Program Cicil Emas "Gold To Baitullah" BSI dalam Perspektif Fiqih Muammalah
DOI:
https://doi.org/10.25299/syarikat.2026.vol9(1).27103Keywords:
Fikih Muamalah, Murabahah, Rahn, MultiakadAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep produk Gold To Baitullah (GTB) Bank Syariah Indonesia (BSI) serta mengkaji kesesuaiannya dengan prinsip fikih muamalah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research. Data diperoleh dari Al-Qur'an, hadis, fatwa DSN-MUI, regulasi OJK, dokumen resmi BSI, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut fikih muamalah klasik, emas tetap termasuk barang ribawi sehingga transaksi jual belinya pada dasarnya harus dilakukan secara tunai (yadan bi yadin). Sementara itu, DSN-MUI melalui Fatwa Nomor 77/DSN-MUI/V/2010 membolehkan jual beli emas secara tidak tunai dengan menempatkan emas sebagai komoditas. Produk GTB menggunakan kombinasi akad murabahah dan rahn yang dalam perspektif fikih masih memunculkan perbedaan pendapat terkait penerapan multiakad. Penelitian ini terbatas pada kajian kepustakaan sehingga belum mengevaluasi implementasi GTB secara empiris maupun perspektif para praktisi dan pengguna. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan empiris untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai penerapan dan kepatuhan syariah produk GTB.
Downloads
References
Ascarya. (2021). Akad dan produk bank syariah kontemporer. BI Institute.
Ascarya. (2021). Akad dan produk keuangan syariah kontemporer. BI Institute.
Afnan, C. (2013). Jual beli emas secara tidak tunai: Kajian terhadap Fatwa DSN-MUI Nomor 77/DSN-MUI/V/2010 [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga].
Annisa. (2024). Tinjauan fiqh muamalah terhadap praktik jual beli emas secara murabahah pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Bangkinang Kota [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau].
Antonio, M. S. (2001). Bank syariah: Dari teori ke praktik. Gema Insani.
Antonio, M. S. (2011). Bank syariah: Dari teori ke praktik. Gema Insani.
Aristianti, S., Waluyo, B., & Arman, A. (2021). Pengaruh fluktuasi harga emas, tingkat inflasi, dan non-performing financing terhadap penyaluran pembiayaan produk gadai emas. Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Islam, 3(1).
Asnawir, M. F., & Makka, M. M. (2023). Penerapan manajemen risiko pada produk gadai emas di Pegadaian Syariah Cabang Istiqlal Manado. Kunuz: Journal of Islamic Banking and Finance, 3(1). https://doi.org/10.30984/kunuz.v3i1.660
Arif, M., Zulkifli, Z., Firdaus, F., Hamzah, Z., Alfani, M. H., Nuraini, P., & Sudianto, S. (2025). Meningkatkan Komitmen Organisasi Bank Syariah: Peran Pemberdayaan dan Etika Kerja Islam. Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan, 22(1), 270-280.
Ayubi, M. (2021). Taqabudh pada transaksi emas digital: Analisis fiqh kontemporer. Journal of Islamic Economics, 12(1), 45–60.
Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. (2002). Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 26/DSN-MUI/III/2002 tentang Rahn Emas.
Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. (2010). Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Nomor 77/DSN-MUI/V/2010 tentang Jual Beli Emas secara Tidak Tunai.
Dewi, N. M., Pertiwi, G. P., & Wijayanti, F. (2022). Hybrid contract in Islamic financial services. Al-Iqtishad: Journal of Islamic Economics, 14(1), 111–128. https://doi.org/10.15408/aiq.v14i1.25692
Fadilah, N., Tuttoyyibah, N., & Hannah, A. (2024). Analisis strategi pemasaran produk gadai tabungan emas (Studi kasus Pegadaian Syariah Cabang Sidoarjo). Journal of Social Science and Humanities Research, 2(2), 110–117. https://doi.org/10.56854/jsshr.v2i2.284
Hanggraeni, D. (2019). Manajemen risiko pembiayaan syariah. IPB Press.
Herawan, J., Al Hakim, S., & Setiawan, I. (2023). Jual beli emas tidak tunai dalam perspektif hukum ekonomi syariah. Al-Mashalih: Journal of Islamic Law, 4(1).
Hidayatullah, S. (2020). Strategi menjaga pertumbuhan bank syariah di tengah pandemi COVID-19. Artikel, 2(1), 11.
Bank Syariah Indonesia. (2023). Produk pembiayaan cicil emas Bank Syariah Indonesia.
Ismail. (2020). Perbankan syariah. Kencana.
Kasmir. (2012). Bank dan lembaga keuangan lainnya. PT RajaGrafindo Persada.
Krisnaningsih, D., Fauji, I., Maulidiyah, D., & Saadah, T. P. (2022). Analisis pembiayaan murabahah Bank X Cabang Syariah Surabaya. 8(3), 3032–3046.
Lamtana, & Mayditri, V. (2022). Penerapan prinsip syariah pada akad rahn di lembaga Pegadaian Syariah. Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan, 10(2), 422–440.
Mubarok, A. H. (2017). Mekanisme pasar sekunder dan fungsi lembaganya dalam pasar modal Indonesia. Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia.
Nurjadidah, A. F. (2020). Tinjauan syariah BSI cicil emas. Adz Dzahab: Journal of Islamic Law and Economics.
Nurjanah, A. F. (2020). Tinjauan syariah cicil emas BSI. Adz Dzahab Journal, 4(1), 1–10.
Otoritas Jasa Keuangan. (2013). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang lembaga keuangan non-bank.
Otoritas Jasa Keuangan. (2014). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang penerapan prinsip syariah dalam kegiatan usaha lembaga jasa keuangan syariah.
Otoritas Jasa Keuangan. (2017). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang perlindungan konsumen sektor jasa keuangan.
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Laporan perkembangan perbankan syariah di Indonesia.
Priyanti, Y. (2021). Analisis mekanisme penghimpunan dana tabungan haji dengan akad wadi'ah pada BSI KCP Palembang Merdeka. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah, 1(2), 285.
Roficoh, L. W., & Ghozali, M. (2018). Aplikasi akad rahn pada Pegadaian Syariah. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 3(2). https://doi.org/10.30651/jms.v3i2.1736
S., M. D. F., Abdullah, M. W., & Aqbar, K. (2021). Analisis komoditas emas dengan konsep riba dalam perspektif usul fikih. 7(1), 20–37.
Simah Bengi, E., & Yoland, I. (2025). Prosedur pembiayaan cicil emas pada Bank Syariah Indonesia (BSI): Kajian mekanisme dan implementasinya. Jurnal Equivalen.
Syaikhu. (2020a). Fikih muamalah kontemporer. K-Media.
Syaikhu. (2020b). Fikih muamalah: Memahami konsep dan dialektika kontemporer. K-Media.
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. (2024). Tinjauan fiqh muamalah terhadap praktik jual beli saham syariah melalui aplikasi MOST. http://repository.uin-suska.ac.id/79128/1/GABUNGAN%20KECUALI%20BAB%20IV.pdf
Ulum, K. M., Fuad, A. Z., Khairunnisa, M., Mawadah, R., & Pratama, M. R. A. (2024). Tipologi multiakad dalam fatwa ekonomi digital Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Adzkiya, 12. https://doi.org/10.32332/adzkiya.v12i2.7431


