Analisis Layout Produk Dengan Metode Market Basket Analysis (MBA) Pada Swalayan CG Mart - Pasir Putih Kabupaten Kampar

  • Susi Suryani Universitas Islam Riau
  • Siska Putri Utami H Universitas Islam Riau
Keywords: Layout Produk, Market Based Analysis, Penempatan

Abstract

Tata letak merupakan suatu keputusan penting yang menentukan efektivitas sebuah operasi secara jangka panjang. Tata letak memiliki banyak dampak strategis karena tata letak menentukan daya saing perusahaan dalam hal kapasitas, proses, fleksibilitas, kualitas lingkungan kerja, kontak dengan pelanggan, dan citra perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis layout produk pada swalayan CG Mart pasir putih kabupaten Kampar dengan menggunakan metode market basket analysis (MBA). Dari hasil perhitungan MBA didapat 14 perubahan penataan ulang layout swalayan. Hasil ini didapat dari perhitungan akhir MBA yaitu improvement ratio. Dari hasil improvement ratio didapat 13 kombinasi barang yang saling mempunyai kedekatan atau barang yang dibeli secara bersama- sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penempatan barang yang menarik, barang yangs sering dibeli dan barang yang menjadi alasan utama sudah dianggap baik oleh konsumen sedangkan penempatan barang yang mempunyai daya Tarik tinggi dan barang yang pertama kali dicari dianggap masih belum baik oleh konsumen. Dari segi dimensi material dan suasana sudah dianggap baik oleh konsumen sedangkan perlengkapan dan kapasitas ruangan masih belum baik.

The layout is an important decision that determines the effectiveness of an operation in the long term. The layout has many strategic impacts because the layout determines the competitiveness of the company in terms of capacity, processes, flexibility, quality of the work environment, contact with customers, and company image. The purpose of this study was to determine and analyze the product layout at the CG Mart white sand supermarket in Kampar district by using the market basket analysis (MBA) method. From the results of the MBA calculation, there were 14 changes to the self-service layout rearrangement. This result is obtained from the final calculation of the MBA, namely the improvement ratio. From the results of the improvement ratio obtained 13 combinations of goods that have closeness to each other or goods purchased together. The results showed that the placement of interesting items, items that were often purchased and items that were the main reason were considered good by consumers, while the placement of items that had high attractiveness and items that were first sought were considered not good by consumers. In terms of the dimensions of the material and the atmosphere is considered good by consumers while the equipment and room capacity are still not good.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agestyana, A. (2016). Perbaikan Tata Letak Produk Di Assalaam Hypermarket Dengan Metode Market Basket Analysis (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Aprilla, D. (2013). Belajar Data Mining Dengan Rapid Miner. Jakarta: Remi. Heizer, J., & Render, B. (2015). Manajemen Operasi. Jakarta: Salemba Empat.

Indah, S. T. C. (2020). Analisis Pembelian Sayuran Menggunakan Metode Associ- ation Rule Market Basket Analysis (AR-MBA)(Studi Kasus pada Toko Sayur Keluarga). (Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia).

Jacobs, R., & Chase, R. (2015). Manajemen Operasi dan Rantai Pasokan. Jakarta: Salemba Empat.

Kusyanto, K., Suhardi, D., & Awaludin, R. (2020). Peramalan Penjualan Keramik Menggunakan Metode Moving Average Dan Exponential Smoothing Pada Usaha Agus Keramik. Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen, 1(1).

Purwaningsih, R., Widharto, Y., Susanto, N., & Utami, L. T. Redesain Tata Letak Produk Di Supermarket Berdasarkan Perilaku Pembelian Dengan metode Market Basket Analysis. J@ ti Undip: Jurnal Teknik Industri, 15(3), 196- 202.

Rizki, M., Devrika, D., & Umam, I. H. (2020). Aplikasi Data Mining dalam Penentuan Layout Swalayan dengan Menggunakan Metode MBA. Jurnal Teknik In- dustri: Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik In- dustri, 5(2), 130-138

Sagin, A. N., & Ayvaz, B. (2018). Determination of Association Rules with Market Basket Analysis: Application in the Retail Sector. Southeast Europe Journal of Soft Computing, 7(1).

Shofi, F. (2018). Analisis Tata Letak Ratu Swalayan Dampit (Doctoral dissertation, University of Muhammadiyah Malang).

Stevenson, W. J., & Cong, S. C. (2014). Manajemen Operasi: Perspektif Asia.

Sugiyono. (2008). Metode penelitian pendidikan:(pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R & D). Alfabeta.

Sujana, A. (2013). Manajemen Minimarket. Depok: Penebar Swadaya.

Utami, Christina Whidya. 2010. Manajemen Ritel Strategi dan Implementasi Operasional Bisnis Ritel Modern di Indonesia. Jakarta: Salemba Empat.

Walenna, A. A. A., & Pramudyo, C. S. (2019). Analisis Perancangan Tata Letak Toko Retail Menggunakan Metode Market Basket Analysis Dan Activity Rela- tionship Chart. Ciehis Prosiding, 1(1), 267-274.

Widayanti, Dina Ari. 2013. Pengaruh Penataan Produk (Product Display) Terhadap Pembelian Tidak Terencana (Impulse Buying) pada Indomaret’. Universi- tas Muhammadiyah Malang.

Wilujeng, F. R., Wu, W., & Nurprihatin, F. (2018). Perancangan Ulang Tata Letak Etalase Barang dengan Metode Market Basket Analysis dan Activity Rela- tionship Chart (Studi Kasus Retail Lawson Universitas Bunda Mulia).

Published
2021-06-30
Section
Articles
Abstract viewed = 44 times
download pdf downloaded = 26 times