Determinasi Persepsi dan Kesediaan Petani Membayar Zakat Perkebunan Kelapa Sawit
DOI:
https://doi.org/10.25299/syarikat.2025.vol8(2).26896Keywords:
Persepsi, Zakat Perkebunan, Ekonomi Syariah, Kelapa SawitAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kewajiban membayar zakat perkebunan kelapa sawit. Berdasarkan data BAZNAS Kabupaten Pelalawan, masyarakat Desa Surya Indah Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan yang membayar zakat perkebunan berjumlah 0 orang, yang menunjukkan rendahnya pemahaman masyarakat mengenai zakat perkebunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap zakat perkebunan kelapa sawit di Desa Surya Indah. Kerangka teori yang digunakan adalah persepsi masyarakat yang dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 85 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat pada umumnya setuju dengan adanya kewajiban zakat perkebunan kelapa sawit, namun belum merealisasikannya dalam bentuk pembayaran zakat. Penelitian ini dibatasi pada kajian persepsi masyarakat pemilik atau pengelola perkebunan kelapa sawit di Desa Surya Indah serta tidak membahas aspek pengelolaan, pendistribusian zakat, maupun kebijakan lembaga zakat. Dengan demikian, hasil penelitian ini hanya menggambarkan persepsi masyarakat sesuai dengan ruang lingkup dan metode yang digunakan.
Downloads
References
Ali, M. D. (2019). Sistem ekonomi Islam: Zakat dan wakaf. RajaGrafindo Persada.
Alwi, M. (2017). Syarat-syarat zakat dalam perspektif fiqh Islam. Jurnal Al-Amwal, 9(1), 45–56.
Arif, M. (2015). Zakat sebagai instrumen pembangunan ekonomi umat. Prenadamedia Group.
Astuti, D., & Zulkifli, Z. (2018). Manajemen pengelolaan zakat di UPZ instansi Pemerintah Provinsi Riau. Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan, 15(1), 1–10. https://doi.org/10.25299/jaip.2018.vol15(1).1580
Azzam, A. A. M., & Sayyed Hawwas, A. W. (2015). Fiqh ibadah. Amzah.
Dahlan, R. (2017). Faktor-faktor yang memengaruhi persepsi nazhir terhadap wakaf uang. Jurnal Zakat dan Wakaf, 4(1), 109–120.
Didin, H. (2002). Zakat dalam perekonomian modern. Gema Insani Press.
Hafidhuddin, D. (2002). Zakat dalam perekonomian modern. Gema Insani Press.
Ilfi, N. D. (2008). Zakat pertanian. UIN Malang Press.
Ismail, S. S. (2007). Penerapan zakat dalam bisnis modern. CV Pustaka Setia.
Khasan, M. (2010). Metodologi penelitian kuantitatif. RajaGrafindo Persada.
Mufrain, M. (2018). Akuntansi dan manajemen zakat. Kencana.
Nurhayati, S. (2020). Persepsi masyarakat terhadap pelaksanaan zakat pertanian. Jurnal Ekonomi Islam, 11(1), 67–78.
Rohmaul, L. (2015). Persepsi dan sikap masyarakat terhadap penanggalan Jawa dalam penentuan waktu pernikahan (Studi kasus Desa Jonggrang Kecamatan Barat Kabupaten Magetan). Magetan.
Rusby, Z. (2014). Pemikiran ekonomi dalam Islam: Suatu tinjauan teori dan praktik. RajaGrafindo Persada.
Sanusi, A. (2011). Metodologi penelitian bisnis. Salemba Empat.
Schiffman, L. G., & Kanuk, L. L. (2008). Consumer behavior (10th ed.). Pearson Prentice Hall.
Silaen, S. (2018). Metodologi penelitian sosial untuk penulisan skripsi dan tesis. In Media.
Sugiyono. (2010). Statistik nonparametris untuk penelitian. Alfabeta.
Sugiyono. (2012). Metode penelitian administrasi: Dilengkapi metode R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suyud, M., Prasetyo, E., & Rahmawati, L. (2019). Peran zakat dalam pengentasan kemiskinan dan ketimpangan ekonomi. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 7(2), 101–115.
Thoha, M. (2010). Perilaku organisasi: Konsep dasar dan aplikasinya. RajaGrafindo Persada.
Tim Dosen PAI UNISSULA. (2015). Studi Islam II. RajaGrafindo Persada.
Timothy, S. (2017). Perilaku organisasi (organizational behavior). Salemba Empat.
Wahbah, A. Z. (2011). Fiqh al-zakah (Vol. 1). Dar al-Fikr.
Yarham, M., & Siregar, S. P. (2021). Persepsi masyarakat dalam membayar zakat di BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat. Journal of Islamic Social Finance Management, 2(1), 93–110.


