Peran Teknologi Ufed Cellebrite Dalam Pengungkapan Kasus Narkotika Pada Bidang Laboratorium Forensik (BIDALABFOR) Polda Riau

Penulis

  • Dinda Dwi Putri Universitas Islam Riau
  • Rio Tutrianto Universitas Islam Riau

Kata Kunci:

Cellebrite UFED, Kasus, Narkotika, Pengungkapan

Abstrak

Salah satu peran teknologi yang digunakan dalam pengungkapan kasus kejahatan, terutama kejahatan narkoba, adalah dengan memafaatkan teknologi yang disebut dengan cellebrite UFED. Cellebrite UFED merupakan perangkat lunak yang dirancang khusus untuk para profesional forensik digital seperti penegak hukum, agen keamanan, dan perusahaan penyelidikan. Software ini memungkinkan pengguna untuk mengumpulkan, menganalisis, dan memulihkan data yang terdapat dalam perangkat mobile seperti ponsel pintar, tablet, dan komputer. Menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam terhadap narasumber. Penelitian ini menjelaskan bahwa UFED Cellebrite dapat mengekstrak berbagai jenis data dari perangkat mobile, termasuk pesan teks, log panggilan, kontak, gambar, video, dan data aplikasi. Alat ini mendukung ribuan model perangkat dari berbagai produsen dan sistem operasi, termasuk Android dan iOS. Alat ini dirancang untuk menjaga integritas data selama proses ekstraksi, memastikan bahwa bukti digital tidak terpengaruh atau diubah. Ini penting untuk menjaga keabsahan bukti dalam konteks hukum dalam pengungkapan kasus seperti halnya kasus narkotika. Selain ekstraksi data, UFED Cellebrite menyediakan alat analisis yang membantu penyelidik mengidentifikasi dan menghubungkan pola dalam data yang diekstraksi. Fitur ini sangat berguna dalam investigasi kriminal seperti para tersangka kejahatan narkotika yang menggunakan alat komunikasi seperti handphone dalam bertransaksi. Dengan otomatisasi dan fitur canggih, UFED Cellebrite meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses pemeriksaan digital. Ini memungkinkan penyelidik untuk bekerja lebih cepat dan dengan lebih sedikit kesalahan. Secara keseluruhan, UFED Cellebrite adalah alat yang sangat efektif dan penting dalam bidang forensik digital, memberikan solusi komprehensif untuk ekstraksi, analisis, dan pelaporan data dari perangkat mobile.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Aliy, M. M. A. S., & Mushlich, S. (2021). Analisis Kinerja Aplikasi Forensik Open-Source pada Ponsel Cerdas Berbasis Android. Jurnal Teknologi Informasi, 15(2), 45–56.

Dhono, A. (2022). Kejahatan Narkotika di Era Digital dan Pendekatan Forensik Digital. Jurnal Kriminologi Indonesia, 18(3), 212–226.

Prastyo, A. B. (2013). Peranan Teknologi Informasi Sebagai Alat Bukti dalam Pengungkapan Tindak Pidana. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Sirojjam, A., & Mushlich, S. (2021). Peran Forensik Digital dalam Penegakan Hukum Pidana di Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum dan Kriminologi, 9(1), 33–47.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 2.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 58.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 143.

Kepolisian Negara Republik Indonesia. (2020). Keputusan Kapolri Nomor Kep/409/II/2020 tentang Pembentukan dan Penataan Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) di Polda Riau.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-09

Cara Mengutip

Dinda Dwi Putri, & Rio Tutrianto. (2026). Peran Teknologi Ufed Cellebrite Dalam Pengungkapan Kasus Narkotika Pada Bidang Laboratorium Forensik (BIDALABFOR) Polda Riau. Sisi Lain Realita Another Side Of Reality Journal Criminology , 10(1), 46–55. Diambil dari https://journal.uir.ac.id/index.php/sisilainrealita/article/view/29385