Perekonomian Digital dan Peran Negara dalam Mewujudkan Kesejahteraan: Refleksi Pemikiran Ibn Khaldun di Era Modern
DOI:
https://doi.org/10.25299/syarikat.2025.vol8(1).21005Keywords:
Perekonomian Digital, Kejahteraan Sosial, Ibn Khaldun, Asabiyyah, Kebijakan NegaraAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perekonomian digital dalam mewujudkan kesejahteraan sosial, dengan mengaitkan pemikiran Ibn Khaldun, terutama tentang konsep asabiyyah dan pemerataan kesejahteraan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research), yang melibatkan kajian literatur dari karya-karya Ibn Khaldun serta sumber sekunder seperti jurnal, artikel, dan laporan kebijakan terkait perekonomian digital. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi hubungan antara kebijakan negara dalam perekonomian digital dan prinsip-prinsip pemikiran Ibn Khaldun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negara memiliki peran penting dalam mengatur perekonomian digital agar manfaatnya merata, sesuai dengan pemikiran Ibn Khaldun mengenai solidaritas sosial dan kesejahteraan bersama. Nilai-nilai seperti keadilan distribusi, peran aktif negara dalam pembangunan, serta penguatan ikatan sosial menjadi landasan penting dalam menghadapi tantangan ketimpangan digital di era modern. Ruang lingkup penelitian ini masih bersifat konseptual dan berbasis studi literatur, sehingga belum mencakup data empiris atau studi kasus konkret di negara tertentu. Sehingga, untuk menerapkan temuan ini ke dunia nyata dan dalam era modern perlu dilakukan penelitian tambahan dengan pendekatan empiris.
Downloads
References
Abbadi, S. (2004). Ibn Khaldun contribution to the science of economics. Journal of Al Azhar University-Gaza, 7(1), 41–49.
Arif, M., & Alfani, M. H. (2024). Strengthening of Human Resources and Assistance for Sharia-Based Micro Enterprises. Journal Inclusive Society Community Servies, 2(2), 47-56.
Demirel, D. (2024). Sociological and political origins in Ibn Khaldun’s state theory. Journal of Historical Sociology, August, 1–12. https://doi.org/10.1111/johs.12473
Djeflat, A. (2020). Sciences, technology, and social inequality in the Arab world: An analysis from the Maghreb. Sociologies in Dialogue, 8(2), 199–225. https://doi.org/10.1163/22131418-00802004
Erliana, L., & Normawati, Y. I. (2024). Pemikiran Ibnu Khaldun tentang pendidikan Islam dan relevansinya dengan pendidikan Islam kontemporer. Mauri Duna: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 129–145. https://doi.org/10.37274/mauriduna.v5i1.1308
Fromherz, A. J. (2018). Ibn Khaldun: Life and times. Edinburgh University Press.
Fuchs, C. (2024). Ibn Khaldûn and the political economy of communication in the age of digital capitalism. Critical Sociology, 50(4–5), 727–745. https://doi.org/10.1177/08969205231206488
Halim, A. A., Roslan, M., Nor, M., Zaki, A., Ibrahim, B., Ahmad, F., & Abdul, F. (2012). Ibn Khaldun’s theory of ‘Asabiyyah and its application in modern Muslim society. Middle-East Journal of Scientific Research, 11(9), 1232–1237. https://doi.org/10.5829/idosi.mejsr.2012.11.09.227010
Islahi, A. A. (2015). Ibn Khaldun’s theory of taxation and its relevance today. Turkish Journal of Islamic Economics, 2(2), 1–19. https://doi.org/10.15238/tujise.2015.2.2.1-19
Khan, S. (2023). Mapping the digital divide: Bridging inequalities in access to information and technology. Policy Journal of Social Science Review, 2(2), 48–55.
Kholiq, M., Fikriadi, M., & Sahnan, M. (2022). Ibn Khaldun economic thought: A literature review and bibliometric analysis. Islamic Economics and History, 1(1). https://doi.org/10.58968/ieh.v1i1.183
Melina, F., Arif, M., & Hasta, W. (2019). Penerapan Sistem Ekonomi Islam Oleh Karyawan Pondok Pesantren Dar El Hikmah Dalam Memberikan Kontribusi Untuk Meningkatkan Amal Usaha Yayasan. Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, 2(2), 1-15.
Omonijo, D. O., & Anyaegbunam, M. C. (2020). Exploring the concept of social change in the thought of Ibn Khaldun. Academic Journal of Interdisciplinary Studies, 9(5), 292–303. https://doi.org/10.36941/ajis-2020-0105
Pramono, M. F., Latief, M., & Raflie, A. S. (2024). Asabiyyah concept according to Ibn Khaldun: An effort to overcome Islamic political problems in Indonesia. Perspektif, 13(3), 785–792. https://doi.org/10.31289/perspektif.v13i3.11712
Ramahdani, L., & Ramadhan, A. (2024). Perspektif Islam dalam pengelolaan SDA yang efektif. Journal of Islamic Economic and Law, 1, 51–62. https://doi.org/10.59966 (perlu konfirmasi link ini, karena tidak lengkap)
Rizkiah, S. K., & Chachi, A. (2020). The relevance of Ibn Khaldun’s economic thought in the contemporary world. Turkish Journal of Islamic Economics, 7(2), 70–90. https://doi.org/10.26414/A074
Rohmah, R. M. (2024). Pemikiran pendidikan Ibnu Khaldun dan implementasinya dalam dunia kontemporer. Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(6), 565–576. (Judul jurnal asumsi berdasarkan konvensi umum, harap dikonfirmasi)
Shahidipak, M. (2020). Ibn Khaldun as a paradigm for the past and future of sociology and humanity. Sociology International Journal, 4(5), 153–159. https://doi.org/10.15406/sij.2020.04.00240
Skłodowska, M. C.-. (2025). Digital inequality and sustainable development: Nierówności cyfrowe i rozwój zrównoważony. Przedsiębiorczość i Zarządzanie, 20(1), 96–108. https://doi.org/10.35784/preko.6691
Sudiantini, D., Ayu, M. P., Cheirnel, M., Shawirdra, A., Prastuti, M. A., & Apriliya, M. (2023). Transformasi digital: Dampak, tantangan, dan peluang untuk pertumbuhan ekonomi digital. Jurnal Ekonomi Digital, 1(3).
Surtahman, N. A., & Kamaruzaman, A. F. (2023). Ibn Khaldun dan falsafah sejarah Islam [Ibn Khaldun and the Muslim philosophy of history]. BITARA International Journal of Civilizational Studies and Human Sciences, 6(3), 274–286.
Tsakila, N. F., Wirahadi, M. A., Fadilah, A. A., Simanjuntak, H., & Siswajanty, F. (2024). Analisis dampak fintech terhadap kinerja dan inovasi perbankan di era ekonomi digital. Indonesian Journal of Law and Justice, 1(4), 1–11.
Wilson, T. (2018). Digital means for reducing digital inequality: Literature review. Information and Society, 21, 269–287.


