Penguatan Konsep Agile Governance Untuk Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Negara Bagian Terengganu Malaysia

Strengthening the Concept of Agile Governance for Increasing the Economic Independence of Communities in Terengganu State Malaysia

Penulis

  • Khotami Universitas Islam Riau
  • Budi Mulianto
  • Wan Nor Jazmina Binti Wan Ariffin
  • Abdul Munir

DOI:

https://doi.org/10.25299/berdaya.2025.21816

Kata Kunci:

Penguatan, Kemandirian, Agile Governance

Abstrak

Tata Kelola Pemerintahan yang cergas merupakan sebuah konsep yang mengedepankan ketangkasan, kemudahan dan kecepatan dalam menyelenggaran urusan pemerintahan guna meningkatkan pelayanan publik dan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Tulisan ini menyoroti tentang pendekatan agile governance atau tata kelola pemerintahan yang cergas dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat khususnya di Kuala Terengganu Semenanjung Malaysia. Adapun gejala yang ditemukan di Negeri Terengganu Semanjung Malaysia salah satunya yakni persoalan multidimensi yang mempunyai keterikatan dengan tingkat perekonomian masyarakat di Negara Bagian Terengganu Semenanjung Malaysia yang sebagian besar mereka bekerja sebagai petani dan nelayan. Kerjasama antara perguruan tinggi dengan pemerintah kuala Terengganu menjadi salah satu elemen yang dapat membentu para peserta yakni masyarakat untuk mandiri dalam mendapatkan penghasilan yang memadai, kualitas hidup yang semakin meningkat, serta dalam mencari alternatif solusi agar bisa keluar dari belenggu kemiskinan. Interelasi yang baik dan saling mendukung serta penguatan tata kelola pemerintahan yang tangkas juga kuatnya kerjasama dari berbagai pemangku kepentingan dapat menjamin kelangsungan hidup masyarakat pada tingkat yang lebih baik. Kegiatan pengabdian memberikan jalan keluar terhadap permasalahan yang dihadapi oleh mitra dalam bentuk pemberian pengetahuan, pemahaman serta materi tentang penguatan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan materi khusus tentang bentuk-bentuk pemberdayaan masyarakat agar dapat membantu masyarakat menjadi masyarakat yang berdaya dan memiliki kemandirian.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Beck, K., Beedle, M., Van Bennekum, A., Cockburn, A., Cunningham, W., Fowler, M., ... & Thomas, D. (2001). Manifesto for agile software development.

Benny Susetyo, Teologi Ekonomi: Partisipasi Kaum Awam Dalam Pembangunan Menuju Kemandirian Ekonomi, (Malang: Avverroes Press,2006),10

Janssen, M., & Van der Voort, H. (2020). Agile and adaptive governance in crisis response: Lessons from the COVID-19 pandemic. International journal of information management, 55, 102180. DOI: https://doi.org/10.1016/j.ijinfomgt.2020.102180

Luna, A. J. D. O., Kruchten, P., & de Moura, H. P. (2015). Agile governance theory: conceptual development. arXiv preprint arXiv:1505.06701.

Misjaya dkk, “Konsep Pendidikan Kemandirian Ekonomi di Pondok Pesantren Mukmin Mandiri Sidoarjo-Jawa Timur”, Jurnal Pendidikan Islam 8, No. 1(2019):94, diakses pada 2 Februari 2023, http://www.jurnal.staialhidayahbogor.ac.id DOI: https://doi.org/10.59689/al-lubab.v8i2.5250

Overby, E., Bharadwaj, A., & Sambamurthy, V. (2006). Enterprise agility and the enabling role of information technology. European journal of information systems, 15(2), 120-131. DOI: https://doi.org/10.1057/palgrave.ejis.3000600

Pratiwi, D., Althafah, N., & Khatammi, S. (2023). PRO: AGILE GOVERNANCE ELIGIBLE DITERAPKAN DI ERA DISRUPTION. PRO KONTRA PRO KONTRA ISU PEMBANGUNAN ISU PEMBANGUNAN, 89.

Sulastri, S., & Permatasari, A. (2023). Implementasi Konsep Agile Governance dalam Penanganan Krisis Ekonomi Pasca Pandemi COVID-19 di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Transformative, 9(2), 187-203. DOI: https://doi.org/10.21776/ub.transformative.2023.009.02.4

Sumodiningrat, G., Visi dan Misi pembangunan Pertanian Berbasis Pemberdayaan, (Yogyakarta : IDEA, 2000), 82.

Syafaruddin, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, (Medan: Perdana Publishing,2012),147.

Diterbitkan

2025-03-23

Cara Mengutip

Khotami, Mulianto, B., Binti Wan Ariffin, W. N. J., & Munir, A. (2025). Penguatan Konsep Agile Governance Untuk Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Negara Bagian Terengganu Malaysia : Strengthening the Concept of Agile Governance for Increasing the Economic Independence of Communities in Terengganu State Malaysia. BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(02 (April), 17–25. https://doi.org/10.25299/berdaya.2025.21816