Kesabaran dalam Mendidik Anak Berkebutuhan Khusus Sekolah Luar Biasa Pelita Nusa Pekanbaru

Authors

  • Ahmad Hidayat Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau

DOI:

https://doi.org/10.25299/jpmpip.2026.30271

Keywords:

anak berkebutuhan khusus, guru, kesabaran profesional, psikoedukasi, pendidikan inklusif

Abstract

ABSTRAK Guru merupakan komponen penting dalam penyediaan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK), khususnya dalam menyesuaikan proses pembelajaran dengan karakteristik, kebutuhan, dan kemampuan setiap siswa. Peran ini menuntut kesiapan psikologis, pengendalian diri, dan kesabaran dalam menghadapi beragam karakteristik dan perilaku anak-anak tersebut. Kesabaran profesional merupakan aspek kunci, karena proses dukungan dapat menghadirkan situasi yang membutuhkan ketahanan, pengaturan emosi, dan penerimaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada guru dan pendidik tentang kesabaran profesional dan strategi penerapannya dalam mendukung anak berkebutuhan khusus. Kegiatan ini dilakukan melalui seminar dan pelatihan berbasis psikoedukasi tentang pendidikan inklusif, diikuti dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif. Sebanyak 15 peserta terdiri dari seluruh staf pengajar dan pendidikan SLB Pelita Nusa Pekanbaru. Inisiatif ini merupakan bagian dari program Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau (UIR) di SLB Pelita Nusa dan dilaksanakan sesuai dengan surat penugasan pembicara (Nomor 1058/A-UIR/5-F.Psi/2026) yang dikeluarkan oleh Dekan Fakultas Psikologi UIR. Kegiatan ini memberikan platform bagi peserta untuk memahami pentingnya kesabaran profesional dan membahas strategi manajemen diri dalam menangani berbagai situasi yang terlibat dalam mendukung anak-anak berkebutuhan khusus. Diharapkan kegiatan ini akan memperkuat kesiapan psikologis guru dan pendidik serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas dukungan dan layanan pendidikan yang diberikan kepada anak-anak tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agyapong, B., Brett-maclean, P., Burback, L., Israel, V., & Agyapong, O. (2023). Interventions to Reduce Stress and Burnout among Teachers : A Scoping Review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(9), 1185–1192. https://doi.org/10.3102/00346543251332919

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman and Company.

Brunsting, N. C., Sreckovic, M. A., & Lane, K. L. (2025). Burnout and occupational wellbeing of special education teachers: Recent research synthesized. Review of Educational Research. 37(4), 681–711. https://doi.org/10.3102/00346543251332919

Fernet, C., Austin, S., Sarah-Geneviève, T., & Marc, D. (2012). Psychology How do job characteristics contribute to burnout ? Exploring the distinct mediating roles of perceived autonomy , competence , and relatedness. European Journal of Work and Organizational Psychology, 1–31. https://doi.org/10.1080/1359432X.2011.632161

Gross, J. J. (1998). The Emerging Field of Emotion Regulation : An Integrative Review. Review of General Psychology, 2(3), 271–299.

Harrison, H. H., & Monika. (2024). Regulasi Emosi dan Stres Kerja Pada Guru Sekolah Luar Biasa. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 8(2), 262–269. https://journal.untar.ac.id/index.php/jmishumsen/article/view/28060

Heward, W. L. (2013). Exceptional children: An introduction to special education (10th ed.).

Indreswari, H., Ilmi, A. M., Bariyyah, K., & Malang, U. N. (2022). Play Therapy Bermuatan Permainam Tradisional untuk Melatih Kemampuan Interaksi Sosial Anak Autis. JKI (Jurnal Konseling Indonesia), 7(2), 65–74. https://ejournal.unikama.ac.id/index.php/JKI/article/view/8280

Iramadhani, D., Fazila, R., Afrilia, E., & Malikussaleh, U. (2024). Psikoedukasi : Intervensi Untuk Memberikan Pemahaman Regulasi Emosi dan Strategi Adaptasi Guru SLB Aneuk Nanggroe Menghadapi Stres dan Frustrasi Akibat Kesulitan dalam Menangani ABK. Jurnal Pengabdian Kolaborasi Dan Inovasi IPTEKS, 2(5), 1667–1673.

Khurriyyah, M. N. (2024). Kesabaran pada Guru Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Negeri Kaliwungu Kudus (Skripsi, IAIN KUDUS). 25–43.

Lukens, E. P., & Mcfarlane, W. R. (2004). Psychoeducation as Evidence-Based Practice : Considerations for Practice , Research , and Policy. 4(3). https://doi.org/10.1093/brief-treatment/mhh019

Rahmanita, A., Hairina, Y., & Musfichin. (2023). Tingkat Kesabaran Pada Guru Pendamping Anak Berkebutuhan Khusus Di SDN-SN Pasar Lama 3 Banjarmasin. 4(3), 174–184. https://doi.org/10.18592/jah.v4i3.6626

Ranta, K., & Gummerus, J. (2024). Psychological interventions for parents of children with intellectual disabilities to enhance child behavioral outcomes or parental well-being: A systematic review, content analysis and effects. Journal of Applied Research in Intellectual Disabilities. https://doi.org/10.1177/17446295241302857

Samsuddin. (2013). Burnout pada terapis anak berkebutuhan khusus. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(2), 108–114. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v1i2.3291

Saputra, A., & Shofiah, V. (2021). Sabar dan Tawakkal Sebagai Solusi dalam Mengatasi Stres Guru Sekolah Luar Biasa. Jurnal Psikologi, 18(1), 73–80. https://doi.org/10.24014/jp.v18i1.14265

Saputri, M. A., Widianti, N., & Lestari, S. A. (2023). Ragam Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 38–53.

Schnitker, S. A. (2012). An examination of patience and well-being. The Journal of Positive Psychology, 7(4), 263–280.

UNICEF Indonesia. (2019). Anak dengan disabilitas dan pendidikan. Unicef Indonesia, 18–20.

Zuhdi, S. H. (2024). Tantangan dalam mendidik anak berkebutuhan khusus di SLB PGRI 01 Kamal. Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI), 2(2), 225–232.

Downloads

Published

2026-10-26

How to Cite

Hidayat, A. (2026). Kesabaran dalam Mendidik Anak Berkebutuhan Khusus Sekolah Luar Biasa Pelita Nusa Pekanbaru. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Penerapan Ilmu Pengetahuan, 7(2), 41–46. https://doi.org/10.25299/jpmpip.2026.30271

Issue

Section

Articles