KONSTRUKSI IDENTITAS SOSIAL “MUSLIMAH MOTIVATIONS RIAU” DALAM GERAKAN HIJRAH MELALUI INSTAGRAM

  • Titik Endang Rahayu Universitas Islam Riau
  • Eko Hero Universitas Islam Riau
Keywords: Muslimah Motivations Riau, Social Identity, Social Construction Theory, Hijrah Movement

Abstract

This study aims to find out in-depth about the social construction of "Motivasi Muslimah Riau". This study focused on the construction of social identity "Motivasi Muslimah Riau" in the hijrah movement carried out by the community through Instagram social media. The research method used in this study is a descriptive qualitative approach. The subjects in this study found 7 (seven) informants, consisting of the founders, chairman, secretary, social division, and members obtained through purposive sampling technique. Data collection techniques were carried out through semi-structured interviews, observation, and documentation. The technique of checking the validity of the data is using source triangulation. The theory used in this research is the theory of social construction which is divided into 3 (three) stages, namely externalization, objectivation, and internalization. The results of this study indicate that "Riau Muslimah Motivation" passes through 3 (three) stages in social construction theory, namely externalization, objectivation, and internalization. (1) The stage of externalizing the incident process to Muslim women, the process of forming “Muslimah Motivations Riau” which can make Muslim women aware of covering their genitals, the process of introducing themselves to the community, and the process of adjusting to the vision and mission, as well as administrators and members; (2) at the objectification stage there is a process of interaction through social media and directly, so that there is a process of the interaction process, as well as a process of awareness of position in the community by requiring members to be active and come in every activity; (3) the internalization stage occurs in the process of instilling values ​​and beliefs about the obligation to cover the genitals for Muslim women, changes in members who are aware of covering their genitals according to Islamic law and providing good benefits for the surrounding community

Downloads

Download data is not yet available.

References

DAFTAR PUSTAKA
Buku :
Alyusi, Shiefti Dyah. 2016. Media Sosial: Interaksi, Identitas, dan Modal Sosial. Jakarta: Kencana.
Anggito, Albi dan Johan Setiawan. 2018. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jawa Barat: CV Jejak.
Berger, P. L. & Luckmann T. 2013. Tafsir Sosial Atas Kenyataan- Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan. Jakarta: LP3ES.

Bungin, Burhan. 2005. Metode Penelitian Kuantitatif: Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik Serta Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana.

. 2011. Metode Penelitian Kualitatif, Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik dan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana.
. 2013. Sosiologi Komunikasi : Teori, Paradigma, dan Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat. Jakarta: Kencana.
Caropeboka, Ratu Mutialela. 2017. Konsep dan Aplikasi Ilmu Komunikasi. Yogyakarta: Andi.
Effendy, Onong Uchjana. 2013. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
E-Media Solusindo. 2008. Membangun Komunitas Online secara Praktis dan Gratis. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Faturochman, Tyas, Tri Hayuning, Minza, Wenty Marina, dan Lufityanto, Galang. 2012. Psikologi untuk Kesejahteraan Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fitrah, Muh. dan Luthfiyah. 2017. Metodologi Penelitian: Penelitian Kualitatif, Tindakan Kelas & Studi Kasus. Jawa Barat: CV Jejak.
Gunawan, Fahmi, Akbar, Muiz, Abdul, dan Syamsudin. 2018. Religion Society dan Social Media. Yogyakarta: Budi Utama.
Hermawan, Kertajaya. 2008. Arti Komunitas. Jakarta: PT Gramedia Pustaka.
Kurniawan, Deni. 2009. Teknologi Komunikasi dan Informasi dalam Pembelajaran. Bandung: Pendidikan Indonesia University Press.
Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nasrullah, Rulli. 2015. Media Sosial Perspektif Komunikasi, Budaya dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Oktarina, Yetty dan Abdullah, Yudi. 2017. Komunikasi dalam Perspektif Teori dan Praktik. Yogyakarta: CV Budi Utama.

Riswandi. 2009. Ilmu Komunikasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
. 2013. Psikologi Komunikasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Rohimin. 2006. Jihad: Makna & Hikmah. Jakarta: Erlangga
Samovar, Larry A., Porter, Richard E., & McDaniel, Edwin R. 2014. Komunikasi Lintas Budaya Edisi 7. Terjemahan Indri Margaretha Sidabalok. Jakarta: Salemba Humanika.
Santrock, John W. 2003. Adolescence Perkembangan Remaja. Terjemahan Shinto B. Adelar dan Sherly Saragih. Jakarta: Erlangga.
Soekanto, Soerjono. 2010. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.
Sugiyono. 2014. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Syarif, Nasrul. 2019. Komunikasi Kontemporer: Bisnis Islam di Era Digital. Yogyakarta: CV Budi Utama.
Tohirin. 2012. Metode Penelitian Kualitatif dalam Pendidikan dan Bimbingan Konseling. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Usman, Husaini dan Purnomo Setiady Akbar. 2011. Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta: Bumi Aksara.
Widodo. 2012. Cerdik Menyusun Proposal Penelitian: Skrpsi, Tesis & Disertasi (Edisi Revisi). Jakarta: Magna Script Publishing.

Skripsi :
Apsi, Nova Nur. 2019. Identitas Diri Komunitas Breakdance (Studi pada Personal Komunitas Pekanbaru B-Boy Connection). Pekanbaru: Universitas Islam Riau.

Jurnal Online :
Ade Noviana, Ida Ri’aeni, dan Dikhorir Afnan. 2016. Pendekatan Komunikasi dalam Konstruksi Identitas Diri Calon Guru Sekolah Dasar. The 4th University Research Coloquium. 172-183.
Agnia Addini. 2019. Fenomena Gerakan Hijrah Di Kalangan Pemuda Muslim Sebagai Mode Sosial. Journal of Islamic Civilization. 1(2): 109-118.
Endang Supriadi. 2015.Konstruksi Pembentukan Identitas Kampung Digital Samirono. Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama. 9(2): 71-88.
Imam Faisal Hamzah, Charis Agoha, dan Azolla Silviani. 2019. Membangun Identitas Sosial dalam Organisasi Mahasiswa Pascasarjana. Psycho Idea. 17(1): 32-41.
Leni Armayati, Zulriska Iskandar, Ahmad Gimmy P, Siswandi, dan Zainal Abidin. 2019. Proses Dinamika Pembentukan Identitas Sosial pada kelompok: Studi Kasus Geng Motor Ghost Night di Pekanbaru. Jurnal Psikolog. 15(1): 184-190.
Oki Achmad Ismail dan Iqbal Jaya Chasbi. 2018. Konstruksi Identitas kelompok Suporter Flowers City Casuals (Studi Fenomenologi Terhadap Kelompok Suporter Flower City Casuals Dalam Mendukung Persib Bandung). Ensains. 1(2): 83-88.
Prama Yudha Amdan, Jenny Ratna Suminar, dan Nindi Aristi. 2012. Konstruksi Identitas Sosial Penyandang Obsessive Compulsive Disorder. Journal Mahasiswa Universitas Padjadjaran. 1(1): 1-17.

Tutik Sulistyowati. 2019. Model Adaptasi Pekerja Migran Perempuan dalam Mengkonstruksi Identitas Sosial di Negara Tujuan. Jurnal Perempuan dan Anak (JPA). 2(1): 1-12.


Internet :
http://Tentang Muslimah Motivations _ Muslimah Motivations Djakarta.html// (Diakses pada Selasa, 03 Desemeber 2019 Pukul 13.24 WIB)
https://www.instagram.com/mumo_djakarta/ (Diakses pada Rabu, 02 September 2020 Pukul 16:47 WIB)
https://www.instagram.com/unialfi/ (Diakses pada Rabu, 02 September 2020 Pukul 16.55 WIB)
https://www.instagram.com/mumo_riau/ (Diakses pada Kamis, 24 September 2020 Pukul 14:48 WIB)
https://www.instagram.com/muslimahmotivations_/ (Diakses pada Jumat, 25 September 2020 Pukul 14:48 WIB)

Dokumen Lain :
Dokumen “Muslimah Motivations Riau”
Published
2022-01-18
Abstract viewed = 113 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 173 times