Pengaruh Pemberian Pakan Bekicot (Achatina fulica) dengan Dosis Berbeda Terhadap Kelulushidupan dan Pertumbuhan Benih Ikan Gabus (Channa striata)

Authors

  • Vicky Rahmad Rhomadhan Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, Pekanbaru 28284, Indonesia
  • T. Iskandar Johan Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, Pekanbaru 28284, Indonesia
  • Muhammad Hasby Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, Pekanbaru 28284, Indonesia
  • Hisra Melati Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, Pekanbaru 28284, Indonesia
  • Febry Ferdiyanto Purba Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, Pekanbaru 28284, Indonesia

Keywords:

Bekicot , ikan gabus, kelulushidupan, pertumbuhan

Abstract

Pemanfaatan sumber pakan hewani alternatif yang mudah diperoleh berpotensi mendukung efisiensi budidaya benih ikan gabus (Channa striata), salah satunya melalui penggunaan bekicot (Achatina fulica). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian pakan bekicot pada dosis berbeda terhadap kelulushidupan dan pertumbuhan benih ikan gabus. Penelitian dilaksanakan selama 30 hari di Balai Benih Ikan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan dan tiga ulangan: P1 (5%), P2 (10%), P3 (15%), P4 (20%), dan P5 (25%) dari bobot ikan uji. Benih ikan gabus yang digunakan berumur 50 hari setelah kuning telur habis. Parameter yang diamati meliputi kelulushidupan, pertumbuhan berat mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan harian, konversi pakan, serta kualitas air. Hasil menunjukkan kelulushidupan tertinggi diperoleh pada P2 dan P3 (100%) dan terendah pada P5 (90%). Pertumbuhan terbaik secara umum dicapai pada P2, dengan pertumbuhan berat mutlak 1,59 g, pertumbuhan panjang mutlak 1,61 cm, dan laju pertumbuhan harian 5,30%. Nilai konversi pakan terbaik diperoleh pada P1 (0,92). Selama pemeliharaan, kualitas air berada pada kisaran suhu 26–31°C, pH 5–6, oksigen terlarut 3,8–6,2 mg/L, dan amonia 0,07–5,48 mg/L. Disimpulkan bahwa pemberian pakan bekicot pada dosis 10–15% efektif menghasilkan kelulushidupan maksimum, sedangkan dosis 10% memberikan performa pertumbuhan terbaik pada kondisi penelitian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agusnimar, A., Marliana, D., Rosyadi, R., Sadikin, K., Hadi, K., & Keliat, E. M. P. (2025). Effect of fermented local agricultural waste on the survival and growth of Asian redtail catfish (Hemibagrus nemurus) fry: a new sustainable approach for advancing Indonesia's aquaculture. Aquaculture, Aquarium, Conservation & Legislation, 18(4), 1858-1867. https://bioflux.com.ro/docs/2025.1858-1867.pdf

Agusnimar, A., Setiaji, J., Sadikin, K., Marliana, D., Eko Cahyo, F., & Hadi, K. (2023). Pengaruh pemberian pakan fermentasi ampas sagu dan tepung kepala ikan teri dengan persentase berbeda terhadap kelulushidupan dan pertumbuhan benih ikan baung (Hemibagrus nemurus). Jurnal Riset Akuakultur, 18(2), 71-80.

Anggra, A., Muslim, M., & Muslimin, B. (2013). Kelangsungan hidup dan pertumbuhan larva ikan betok (Anabas testudineus) yang di beri pelet dengan dosis berbeda. Fiseries, 2(1), 21-25.

Bara, A. R. P., Rebhung, F., & Lukas, A. Y. H. (2020). Pengaruh pemanbahan tepung daging bekicot (Achatina fulica) dalam pakan terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan bandeng (Chanos chanos, Forskall). Jurnal Aquatik, 3(1), 59-71. https://doi.org/10.35508/aquatik.v3i1.2913

Dibyowati, L. (2009). Keanekaragaman moluska (Bivalvia dan Gastropoda) di : Sepanjang Pantai Carita Pandeglang Banten. Skripsi. Bogor: IPB Bogor.

Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah (DKPD). 2010. Petunjuk teknis pembenihan dan pembesaran ikan nila. Dinas Kelautan dan Perikanan. Sulawesi Tengah.

Effendie, M. (2002). Biologi perikanan. Yayasan Pustaka Nusatama Yogyakarta. 163 halaman.

Ikhfanisa, F., Rosyadi, R., & Hadi, K. (2024). Pemanfaatan pakan pasta usus ayam terhadap kelulushidupan dan pertumbuhan benih ikan baung (Hemibagrus nemurus). Jurnal Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur, 4(1), 41-50. https://doi.org/10.25299/jaaa.2024.16445

Khalil, M., Salamah, S., Zumairi, Z., & Muliani, M. (2021). Kajian kinerja pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan kerapu macan (Ephinephelus fuscogusttatus) menggunakan pakan hewani yang berbeda. Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, 8(2), 118-123. https://doi.org/10.29103/aa.v8i2.4785

Kordi, M. G. H. (2011). Buku pintar budidaya 32 ikan laut ekonomis. Yogyakarta Lily Publisher.

Laoli, D., Waruwu, E., Telaumbanua, B., Zebua, R., & Nazara, R. (2023). Productivity of snakehead fish (Channa striata) as a source of wound healing. Asian Journal of Aquatic Sciences. https://doi.org/10.31258/ajoas.6.2.288-292.

Muliani, M., Asriyana, A., & Ramli, M. (2021). Preferensi habitat ikan gabus [Channa striata (Bloch 1793)] di perairan rawa Aopa, Sulawesi Tenggara. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26(4), 546-554. https://doi.org/10.18343/jipi.26.4.546.

Mulyani, Y. S., Yulisman, Y., & Fitrani, M. (2014). Pertumbuhan dan efisiensi pakan ikan nila (Oreochromis niloticus) yang dipuasakan secara periodik. Jurnal akuakultur rawa indonesia, 2(1), 1-12.

Muslim, M. (2007). Potensi, peluang dan tantangan budidaya ikan gabus (Channa striata) di propinsi Sumatera Selatan. In Prosiding Seminar Nasional Forum Perairan Umum Indonesia IV . 7-12.

Oktavian, T., Rosyadi, R., & Hadi, K. (2023). Pengaruh salinitas yang berbeda terhadap pertumbuhan dan sintasan benih ikan baung (Hemibagrus nemurus). Dinamika Pertanian, 39(3), 283–292. https://doi.org/10.25299/dp.2023.vol39(3).16441

Purwanto, J. (2013). Pengaruh perbedaan persentase pemberian pakan buatan dengan bahan dasar tepung daun lamtoro terhadap pertumbuhan benih ikan lele dumbo (Clarias gariepinus Burchell). Skripsi. Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan.

Radona, D., Subagja, J., & Kusmini, I. I. (2017). Kinerja pertumbuhan dan efisiensi pakan ikan Tor tambroides yang diberi pakan komersial dengan kandungan protein berbeda. Media Akuakultur, 12(1), 27-33.

Rosyadi, R. (2012). Pemberian Spirulina sp dengan dosis berbeda terhadap kelulushidupan dan pertumbuhan benih ikan sepat siam (Trichogaster pectoralis REGAN). Dinamika Pertanian, 27(3), 181-188.

Sahwan, M. F. (2002). Pakan ikan dan udang. Penebar Swadaya. Jakarta.

Spikadhara, E. D. T., Subekti, S., & Alamsjah, M. A. (2012). Pengaruh pemberian pakan tambahan (suplement feed) dari kombinasi tepung cacing tanah (Lumbricus rubellus) dan tepung spirulina platensis terhadap pertumbuhan dan retensi protein benih ikan bandeng (Chanos chanos). Journal of Marine and Coastal Science, 1(2), 81-90.

Yulisman, Y., Fitrani, M., & Jubaedah, D. (2012). Peningkatan pertumbuhan dan efisiensi pakan ikan gabus (Channa striata) melalui optimasi kandungan dalam pakan. Jurnal Lahan Suboptimal, 40(2), 47-55.

Published

2025-12-25

How to Cite

Vicky Rahmad Rhomadhan, T. Iskandar Johan, Muhammad Hasby, Hisra Melati, & Febry Ferdiyanto Purba. (2025). Pengaruh Pemberian Pakan Bekicot (Achatina fulica) dengan Dosis Berbeda Terhadap Kelulushidupan dan Pertumbuhan Benih Ikan Gabus (Channa striata). Jurnal Dinamika Akuakultur, 1(2), 36–43. Retrieved from https://journal.uir.ac.id/index.php/jda/article/view/26596