesar 58,5%. Hal ini menunjukkan bahwa praktik K3 yang
lebih baik mengarah pada peningkatan kinerja karyawan. Oleh karena itu, penerapan
program K3 secara konsisten dan berkelanjutan sangat penting tidak hanya untuk
mengurangi kecelakaan kerja tetapi juga untuk mendukung produktivitas perusahaan
secara keseluruhan .







