Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Seledri (Apium graveolens L) dengan Dosis Berbeda Melalui Perendaman terhadap Maskulinisasi Ikan Guppy (Poecilia reticulata)
Keywords:
maskulinisasi, ikan guppy, ekstrak daun seledri, kelulushidupanAbstract
Maskulinisasi ikan guppy (Poecilia reticulata) melalui pemberian hormon sintetis telah banyak dilakukan, namun penggunaan bahan alami sebagai alternatif lebih ramah lingkungan dan aman perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun seledri (Apium graveolens L.) dengan dosis berbeda melalui perendaman terhadap maskulinisasi ikan guppy. Metodologi yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, terdiri dari lima perlakuan, yaitu kontrol (tanpa ekstrak daun seledri) dan empat dosis ekstrak (3 mg/L, 5 mg/L, 7 mg/L, dan 10 mg/L), dengan empat kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun seledri dengan dosis 10 mg/L (P4) menghasilkan persentase ikan guppy jantan tertinggi, yaitu 58,69% dengan tingkat kelulushidupan 99,26%. Perlakuan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan pada maskulinisasi ikan guppy dibandingkan perlakuan lainnya. Dosis ekstrak seledri yang lebih rendah (3 mg/L, 5 mg/L, dan 7 mg/L) juga meningkatkan persentase ikan jantan, tetapi tidak seefektif dosis tertinggi. Kesimpulannya, ekstrak daun seledri dapat digunakan sebagai alternatif alami yang efektif untuk maskulinisasi ikan guppy, dengan dosis 10 mg/L sebagai dosis optimal yang memberikan hasil terbaik tanpa menurunkan kelulushidupan ikan.
Downloads
References
Awaludin, A., Maulianawati, D., & Adriansyah, M. (2019). Potensi ekstrak etanol seledri (Apium graveolens) untuk maskulinisasi ikan cupang (Betta sp). Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 3(2), 101-114. https://doi.org/10.46252/jsai-fpik-unipa.2019.Vol.3.No.2.87
Azima, M. F., Tang, U. M., & Mulyadi, M. (2023). Pengaruh pemberian ekstrak lada hitam dengan dosis berbeda melalui perendaman terhadap maskulinisasi ikan guppy (Poecilia reticulata). Ilmu Perairan (Aquatic Science), 11(3), 151-159. https://doi.org/10.31258/
Bhatnagar, A., & Devi, P. (2013). Water quality guidelines for the management of pond fish culture. International Journal of Environmental Sciences, 3(6), 1980–2009. https://doi.org/10.6088/ijes.2013030600019
Chairunnisa, S., Wartini, N. M., & Suhendra, L. (2019). Pengaruh suhu dan waktu maserasi terhadap karakteristik ekstrak daun bidara (Ziziphus mauritiana L.) sebagai sumber saponin. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, 2503, 488X.
Hidayani, A. A., Fujaya, Y., Trijuno, D. D., & Aslamsyah, S. (2016). Pemanfaatan tepung testis sapi sebagai hormon alami pada pejantan ikan cupang, Betta splendens Refan, 1910. Jurnal Ikhtiologi Indonesia, 16(1), 91-101.
Ichsan, D. N. (2022). Penggunaan ekstrak tanaman seledri (Apium graveolens L.) untuk maskulinisasi larva ikan cupang hias (Betta splendens). Skripsi. Palembang : Universitas Sriwijaya.
Jannah, H. (2016). Pengaruh paranet pada suhu dan kelembaban terhadap pertumbuhan tanaman seledri (Apium graveolens L.). Jurnal Pendidikan Mandala, 1, 56-60.
Malik, T., Syaifudin, M., & Amin, M. (2019). Maskulinisasi ikan guppy (Poecilia reticulata) melalui penggunaan air kelapa (Cocos nucifera) dengan konsentrasi berbeda. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 7(1), 13-24.
Matondang, A. H., Basuki, F., & Nugroho, R. A. (2018). Pengaruh lama perendaman induk betina dalam ekstrak purwoceng (Pimpinela alpina) terhadap maskulinisasi ikan guppy (Poecilia reticulata). Journal of Aquaculture Management and Technology, 7(1), 10-17.
Putra, D. A. (2011). Maskulinisasi ikan guppy (Poecilia reticulata) melalui perendaman induk dalam berbagai aras dosis propolis. Skripsi. Universitas Lampung.
Sektiana, S. P., Zulendra, M. F., Rahardjo, S., & Rina. (2024). The addition of coconut water through feed effective on masculinization of guppy fish (Poecilia reticulata). Indonesian Aquaculture Journal, 19(2), 189-200. http://dx.doi.org/10.15578/iaj.19.2.2024.189-200
Winardi, D., Syarif, A. F., & Robin. (2021). Maskulinisasi ikan guppy (Poecilia reticulata) menggunakan ekstrak daun mensirak (Ilex cymosa) melalui perendaman induk bunting. Jurnal Perikanan Unram, 11(2), 232-242. https://doi.org/10.29303/jp.v11i2.259
Yusrina, W. (2015). Maskulinisasi ikan guppy (Poecilia reticulata) dengan ekstrak cabe jawa (Piper retrofractum Vahl) melalui perendaman induk bunting. Skripsi. Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Zairin, J. M. (2002). Sex reversal: memproduksi benih ikan jantan atau betina. Penebar Swadaya. Jakarta.
Zuhri, N. M., Indrawan, A., & Wiharso. (2021). Kelayakan finansial pemasaran ikan hias guppy (Poecillia reticulatus Peters) pedagang ikan hias di kota Semarang. AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian, 39(2), 130-138. https://doi.org/10.47728/ag.v39i2.339
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Dinamika Akuakultur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












