Evaluasi Program Penanggulangan Genangan Air Oleh Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Di Kota Pekanbaru
Kata Kunci:
Evaluasi Program, Genangan Air, Dinas PUPR, Sistem DrainaseAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program penanggulangan genangan air oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, khususnya di Kecamatan Marpoyan Damai. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 22 informan, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan enam kriteria evaluasi kebijakan publik, yaitu efektivitas, efisiensi, akuntabilitas, responsivitas, akurasi, dan hambatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara operasional program ini memberikan dampak positif dalam mereduksi durasi dan ketinggian genangan air di beberapa titik kritis. Kriteria responsivitas dan efisiensi dinilai sangat baik, ditunjukkan oleh kecepatan waktu tanggap (response time) tim reaksi cepat dalam waktu 30 menit serta penempatan mesin pompa mobile dan alat berat yang siap pakai. Akuntabilitas instansi juga terpenuhi melalui transparansi dan sistem pelaporan kinerja yang terstruktur (LKjIP dan Renstra). Namun, efektivitas secara struktural belum maksimal karena sekitar 80% sistem drainase kota mengalami malfungsi akibat adanya ketidaksinambungan (missing link) antara saluran mikro di pemukiman warga dengan saluran makro kota. Dalam aspek akurasi, pemetaan makro telah memanfaatkan teknologi GIS secara akurat, tetapi pada level mikro konstruksi masih sering ditemukan kesalahan elevasi (kemiringan) saluran. Hambatan utama yang dihadapi meliputi rendahnya kesadaran sosiologis masyarakat yang membuang sampah domestik ke selokan, penutupan drainase secara permanen dengan cor beton oleh pemilik bangunan, pesatnya alih fungsi lahan resapan, serta karakteristik topografi wilayah yang landai dan bercekungan. Dinas PUPR direkomendasikan untuk mengintegrasikan infrastruktur hijau seperti kolam retensi, memperketat pengawasan elevasi saluran, dan menyinkronkan jaringan drainase secara menyeluruh.

