Pengaruh Pemberian Madu dengan Dosis yang Berbeda terhadap Jantanisasi Ikan Guppy (Poecilia reticulata)
Keywords:
ikan guppy, jantanisasi, madu, Poecilia reticulataAbstract
Penurunan jumlah ikan guppy jantan dalam budidaya menjadi tantangan utama, mengingat ikan guppy jantan memiliki nilai pasar yang lebih tinggi. Penggunaan hormon sintetik dalam proses jantanisasi berisiko tinggi, sehingga diperlukan alternatif alami yang lebih aman dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian madu dengan dosis yang berbeda terhadap jantanisasi ikan guppy (Poecilia reticulata) dan untuk menentukan dosis optimal dalam proses jantanisasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari lima perlakuan dengan tiga ulangan: P0 (kontrol), P1 (5 ml/L), P2 (6 ml/L), P3 (7 ml/L), dan P4 (8 ml/L). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1 (5 ml/L) menghasilkan persentase jantanisasi tertinggi, yaitu 100%, sementara perlakuan P0 (kontrol) menunjukkan persentase jantanisasi terendah, yakni 35%. Di sisi lain, tingkat kelulushidupan larva terbaik tercatat pada perlakuan P0 (kontrol) sebesar 95%, dengan penurunan kelulushidupan pada perlakuan dengan dosis madu yang lebih tinggi. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa dosis madu 5 ml/L merupakan dosis yang paling efektif untuk meningkatkan jantanisasi ikan guppy, tanpa memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap kelulushidupan larva.
Downloads
References
Borg, B. (1994). Androgen in teloist fish. Comparative Biochemistry and Fhyology, 109(6), 219245. https://doi.org/10.1016/0742-8413(94)00063-G
Dwinanti, S. H., Putra, M. H., & Sasanti, A. D. (2018). Pemanfaatan air kelapa (Cocos nucifera) untuk maskulinisasi ikan guppy (Poecilia reticulata). Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 6(2), 117-122.
Effendi, H. (2003). Telaah kualitas air bagi pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan perairan. Kanisius. Yogjakarta.
Herawati, T., Yustiati, A., & Haq, K. L. (2013). Pengaruh lama waktu perendaman induk dalam larutan madu terhadap pengalihan kelamin anak ikan gapi (Poecilia reticulata). Jurnal Perikanan dan Kelautan. 4(3), 117-125.
Ibrahim, A., Syamsuddin, S., & Juliana, J. (2017). Penggunaan madu dalam perendaman induk guppy untuk jantanisasi anakan. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 4(3), 95-100.
Johan, T. I., & Hasby, M. (2021). Effectiveness of sialang forest honey in maleisation of the platy pedang fish (Xiphophorus sp.). Egyptian Journal of Aquatic Biology and Fisheries, 25(1), 953-963.
Karimah, A., Gumilar, I., & Hasan, Z. (2012). Analisis prospektif usaha budidaya ikan hias air tawar di taman akuarium air tawar (TAAT) dan taman mini Indonesia indah (TMII) Jakarta. Jurnal Perikanan Kelautan, 3(3), 145-156.
Kautsari, N., Rahma, S., & Dedy, S. (2015). Pengaruh perendaman larva dengan berbagai dosis madu sumbawa terhadap nisbah jenis kelamin dan pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Ikhtiologi Indonesia. 15(2), 99-106.
Malik, T., Syaifudin, M., & Amin, M. (2019). Maskulinisasi ikan guppy (Poecilia reticulata) melalui penggunaan air kelapa (Cocos nucifera) dengan konsentrasi berbeda. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Universitas Sriwijaya. Palembang. 7(1), 13-24.
Novita, E. S. (2013). Penggunaan madu dalam optimasi produksi ikan guppy (Poecilia reticulata) jantan dengan perendaman waktu yang berbeda. Jurnal Penelitian Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta. Padang.
Nurlina, N., & Zulfikar, Z. (2016). Pengaruh lama perendaman induk ikan guppy (Poecilia reticulate) dalam madu terhadap nisbah kelamin jantan (sex reversal) ikan guppy. Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, 3(2), 75-80.
Priyono, E., Muslim, Y., & Yulisman, Y. (2013). Maskulinisasi ikan gapi (Poecilia reticulata) melalui perendaman induk bunting dalam larutan madu dengan lama perendaman berbeda. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 1(1), 14-22.
Sukmara. (2007). Sex reversal pada ikan gapi (Poecilia reticulata) secara perendaman larva dalam larutan madu 5ml/L. Departemen Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Wahyuningsih, H. E. F. N. I., Rachim, R., & Eko, P. (2018). Efektivitas madu lebah terhadap jantanisasi (maskulinisasi) dengan metode perendaman pada larva ikan nila merah (Oreochromis sp). Jurnal Ruaya, 6(1), 23-29.
Zairin. (2002). Sex reversal : memproduksi benih ikan jantan atau betina. Penebar Swadaya. Jakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Dinamika Akuakultur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.










