Meneguhkan Nilai-Nilai Pluralisme dalam Pendidikan Multikultural Nasional
DOI:
https://doi.org/10.25299/jpim.2026.26964Kata Kunci:
Pendidikan, Multikultural, PluralismeAbstrak
Multikultural dan pluralisme adalah karakter yang tidak dapat dipungkiri dalam sistem pendidikan di Indonesia, khususnya pendidikan agama. Melalui konsep itu, rasa persatuan dalam ranah ukhuwah basyariyah dalam memajukan dan peningkatan mutu pendidikan akan terselenggara; oleh karena itu sistem pendidikan yang menjadikan agama sebagai moral nilai-nilai dan bukan sebagai kelembagaan formal yang dibentuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penelitian-penelitian pluralisme dan multikulturalisme. Strategi yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pola pikir tulisan. Hasil penelitian Pluralisme dan multikulturalisme adalah dua konsep krusial yang saling berhubungan dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang adil, penuh toleransi, dan selaras. Dalam dunia pendidikan di Indonesia, kedua nilai ini tidak hanya penting, tetapi juga sangat urgen untuk diintegrasikan sebagai landasan utama dalam proses pembelajaran, khususnya dalam pendidikan keagamaan. Pluralisme menitikberatkan pada pengakuan terhadap perbedaan keyakinan serta komitmen individu terhadap agamanya sendiri, dengan dibarengi sikap terbuka dan dialog yang konstruktif antarumat beragama. Di sisi lain, multikulturalisme mengajarkan pentingnya menghormati keberagaman budaya, etnis, bahasa, suku, dan latar belakang sosial yang merupakan bagian dari kenyataan hidup masyarakat Indonesia.
Unduhan
Referensi
Affandy, S. (2022). “639-76-2841-3-10-20220301” 3. no.1, hlm. 60-70.
Ahmad, M. A. (2019). KONSEP PENDIDIKAN PLURALISME ABDURRAHMAN WAHID (GUS DUR). Surakarta, 17.
al, et. (2019). “The Implementation of Multicultural Education of Sosial Studies in Indonesia,.” International Journal of Management and Humanities 3, no.12, hlm.34-38.
Aldegether, R. (2020). “Saudi Arabia’s Vision 2030: Approaches to Multicultural Education and Training,.” International Journal of Innovation, Creativity and Change 12, no.8, 92–109.
Ayu Yunitasari, N. (2016). “The Implementation of Multicultural Education in Putera Harapan Junior High School Study Program of Islamic Education Faculty of Tarbiya and Teacher Training State Institute on Islamic Studies” (.
Azzuhri, M. (2012). “Konsep Multikulturalisme Dan Pluralisme Dalam Pendidikan Agama,.” Forum Tarbihyah 10, no.1, 15–28.
Bakar HM, A. (2021). “Cultural Pluralism and Social Connectedness as Predictors of Immigrant Students’ Social Wellbeing and Achievements,”. Journal of Ethnic and Cultural Studies 8, no.4, 154–170.
Fantofik, D., Ardi Widodo, S., & Wildan, M. (2001). PLURALISME DAN MULTIKULTURALISME. Pandawa Jurnal Pendidikan dan dakwah, 129–130.
Fitria Agustianty, E. (2011). “Multikulturalisme Di Indonesia,.” Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical 44, no.8, hlm. 1-7.
Hadijaya, Y., Fahrezi, M., Intan, N., Wasiyem, Zakiah5, N., & Taufiq Azhari, M. (2024). Konsep Multikulturalisme dan Pluralisme dalam Pendidikan. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 7(3), (3101-3108).
Hanum, F. (2012). Pendidikan Multikultural dalam Pluralisme Bangsa. Lemlit UNY.
Iman Maedi, M. (2021). “NilaI-Nilai Multikulturalisme Dalam AL-Qur ’ an: Studi Kasus”. hlm 14.
Kristianus, K. (2017). “The Development of Multicultural Education Model in West Kalimantan,.” JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) 2, no 1, no.149.
Mahfudz, C. (2006). Pendidikan Multikultural. Pustaka Pelajar.
Martin, H. D., Traffanstedt, F. D., & Feldman, S. S. (2023). Content Analysis for a Statewide Substance Use Disorder and Pain Management Curriculum for Health Professional Students (ALAHOPE). Southern Medical Journal, 116(1), 38–41.
Mechling, J. (2004). Cheaters never prosper and other lies adults tell kids: Proverbs and the culture wars over character. In What Goes Around Comes Around. Utah State University Press., 107–176.
Rohimin, Suradi, A., Supian, A., & Rupiah. (2024). Analisis Bentuk-Bentuk Pluralisme Dan Analisis Dasar Keanekaramagan Kultural. Al-Idarah: Jurnal Manajemen Dakwah, 4(1), 45–54.
Ross, M. H. (1993). he Culture of Conflict: Interpretation and Interest in Comparative Perspectiv. Connecticut: Yale University Press.
Ruslan, R. (2022). Perspektif Al-Quran Tentang Pluralisme. Dirasat Islamiah: Jurnal Kajian Keislaman, 3(2), 53–68.
Ruswandi, U., Erihadiana, M., & Saepurahman, A. (2022). “Kajian Riset Pluralisme Dan Multikulturalisme.” 6, 777–787.
Saihu, S. (2020). “Pendidikan Islam Di Era Pluralitas Agama Dan Budaya: Sebuah Kajian Resolusi Konflik Melalui Model Pendidikan Plrualisme,.” Adragogi :Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam 2, 02.
Suyahman. (2016). “Implementation of Multicultural Education In Indonesia Between Expectations and Reality,.” The 2nd International Conference on Science, Technology, and Humanity, hlm.202-215.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Islam Muta'allimin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
