Deviant Behavior of Glue Sniffing Among Adolescents (A Study of Five Adolescent Glue Sniffers in Kandis Kota Village).
Keywords:
Behavior, Juvenille Delinquency, Glue SniffingAbstract
This study aims to analyze the factors influencing glue-sniffing behavior among adolescents in Kandis Kota Village. The indicators examined include educational background, economic conditions, daily activities, and other factors that are presumed to contribute to the emergence of such behavior. This research employs a qualitative descriptive method with a case study approach involving twelve informants, consisting of five adolescent glue sniffers, five parents, one local resident, and one village official. The research was conducted in Kandis Kota Village, Siak Regency. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. In addition, this study applies Differential Association Theory to strengthen the analysis. The results indicate that, based on the perspective of Differential Association, glue-sniffing behavior emerges due to peer influence and incorrect social learning processes. Based on the findings, it is recommended that various parties including families, neighbors, the surrounding community, schools, and the village government—be involved in efforts to guide and rehabilitate adolescents who have fallen into gluesniffing behavior.
Downloads
References
Agustina, N. laras. (2019). Pengalaman Adiksi Menghirup Lem Pada Remaja di Kota Manado: Studi Kualitatif. Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES, 1–6, 1–9. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.33846/sf12nk123
Ainulhusnah, P., & Anas, M. (2023). Analisis perilaku mengisap lem (ngelem) pada siswa di SMP Negeri 27 Makassar. Indonesian Journal of Pedagogical and Social Sciences, 2(2), 195–202. https://doi.org/10.26858/.v2i2.47245
Amanda, P, M., Humaedi, S., & Santoso, B, M. (2017). Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Remaja. Jurnal Oenelitian dan PPM, 4(2), 229–345.
Anggita, A. D., Purnamasari, I., & Rais, R. (2021). ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU MENYIMPANG PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI SD NEGERI PLEBURAN 03 SEMARANG. Harmony, 6(1), 1–5.
Anggraini, H. Y., & Ismail, I. (2023). Strategi Manajemen Kesiswaan Dalam Upaya Mengatasi Perilaku Menyimpang. Jurnal Isema : Islamic Educational Management, 8(1), 61–76. https://doi.org/10.15575/isema.v8i1.25217
Anisa Marieta, & Keri Lestari. (2022). Narrative Review : Rokok Dan Berbagai Masalah Kesehatan Yang Ditimbulkannya. Farmaka, 20, 56–63.
Azhar, J. K., Hikmah, S. A. D., Abimayu, R., & Santoso, M. B. (2022). Pembentukan Identitas Diri Remaja Pecandu Hisap Lem. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 2(3), 449. https://doi.org/10.24198/jppm.v2i3.37831
Chomariah, S. (2015). Perilaku Mengisap Lem Pada Anak Remaja. Sosiologis, 2(2), 1–11.
Dayani, S. D. (2020). PERAN GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MENANAMKAN SIKAP PERILAKU SISWA KELAS VII MTs AL-WASHLIYAH GEDUNG JOHOR. Taushiah: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Kemasyarakatan, 10(2), 81–91. https://doi.org/10.30743/taushiah.v10i2.3271
Dwi S, et. a. I. M. (2022). Survei Nasional Penyalahgunaan Narkoba 2021. Pusat Penelitian , Data, dan Informasi Badan Narkotika Nasional, 2(3), 405.
Elisabet, A., Rosmaida, A., Pratama, A., Jonatan, J., Kristiana, K., Teresia, S., & Yunita, S. (2022). Penyalahgunaan Narkoba Dikalangan Remaja: Bahaya, Penyebab, Dan Pencegahannya. Jurnal Multidis. Jurnal Multidisiplin Indonisia, 1(3), 877–886.
Erawan, S. (2013). Norma Subjektif Perilaku Buang Air Besar di Pesisir Pantai Tuban Jawa Timur. 34.
Erika Puspita, S. (2019). Hubungan antara kepribadian neuroticism dan konformitas teman sebaya terhadap perilaku impulsif buying produk fashion remaja SMA 2 Surabaya. Skripsi, 1–2.
Hardiyanto, S., & Romadhona, E. (2018). Remaja Dan Perilaku Menyimpang. Jurnal Interaksi, 23–32.
Horman, Y. Y., Mokalu, B., & Purwanto, A. (2018). Peran Keluarga dalam Mencegah Perilaku Menyimpang. Jurnal Administrasi Publik, 4(53), 1–15.
Jalaluddin Rakhmat, 2003). (n.d.). perilaku menyimpang. 14–38.
Jamilah, A., & Putra, A. W. (2020). Pengaruh Labelling Negatif Terhadap Kenakalan Remaja. ADLIYA: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan, 14(1), 65–80. https://doi.org/10.15575/adliya.v14i1.8496
Marza Alfariza, N., Muchsin, S., & Rahman Ilyas, T. (2024). Strategu peningkatan Kualitas Kinerja Pelayanan Publik pada Aparatur Sipil di Kelurahan Samaan. Respon Publik, 18(1), 82–89.
Muhammad Al Zuhir, F. D. (2021). Masalah Penggunaan Etanol dalam dunia Medis. dok. Journal Of Law. Society and Islamic Civilixation, 9(1), 40.
Muhammad Anas, Aswar, F. (2023). Identifikasi Kebutuhan Psikologis Remaja. LP2M Universitas Negeri Malang, 982–990.
Nadack, W. (2022). Tinjauan Umum Tentang Narkotika. Indonesia Publishing House, 122.
Notoatmojo. (2010). Teori Perilaku Pada Respon Terhadap Stimulus. Journal of Geotechnical and Geoenvironmental Engineering ASCE, 120(11), 259.
Oktaviani, S., Hasanah, U., & Utami, I. T. (2022). Penerapan Terapi Menghardik dan Menggambar Pada Pasien Halusinasi Pendengaran (Application Of Rebuke And Drawing Therapy In Hearing Hallucination Patients. Jurnal Cendikia Muda, 2(3), 407–415.
Primawati, A. (2007). Ruang Lingkup Perilaku Menyimpang. Pustaka.Ut.Ac.Id, 1–71.
Purniasih, E. (2020). Hubungan lingkungan dengan prilaku pencegahan Tuberculosis. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 16–35.
Purwoko, Y. (2019). Memasuki Masa Remaja Dengan Akhlak Mulia.
Rabbani, A. (2024). Edwin M. Lemert. Perbuatan Menyimpang sebagai Hasil Reaksi. Sosiologi79.
Rifandi, M., & Abdy, M. (2023). Suatu Persamaan Diferensial Biasa. Uwais Inspirasi Indonesia, 36(1), 1–126.
Saputra, R. (2022). Penanggulangan dan Pencegahan Narkotika. Jurnal El-Thawalib, 3(4), 743–753. https://doi.org/10.24952/el-thawalib.v3i4.5949.
Saputri, N. M. I., Amri, K., Pulungan, H. R., Daulay, I. R., Siregar, R. W., Sari, I., & Tobing, R. L. (2024). Fenomena Pengguna Zat Adikti Inhalen (Lem) Di Indonesia. Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(1), 126. https://doi.org/10.31604/ristkdik.2024.v9i1.126-132
Setiardi, D. (2017). Keluarga Sebagai Sumber Pendidikan Karakter Bagi Anak. Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam, 14(2). https://doi.org/10.34001/tarbawi.v14i2.619
Soetrisno, S., Trimulya, D. M., & Riyanto, S. (2015). Hubungan Pembelajaran Kesehatan Reproduksi Remaja Dengan Pengetahuan Tentang Napza Siswa Smu Di Surakarta. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 1(3), 196–202. https://doi.org/10.22146/jkr.5751
Stabat, K., & Riadi, R. H. (2022). Kontribusi Keluarga Dalam Upaya Pecegahan Penyalahgunaan Narkotika ( Narkoba ) Di Kalangan Remaja Di Kelurahan. 2, 1–8.
Statistik, B. P. (2013). Monografi Kecamatan Kandis Kabupaten Siak. Badan Pusat Statistik, 3, 15–26.
Sulaiman. (2020). Pergeseran Sosial Perilaku Menyimpang (Teori Fungsional). In Alauddin University Press.
Tasya Alifia Izzani, Selva Octaria, & Linda Linda. (2024). Perkembangan Masa Remaja. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 3(2), 259–273. https://doi.org/10.56910/jispendiora.v3i2.1578
Tualeka Wahid Nur. (2017). Teori Konflik Sosiologi Klasik Dan Modern. Al-Hikmah : Jurnal studi Agama-agama, 3(1), 32–48.
Viera Valencia, L. F., & Garcia Giraldo, D. (2019). Pengaruh Konformitas terhadap Perilaku Seks Pranikah pada Remaja Perempuan di Jakarta Barat. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 2, 6–30.
Yuliani. (2022). Bimbingan Konseling Islam melalui Islamic Story Telling Terhadap Prilaku yang adaptif anak dimadrasah ibtidayah ma’arif wonosobo. 6–26.
Zipora, F. R., Riyadini, C. P., & Wirawan, R. (2023). Bahaya Serta Upaya Penanggulangan Narkoba Pada Generasi Muda Saat Ini. Jurnal Bela Negara, 1(1), 17–23. https://doi.org/10.70377/jbn.v
