Analisis Integrasi Etnomatematika dan Nilai Ekonomi Syariah Dalam Praktik Perhitungan Zakat Padi Petani Melayu Siak
DOI:
https://doi.org/10.25299/syarikat.2025.vol8(2).10106Keywords:
Etnomatematika, Nishab, Kadar Zakat, Ekonomi SyariahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan etnomatematika dalam perhitungan nishab dan kadar zakat padi pada petani melayu Siak, kemudian mengetahui nishab dan kadar zakat padi pada petani Melayu Siak, serta mengetahui integrasi nilai ekonomi syariah dan etnomatematika dalam perhitungan nishab dan kadar zakat padi pada petani melayu Siak. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan metode penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data dengan metode triangulasi data, adapun cara penentuan responden pada penelitian ini menggunakan snowball yang berjumlah 16 orang informan, dan lokasi penelitian berada di Ladang Seliau Kecamatan Sungai Apit dan Ladang Kampung Sungai Tengah Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak, serta menggunakan analisis data yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh pertama, diketahui bahwa petani melayu kabupaten siak menggunakan hitungan kaleng dalam menghitung nishab sebesar 100 kaleng dengan kadar zakatnya 10 kaleng. Kedua, Etnomatematika yang ditemui yaitu 1 kaleng padi sama dengan 12 kg padi setara dengan 7 kg beras. Hal ini terdapat perbedaan antara hitungan etnomatematika pada nishab petani padi melayu yang berlebih dari kaidah hukum zakat yang telah disepakati oleh para jumhur ulama. Hasil konversi nishab zakat padi yang di tetapkan dalam hukum zakat yaitu sebesar 1.119,242 kg padi atau 93,270 kaleng. Kadar zakat yang seharusnya di keluarkan adalah sebesar 5% dikarenakan menggunakan irigasi pengairan tanaman serta biaya tanam yang telah di keluarkan. Ketiga, perbedaan nishab dan kadar zakat pada petani melayu yang mana lebih banyak dari kaidah fikih zakat dapat menyebabkan penundaan pengumpulan dan pendistribusian zakat kepada 8 asnaf. Penundaan ini akan berdampak pada kemashlahatan asnaf itu sendiri.
Downloads
References
Basri, H. (2010). Fiqih Ibadah: Panduan Ibadah Seorang Muslim. Pekanbaru: Suska Press.
Basri, H. (2010). Fiqih Ibadah: Panduan Ibadah Seorang Muslim. Pekanbaru: Suska Press.
Beik, I. S., & Arsyianti, L. D. (2010). Analisis Ekonomi Pertanian Ibn Khaldun. IQTISHODIA: Jurnal Ekonomi Islam Republika, 5-8.
Effendy, T. (2013). Kearifan Pemikiran Melayu. Pekanbaru: Tenas Effendy Foundation.
Hasanudin. (2017). Etnomatematika Melayu: Pertautan Antara Matematika Dan Budaya Pada Masyarakat Melayu Riau. Jurnal Sosial Budaya, 14(2). p.136-149.
Iqbah, U., Hussin, N., & Seman, A. A. (2015). Sejarah Perkembangan Ekonomi Semenanjung Tanah Melayu Dan Sifat Ekonomi Masyarakat Melayu Era Pra-Kolonial. IMAN; International Journal of the Malay World and Civilisation, 3(2).
Moklis, N. A., & Hamat, Z. (2019). Perakaunan Zakat Pertanian dalam Kitab Al-Amwal. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
Mujahidin, A. (2013). Ekonomi Islam: Sejarah, Konsep, Instrument, Negara, Dan Pasar. Jakarta: Rajawali Pers.
Nurnasrina, & Putra, P. A. (2021). Penguatan Bank Syariah Sebagai Amil Zakat. Yogyakarta: Kalimedia.
Qardawi, Y. (2006). Hukum Zakat, Alih Bahasa Salman Harun, Didin Hafidhuddin, dan Hasanuddin, cet.9. Jakarta: Litera AntarNusa.
Rahman, E., Marni, T., & Zulkarnain. (2003). Alam Melayu; Sejumlah Gagasan Menjemput Keagungan. pekanbaru: unri press.
Riduwan. (2018). Dasar-Dasar Statistika. Bandung: Alfabeta.
Risdiyanti, I., & Prahmana, R. C. (2020). Ethnomathematics Teori dan Implementasinya: Suatu Pengantar. Bantul: UAD Press.
Rusby, Z. (2014). pemikiran ekonomi dalam islam. pekanbaru: pusat kajian pendidikan islam FAI UIR.
Sahroni, O., Suharsono, M., Setiawan, A., & Setiawan, A. (2020). Fikih Zakat Kontemporer. Depok: Rajawali Press.
Sanusi, A. (2017). Metodologi Penelitian Bisnis. Jakarta: Salemba Empat.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Suwardi. (2008). Dari Melayu ke Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Belajar.


