Perspektif Manajemen Sumber Daya Insani : Peran Guru PAI dalam Meningkatkan Kedisiplinan Beribadah Siswa di SMP Babussalam Pekanbaru

Authors

  • Citra Sundayu Universitas Islam Riau
  • Target Muranaki Tarigan Universitas Islam Riau
  • Nur Zannah Silalahi Universitas Islam Riau
  • Rokoniah Nasution Universitas Islam Riau
  • Lala Sartika Universitas Islam Riau
  • Rafi Amsar Harahap Universitas Islam Riau

DOI:

https://doi.org/10.25299/syarikat.2024.vol7(2).30634

Keywords:

Manajemen Sumber Daya Insani, Peran Guru PAI, Kedisiplinan Ibadah Modal Spiritual

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan kedisiplinan beribadah siswa melalui kerangka Manajemen Sumber Daya Insani (MSDI) dan pengelolaan Modal Spiritual (Spiritual Capital) di SMP Babussalam Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tiga guru PAI sebagai informan kunci dan satu kepala sekolah sebagai informan tambahan, observasi partisipatif, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PAI dalam perspektif MSDI diwujudkan melalui tiga fungsi utama, yaitu: (1) motivator, melalui pemahaman teologis tentang keutamaan ibadah, keteladanan (uswah hasanah), dan apresiasi; (2) evaluator, melalui pengendalian dan penilaian kedisiplinan ibadah dengan absensi harian, jurnal kegiatan, dan uji praktik ibadah; serta (3) pembimbing, melalui pendampingan, arahan syariat, dan koreksi tata cara ibadah dalam kegiatan Shalat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, dan Jumat Mubarakah. Faktor pendukung meliputi sinergi sekolah dan orang tua, ketersediaan sarana ibadah, serta keteladanan guru. Faktor penghambat mencakup kesadaran internal sebagian siswa, pengaruh teman sebaya, dan keterbatasan pengawasan di luar sekolah. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan fungsi MSDI oleh guru PAI berperan dalam membentuk integritas, etika, dan kedisiplinan ibadah siswa. Keterbatasan penelitian terletak pada fokus satu sekolah dan pengamatan yang dominan berlangsung selama aktivitas sekolah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, V. I., & Lutfayanti, L. (2018). Pembiasaan Zikir Pagi dalam Pembentukan Karakter Disiplin Siswa MI Ma'arif Sunan Drajat https://doi.org/10.30736/adk.v12i02.176 Lamongan. Akademika, 12(2), 145–158.

Ahyan, M., Sya'bani, Y., Yudha, E., & Tama, Y. (2023). Pelaksanaan Program Pendampingan Tadarus Al Qur'an di Madrasah Aliyah Negeri 2 Gresik. Tamaddun: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan, 24(2), 63–75..

Ali-Adam, M. K. (2017). Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa dalam Shalat Berjamaah di Sekolah Samarddee Witya Pattani Thailand (Skripsi tidak diterbitkan). Jurusan Pendidikan Agama Islam, FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang.

Annisa. (2019). Penanaman Kedisiplinan Beribadah dalam Membentuk Karakter Siswa. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 45–58.

Danuwara, P., & Giyoto, G. (2024). Penanaman Karakter Religius dan Karakter Disiplin melalui Pembiasaan Sholat Dhuha di Madrasah Ibtidaiyah. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 7(1), 31–40.

Diga, L. N. (2021). Peran Guru Fiqih Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Beribadah Siswa di MAN Purbalingga (Skripsi tidak diterbitkan). Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Purwokerto, Purwokerto.

Hidayah, U., et al. (2022). Rekonstruksi Evaluasi Pendidikan Moral dan Peran Guru sebagai Motivator. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 69–81.

Jeumpa, N., et al. (2020). Strategi Guru dalam Meningkatkan Disiplin Belajar Aqidah Akhlak Siswa. Serambi Tarbawi, 8(1), 99–112.

Junaidi, dkk. (2023). Pengembangan Manajemen Sumber Daya Manusia Pada Lembaga Pendidikan Islam. Jurnal On Education, 5(3), 10043–10052.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). New Jersey: Pearson Education.

Mardania. (2022). Kedisiplinan Beribadah dan Pengaruhnya terhadap Moralitas Remaja. Jurnal Studi Agama Islam, 10(2), 89–102.

Moleong, L. J. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Nurhalim, A. (2012). Buku Lengkap Panduan Shalat. Jakarta: Belanoor.

Pasaribu, D. S., et al. (2017). Peran Guru Evaluator dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. EduFisika, 2(1), 61–69.

Prastawa, I. (2019). Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SMA Muhammadiyah 3 Surakarta Tahun Pelajaran 2018/2019 (Skripsi tidak diterbitkan). Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.

Rohana, E., Talip, Y. A., & Nurfadilah, R. (2023). Peran Guru PAI dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa melalui Kegiatan Keagamaan. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(9), 6507–6512.

Rohman, N. (2019). Peran Guru Dalam Membentuk Sikap Disiplin Siswa Kelas V di MIN 1 Jombang (Skripsi tidak diterbitkan). Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, FITK UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang.

Rokmah. (2021). Penanaman Disiplin Beribadah dalam Membentuk Karakter Muslim. Jurnal Studi Islam, 14(2), 112–125.

Setiawan, R. A. (2023). The Future of Islamic Banking and Finance in Indonesia: Performance, Risk and Regulation. London: Routledge.

Sugiyono. (2014). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.

Susandi, A., et al. (2020). Pendidikan Life Skills dalam Penanaman Nilai-Nilai Agama Islam di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2), 95–111.

Syafrin, Y., Kamal, M., Arifmiboy, A., & Husni, A. (2023). Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Educativo: Jurnal Pendidikan, 2(1), 72–77. https://doi.org/10.56248/educativo.v2i1.111

Wahid, A. F. M. (2024). Peran Guru PAI dalam Membentuk Karakter Kedisiplinan Siswa melalui Kegiatan Keagamaan (Jamaah Sholat Dhuha) di SMA Ma'arif Pandaan. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(7), 407–413.

Downloads

Published

2024-12-30