Perilaku Kekerasan Yang Dialami Oleh Anak Yang Berkonflik Dengan Hukum Dalam Masa Rehabilitasi Di Lembaga X (Studi Kasus Pada Anak R dan K).
DOI:
https://doi.org/10.25299/sisilainrealita.2023.18549Kata Kunci:
Violent behavior, children, rehabilitationAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Bagaimana Perilaku Kekerasan Yang Dialami Oleh Anak Yang Berkonflik Dengan Hukum Dalam Masa Rehabilitasi Di Lembaga X (Studi Kasus Pada Anak R Dan K). Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif diaplikasikan didalam penelitian ini. Studi kasus menjadi pendekatan utama pada penelitian ini untuk memahami Perilaku Kekerasan Yang Dialami Oleh Anak Yang Berkonflik Dengan Hukum Dalam Masa Rehabilitasi Di Lembaga X. Data di kumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Dibantu dengan menganalisa menggunakan teori kekerasan dari johan Galtung kekerasan langsung (Direct violance). Dari hasil penelitian merujuk kepada Perilaku Kekerasan Yang Dialami Oleh Anak Yang Berkonflik Dengan Hukum Dalam Masa Rehabilitasi Di Lembaga X ( Studi kasus anak R dan K) yang menjadi subjek pada penelitian ini. Bentuk – bentuk perilaku kekerasan yang dialami oleh R dan K merupakan bentuk kekerasan fisik dan psikologis dimana bentuk kekerasan tersebut terjadi akibat luapan emosi dari beberapa pelaku kekerasan dipicu oleh anak-anak melarikan diri dari Lembaga X tersebut dimasa rehabilitasi.
Unduhan
Referensi
Al Fahri, M., & Zulherawan, M. (2024). Pembinaan Terhadap Anak Berhadapan Hukum Kasus Asusila (Studi Kasus Kemensos RI Sentra Abiseka Pekanbaru (Kantor Wilayah Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat dan Sumatera Utara). JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora, 7(2).
Asikin, A. D. (2004). Pengantar Metode Penelitian Hukum . Jakarta: Pt. Raja Grafindo Persada
Hufad, A. (2003). Perilaku Kekerasan: Analisis Menurut Sistem Budaya Dan Implikasi Edukatif. Mimbar Pendidikan, 22(2), 52-61.
Kandar, K., & Iswanti, D. I. (2019). Faktor Predisposisi Dan Prestipitasi Pasien Resiko Perilaku Kekerasan. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 2(3), 149-156.
Khaninah, A. N., & Widjanarko, M. (2016). Perilaku Agresif Yang Dialami Korban Kekerasan Dalam Pacaran. Jurnal Psikologi Undip, 15(2), 151-160.
Martono, Nanang. 2012. Kekerasan Simbolik Disekolah (Sebuah Ide Sosiologi Pendidikanpierre Bourdieu). Jakarta : Pt Rajagrafindo Persada
Pardede, J. A., Siregar, L. M., & Halawa, M. (2020). Beban Dengan Koping Keluarga Saat Merawat Pasien Skizofrenia Yang Mengalami Perilaku Kekerasan. Jurnal Kesehatan, 11(2), 189-196.
Sahetapy, 1983. Kejahatan Kekerasan Suatu Pendekatan Interdispipliner. Surabaya: Sinar Wijaya
Sholikhati, Y., & Herdiana, I. (2015). Anak Berkonflik Dengan Hukum (Abh), Tanggung Jawab Orang Tua Atau Negara. In Seminar Psikologi Dan Kemanusiaan (Pp. 464-469).
Suparman Marzuki. (2006). Kekerasan Dan Ketakutan Pada Kekerasan. Unisia, 29, 317–330.Doi:10.20885/Unisia.Vol29.Iss61.Art7
Zulherawan, M. (2022). UPAYA PENANGANAN TERHADAP ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL (Studi Kasus DP2KBP3A di Kabupaten Kuantan Singingi). SISI LAIN REALITA, 7(1), 108-121.
Zulherawan, M., Afrianda, R. T., Tutrianto, R., & Joesyiana, K. (2023). Socialization of the Dangers of Drugs and Drug Crime Patterns to High School Students as an Effort to Make Teenagers Clean from Drugs in Pelalawan Regency. Pasundan Community Service Development, 1(2), 59-64.
Zulherawan, M., Hakim, A. R., Tutrianto, R., & Joesyiana, K. (2023). Sosialisasi perlindungan anak dari bahaya narkoba di Kabupaten Pelalawan tahun 2022. Dinamika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1-6.
