Collaborative Governance Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Pekanbaru Dalam Penanggulangan Anak Jalanan Di Kota Pekanbaru

Penulis

  • Pera Wati Universitas Islam Riau
  • Ranggi Ade Febrian

Kata Kunci:

Collaborative Governance, Anak Jalanan, Perlindungan Anak

Abstrak

Penelitian ini menganalisis implementasi collaborative governance Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) dalam penanggulangan anak jalanan di Kota Pekanbaru. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini mengungkapkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), dan masyarakat telah terjalin namun belum optimal. Hasil penelitian menunjukkan proses kolaboratif menghadapi tantangan berupa minimnya dialog tatap muka secara rutin, keterlibatan masyarakat yang pasif, dan kurangnya komitmen dari orang tua anak jalanan. Meskipun terdapat kerangka regulasi yang jelas melalui Peraturan Walikota Pekanbaru Nomor 36 Tahun 2016 dan kepercayaan telah terbangun antara stakeholder, jumlah anak jalanan belum menunjukkan penurunan signifikan. Penelitian merekomendasikan penguatan dialog antarlembaga, peningkatan partisipasi masyarakat, dan monitoring program secara berkala untuk meningkatkan efektivitas collaborative governance dalam penanggulangan anak jalanan.

 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2025-05-26

Cara Mengutip

Wati, P., & Febrian, R. A. (2025). Collaborative Governance Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Pekanbaru Dalam Penanggulangan Anak Jalanan Di Kota Pekanbaru. Jurnal Mahasiswa Pemerintahan, 317–325. Diambil dari https://journal.uir.ac.id/index.php/jmp/article/view/22387

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>