Peran Kelas Menengah dalam Mewujudkan Kebijakan Pemekaran di Provinsi Papua Tahun 2022
DOI:
https://doi.org/10.25299/wedana.2024.15911Keywords:
kelas menengah, pemekaran, mobilisasi sumber daya, gerakan sosialAbstract
Kelas menengah memiliki peran penting dalam membentuk kebijakan pemekaran wilayah di Indonesia. Pemekaran wilayah melibatkan pembagian administratif satu wilayah menjadi dua atau lebih, dengan tujuan pengembangan masyarakat dan pembangunan yang merata. Keterlibatan kelas menengah dalam diskursus pemekaran wilayah, terutama di Indonesia, sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran kelas menengah dalam kebijakan pemekaran wilayah di Papua, dengan menggunakan teori mobilisasi sumber daya dan peluang politik. Melalui pendekatan kualitatif dan studi literatur, penelitian ini meneliti isu-isu strategis yang dirumuskan oleh kelas menengah dalam kebijakan pemekaran wilayah Papua dan mobilisasi sumber daya serta peluang politik mereka yang aktif. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa Kelas menengah dan mahasiswa Papua berperan penting dalam perumusan isu strategis kebijakan pemekaran. Keterlibatan kelas menengah dan mahasiswa memastikan kebijakan pemekaran lebih inklusif dan berbasis kebutuhan masyarakat. Organisasi mahasiswa memainkan peran sentral dalam mobilisasi dukungan terhadap kebijakan pemekaran. Faktor politik dan struktur negara juga memengaruhi keberhasilan gerakan sosial.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Bagas Islam Mahendra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






