MOTIVASI DAN KEMANDIRIAN BELAJAR PADA MAHASISWA BARU

  • Nurussakinah Daulay Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Keywords: Learning Motivation, Self-Regulated Learning, New Students

Abstract

This study aims to determine learning independence which is influenced by the learning motivation of new students. A total of 460 new students of class 2019 were involved in this research. The instrument used was a scale of self-regulated learning and a scale of learning motivation. The data analysis used is the assumption test, hypothesis test, and difference test. The results show 1) based on the assumption test that the research data is proven normality and linearity; 2) based on the hypothesis test that there is a positive relationship between learning motivation and self-regulated learning (r = 0.770; p <0.01), and there is an effect of learning motivation on self-regulated learning (R² = 0.592; p <0.01); 3) based on different tests that there are differences in self-regulated learning based on student demographic factors [F = 1.321, p <0.05].Learning Motivation

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiwaty, M.R. (2015). Efektifitas strategi penyesuaian mahasiswa baru pada proses pembelajaran di perguruan tinggi. Jurnal Neo-Bis, 9 (2), 1-15.

Al-qaisy LM. (2011). The relation of depression and anxiety in academic achievement among group of university students. International Jurnal of Psychology. 3 (5):96-100.

Aminanty, A., & Ramdhani, N. (2019). Efektifitas brief CBT berbasis online dalam meningkatkan penyesuaian sosial mahasiswa di perguruan tinggi. Tesis. Fakultas Psikologi. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Archer Jr, J., & Cooper, S. (1998). Counseling and Mental Health Services on Campus: A Handbook of Contemporary Practices and Challenges. The Jossey-Bass Higher and Adult Education Series. Jossey-Bass Inc., Publishers, 350 Sansome St., San Francisco, CA 94104.

Asiyah, N. (2013). Pola asuh demokratis, kepercayaan diri dan kemandirian mahasiswa baru. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 2 (2).

Baron, Robert A, Byrne, Donn. (2004). Psikologi Sosial Jilid 1 Edisi Kesepuluh. Jakarta: Erlangga.

Bilicha, P.N., Bachry, P.N., Rakhmandari, R.A., & Rusdi, A. (2019). Komunikasi interpersonal mahasiswa ditinjau dati tawadhu’ dan penyesuaian diri. Jurnal Psikis. 5 (2), 109-118

Diferiansyah, O. (2015). Perbedaan Tingkat Kecemasan Antara Mahasiswa Kedokteran Tingkat Pertama yang Tinggal Indekos dengan yang Tinggal Bersama Orangtuanya. Skripsi. Fakultas Kedokteran. Universitas Lampung.

Estiane, U. (2015). Pengaruh dukungan sosial sahabat terhadap penyesuaian sosial mahasiswa baru di lingkungan perguruan tinggi. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 4 (1), 29-40.

Hidayati, K., & Listyani, E. (2010). Pengembangan instrument kemandirian belajar mahasiswa. Jurnal Peneitian dan Evaluasi Pendidikan. 14 (1), 84-99.

Indrianie, E. (2012). Culture Adjustment Training untuk Mengatasi Culture Shock pada Mahasiswa Baru yang Berasal dari Luar Jawa Barat. Jurnal Insan, 14, 149-158.

Irfan, M. & Suprapti, V. (2014). Hubungan self-efficacy dengan penyesuaian diri terhadap perguruan tinggi pada mahasiswa baru Fakultas Psikologi Universitas Airlangga. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 3 (3), 172-178.

Kertamuda, F., & Herdiansyah, H. (2009). Pengaruh strategi koping terhadap penyesuaian diri mahasiswa baru. Jurnal Universitas Paramadina, 6 (1), 11-23.

Kholidah, E. N., & Alsa, A. (2012). Berpikir positif untuk menurunkan stres psikologis. Jurnal Psikologi, 39 (1), 67–75.

Latipah, E. (2010). Strategi self-regulated learning dan prestasi belajar: Kajian meta analisis. Jurnal Psikologi, 37 (1), 110-129.

Locke, E.A., & Latham, G. P. (1990). A theory of goal setting and task performance. Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice Hall.

Maslow, A.H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50, 370-396.

McClelland, D. (1966). That urge to achieve. THINK Magazine, 32(6), 19-23.

Muharomi, L.S. (2002). Hubungan antara tingkat kecemasan komunikasi dan konsep diri dengan kemampuan beradaptasi mahasiswa baru. Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Diponegoro.

Mulyaningsih, I.E. (2014). Pengaruh interaksi sosial keluarga, motivasi belajar, dan kemandirian belajar terhadap prestasi belajar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 20 (4). 441-451.

Myrick, R.D. (2003). Developmental guidance and counseling: A practical approach (4th ed.). Minneapolis, MN: Educational Media Corporation.

Noor, A. H. (2015). Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill) di Pondok Pesantren dalam Meningkatkan Kemandirian Santri. Empowerment. Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah, 4 (1), 1-31.

Nurhayati, E. (2011). Psikologi Pendidikan Inovatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Prasetiyo, A., & Andriani, I. (2011). Hubungan antara kecerdasan emosi dengan subjective well being pada mahasiswa tingkat pertama.

Pratiwi, I.D., & Laksmiwati, H. (2016). Kepercayaan diri dan kemandirian belajar pada siswa SMA Negeri X. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 7 (1), 43-49.

Rahma, A. (2016). Hubungan penyesuaian diri dengan kemandirian belajar pada Siswa Kelas X SMA Excellent Al-Yasini yang tinggal di pondok pesantren. Skripsi. Fakultas Psikologi. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Riyono, B. (2012). Motivasi dengan perspektif psikologi Islam. Yogyakarta: Quality Publishing.

Samruayren, B., Enriquez, J., Natakuatoong, O., & Samruayren, K. (2013). Self-regulated learning: A key successful learner in online learning environments in Thailand. Journal Educational Computing Research, 48 (1), 45-69.

Santrock.J.W. (2003). Adolescence. Perkembangan Remaja. Edisi keenam. Jakarta: Erlangga.

Sanusi, U. (2012). Pendidikan kemandirian di pondok pesantren. Jurnal Pendidikan Agama Islam. Ta’lim. 10 (2), 123-139.

Sardiman, A.M. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Grafindo.

Sari, R.P., Rejeki, T., & Mujab, A. (2006). Pengungkapan diri mahasiswa tahun pertama Universitas Diponegoro ditinjau dari jenis kelamin dan harga diri. Jurnal Psikologi Universitas Diponegoro, 3 (2), 11-25.

Sharma, B. (2012). Adjustment and Emotional Maturity Among First Year College Students. Pakistan Journal of Social and Clinical Psychology, 9 (3), 32-37.

Sukoco, A.S.P. (2014). Hubungan sense of humor dengan stres pada mahasiswa baru Fakultas Psikologi. Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, 3 (1), 1-10.

Sunarsih, T. (2009). Hubungan antara motivasi belajar, kemandirian belajar, dan bimbingan akademik terhadap prestasi belajar mahasiswa di STIKES A. Yani Yogyakarta. Tesis. Program Pasca Sarjaa. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Wahyuni, E.N. (2017). Mengelola stress dengan pendekatan cognitive behavior modification (studi eksperimen pada mahasiswa baru Pendidikan Agama Islam) FITK UIN Maliki Malang. Jurnal Tadrib, III (1), 99-117.

White, R.W. (1959). Motivation reconsidered: The concept of competence. Psychological Review, 66(5), 297-333.

Widuri, E. L. (2012). Regulasi emosi dan resiliensi pada mahasiswa tahun pertama. HUMANITAS (Jurnal Psikologi Indonesia), 9 (2).

Zubir, D.M. (2012). Hubungan Antara Psychological Well-Being dan College Adjustment pada Mahasiswa Tahun Pertama Universitas Indonesia, Universitas Indonesia, 1-3.

Published
2021-04-28
Abstract viewed = 448 times
PDF downloaded = 623 times