Pengaruh Jenis Pakan Alami terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Larva Ikan Tambakan (Helostoma temminckii)

Authors

  • Susi Kurnianti Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, Pekanbaru 28284, Indonesia
  • Muchtar Ahmad Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, Pekanbaru 28284, Indonesia

Keywords:

ikan tambakan, pakan alami, pakan hidup, pertumbuhan

Abstract

Penurunan kelulushidupan dan pertumbuhan pada larva ikan tambakan (Helostoma temminckii) menjadi masalah utama dalam budidaya ikan ini, terutama pada fase awal pertumbuhannya yang memerlukan pakan alami berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian jenis pakan alami yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan larva ikan tambakan. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan, yaitu P1 (100% Artemia), P2 (100% Daphnia), P3 (100% Moina), P4 (100% Tubifex), dan P5 (100% Jentik nyamuk). Larva ikan tambakan yang digunakan memiliki berat rata-rata 0,25 g dan panjang 0,30 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1 (100% Artemia) menghasilkan kelulushidupan tertinggi sebesar 88,88%, dengan pertumbuhan berat tertinggi 1,47 g dan panjang 1,16 cm, serta laju pertumbuhan harian 17,46%. Sebaliknya, perlakuan P4 (100% Tubifex) menunjukkan kelulushidupan terendah (72,22%) dan pertumbuhan yang lebih lambat. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa Artemia merupakan pakan alami yang paling efektif dalam mendukung pertumbuhan dan kelulushidupan larva ikan tambakan, sehingga disarankan sebagai pakan utama dalam pembesaran larva ikan tambakan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adewumi, A. A. (2018). The impact of nutrition on fish development, growth and health. International Journal of Scientific and Research Publications, 8(6), 147-153. https://doi.org/10.29322/IJSRP.8.6.2018.P7822

Agusnimar, A., Marliana, D., Rosyadi, R., Sadikin, K., Hadi, K., & Keliat, E. M. P. (2025). Effect of fermented local agricultural waste on the survival and growth of Asian redtail catfish (Hemibagrus nemurus) fry: a new sustainable approach for advancing Indonesia's aquaculture. Aquaculture, Aquarium, Conservation & Legislation, 18(4), 1858-1867.

Andriani, Y., Pratama, R. I., & Zidni, I. (2023). Enhancing productivity in freshwater and bracket fisheries in Buru District, Maluku Province, Indonesia. International Journal of Scientific Multidisciplinary Research, 1(11), 1427–1436. https://doi.org/10.55927/ijsmr.v1i11.7180

Dadd, R. H. (1971). Size limitations on the infectibility of mosquito larvae by nematodes during filter-feeding. Journal of Invertebrate Pathology, 18(2), 246–251. https://doi.org/10.1016/0022-2011(71)90152-2

Effendie, M. (2002). Biologi perikanan. Yayasan Pustaka Nusatama Yogyakarta. 163 halaman.

Ikhfanisa, F., Rosyadi, R., & Hadi, K. (2024). Pemanfaatan pakan pasta usus ayam terhadap kelulushidupan dan pertumbuhan benih ikan baung (Hemibagrus nemurus). Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur, 4(1), 41-50. https://doi.org/10.25299/jaaa.2024.16445

Kassim, Z., John, A., Chin, L. K., Zakaria, N. F., & Asgnari, N. H. (2014). Sustainable technique for selected live feed culture. Sustainable aquaculture techniques, 105-133. https://doi.org/10.5772/57212

Kaushik, S. J., & Seiliez, I. (2010). Protein and amino acid nutrition and metabolism in fish: current knowledge and future needs. Aquaculture research, 41(3), 322-332. https://doi.org/10.1111/J.1365-2109.2009.02174.X

Kristanto, A. H., Subagja, J., Cahyanti, W., & Arifin, O. Z. (2018). Evaluasi variasi fenotipe dan genotipe populasi ikan tambakan dari jawa barat, kalimantan tengah, dan jambi dengan truss morfometrik dan random amplified polymorphic dna (rapd). Jurnal Riset Akuakultur, 12(3), 203–211. https://doi.org/10.15578/JRA.12.3.2017.203-211

Lee, S., Chowdhury, M. K., Hardy, R. W., & Small, B. C. (2020). Apparent digestibility of protein, amino acids and gross energy in rainbow trout fed various feed ingredients with or without protease. Aquaculture, 524, 735270. https://doi.org/10.1016/J.AQUACULTURE.2020.735270

Li, W., Ai, Q., Mai, K., Xu, W., Luo, Y., & Zhang, Y. (2013). Effects of dietary amino acid patterns on growth and protein metabolism of large yellow croaker (Larimichthys crocea) larvae. Aquaculture, 406, 1-8. https://doi.org/10.1016/J.AQUACULTURE.2013.04.029

Maldonado-Montiel, T. D., & Rodríguez-Canché, L. G. (2005). Biomass production and nutritional value of Artemia sp.(Anostraca: Artemiidae) in Campeche, México. Revista de biología tropical, 53(3-4), 447-454. https://doi.org/10.15517/rbt.v53i3-4.14613

Mudjiman. (1984). Makanan ikan. Penebar Swadaya, Jakarta.

Pathan, J., Shelke, S., Relekar, S. S., Gore, S. B., Telvekar, P. A., Kulkarni, A. K., Sahoo, U. K., & Joshi, H. D. (2022). Maximizing the potential of stunted fish fingerlings through innovative and sustainable aquaculture practices for enhanced growth and production. Current Journal of Applied Science and Technology, 172–184. https://doi.org/10.9734/cjast/2022/v41i484102

Peng, D., Peng, B., Li, J., Zhang, Y., Luo, H., Xiao, Q., Tang, S., & Liang, X.-F. (2022). Effects of three feed attractants on the growth, biochemical indicators, lipid metabolism and appetite of Chinese perch (Siniperca chuatsi). Aquaculture Reports, 23, 101075–101075. https://doi.org/10.1016/j.aqrep.2022.101075

Radhakrishnan, G., Shivkumar, V. S. M., Yashwanth, B. S., Pinto, N., Pradeep, A., & Prathik, M. R. (2020). Dietary protein requirement for maintenance, growth, and reproduction in fish: A review. J. Entomol. Zool. Stud, 8(4), 208-215.

Ubamnata, B., Diantari, R., & Hasani, Q. (2015). Kajian pertumbuhan ikan tembakang (Helostoma temminckii) di rawa bawang latak Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 15(2), 90-99.

Published

2025-12-25

How to Cite

Susi Kurnianti, & Muchtar Ahmad. (2025). Pengaruh Jenis Pakan Alami terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Larva Ikan Tambakan (Helostoma temminckii). Jurnal Dinamika Akuakultur, 1(2), 58–64. Retrieved from https://journal.uir.ac.id/index.php/jda/article/view/26648