Uji Peningkatan Lama Perendaman Cacing Sutera Menggunakan Larutan Tepung Kunyit Terhadap Kelulushidupan dan Pertumbuhan Benih Ikan Baung (Hemibagrus nemurus)

Authors

  • Try Syaputra Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, Pekanbaru 28284, Indonesia
  • T. Iskandar Johan Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, Pekanbaru 28284, Indonesia
  • Muhammad Hasby Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, Pekanbaru 28284, Indonesia
  • Hisra Melati Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, Pekanbaru 28284, Indonesia

Keywords:

cacing sutera, ikan baung, kelulushidupan, pertumbuhan, tepung kunyit

Abstract

Optimalisasi kelulushidupan dan pertumbuhan benih ikan baung (Hemibagrus nemurus) penting untuk meningkatkan keberhasilan pembenihan. Salah satu pendekatan yang berpotensi dilakukan adalah pengayaan pakan alami cacing sutera (Tubifex sp.) melalui perendaman menggunakan larutan tepung kunyit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peningkatan lama perendaman cacing sutera dalam larutan tepung kunyit terhadap kelulushidupan dan pertumbuhan benih ikan baung. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan lama perendaman dan tiga ulangan, yaitu P1 (30 menit), P2 (35 menit), P3 (40 menit), P4 (45 menit), dan P5 (50 menit). Benih ikan baung berumur 14 hari (berat awal rata-rata 0,09 g/ekor; panjang 0,7 cm/ekor) dipelihara selama masa penelitian dan diberi pakan cacing sutera yang telah direndam sesuai perlakuan. Parameter yang diamati meliputi kelulushidupan, pertumbuhan berat mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan harian, konversi pakan, serta kualitas air. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama perendaman cacing sutera dalam larutan tepung kunyit berpengaruh sangat nyata terhadap kelulushidupan, pertumbuhan berat dan panjang, laju pertumbuhan harian, serta konversi pakan benih ikan baung. Perlakuan terbaik diperoleh pada perendaman 40 menit (P3), dengan kelulushidupan 98,67%, pertumbuhan berat mutlak 0,44 g, pertumbuhan panjang mutlak 3,47 cm, laju pertumbuhan harian 2,08%, dan konversi pakan 3,73. Disimpulkan bahwa perendaman cacing sutera dalam larutan tepung kunyit selama 40 menit merupakan perlakuan paling efektif untuk meningkatkan kelulushidupan dan pertumbuhan benih ikan baung.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anriyono., Irawan. H., & Putra. W. K. A. (2018). Pertumbuhan benih ikan kakap putih (Lates calcaifer) dengan pemberian dosis pakan yang berbeda. Journal Akuakultur Indonesia, 2(3), 2-9.

Antoni, A. (2022). Pengaruh lama perendaman cacing sutera (Tubifex sp) dalam larutn tepung kunyit terhadap kelulushidupan dan pertumbuhan benih ikan baung (Hemibagrus nemurus). Skripsi. Universitas Islam Riau. 73 halaman.

Azhari, D., & Tomasoa, A. M. (2018). Kajian kualitas air dan pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus) yang dibudidayakan dengan sistem akuaponik. Akuatika Indonesia, 3(2), 84–90. https://doi.org/10.24198/jaki.v3i2.23392

Bertha, A., Siagian, M. R., & Lukistyowati, I. (2016). Survival rate of (Pangasius hypopthalmus) that are immersed ini curcumin (Curcuma domestica V) and were infected by Aeromonas hydrophila. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan, 3(2), 1–11.

Hasibuan, A. A. (2021). Pemberian tepung kunyit dengan dosis yang berbeda pada cacing sutera (Tubifex sp) terhadap kelulushidupan dan pertumbuhan benih ikan baung (H. nemurus) (Doctoral Dissertation), Universitas Islam Riau. 75 halaman.

Ibrahim, Y., Saputra, F., Yusnita, D., & Karim, A. (2020). Evaluasi pertumbuhan dan perkembangan gonad ikan serukan (Osteochilus sp) yang diberi pakan tepung kunyit. Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar, 2(2), 1-6. https://doi.org/10.35308/ja.v2i2.1590

Jamelah, S. F., Praseno, K., & Saraswati, T. R. (2013). Laju pertumbuhan puyuh (Coturnix coturnix Japonica) setelah pemberian tepung kunyit (Curcuma longa) pada pakan. Jurnal Akademika Biologi, 2(4), 1–7

Kordi, K. (2013). Buku pintar bisnis dan budidaya ikan baung. Yogyakarta. ANDI. 238 halaman.

Manunggal, A., Hidayat, R., Mahmudah, S., Sudinno, D., & Kasmawijaya, A. (2018). Kualitas air dan pertumbuhan pembesaran ikan patin dengan teknologi biopori di lahan gambut. Jurnal Penyuluhan Perikanan Dan Kelautan, 12(1), 11–19. https://doi.org/10.33378/jppik.v12i1.97

Mose, I., Manurung, U. N., & Surati, F. (2019). Efektivitas tepung kunyit dalam pakan terhadap kinerja pertumbuhan ikan bawal (Colossoma macropomum). Jurnal Ilmiah Tindalung, 5(1), 7– 13. https://doi.org/10.5281/jit.v5i1.226

Muchdar, F., & Juharni, J. (2016). Penambahan ekstrak kunyit (Curcuma domestica) terhadap pertumbuhan benih ikan nila (Oreochromis niloticus). Prosiding Seminar Nasional Kemaritiman dan Sumber Daya Pulau-Pulau Kecil, 1(1), 20-26.

Najib, M. (2018). Pengaruh penambahan sumber karbon berbeda terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan nila merah (Oreochromis sp) dengan sistem bioflok pada air payau.Skripsi. Universitas Riau. Pekanbaru.

Nurfaidah, A., Hadijah, H., & Indrawati, E. (2024). Efektifitas penambahan suplemen herbal kunyit Curcuma longa Linn pada pelet terhadap pertumbuhan, kelulushidupan, dan efesiensi pakan ikan nila Oreochromis niloticus. Journal of Aquaculture and Environment, 6(2), 80-83. https://doi.org/10.35965/jae.v6i2.3065

Pratikno, H. (2010). Pengaruh ekstrak kunyit (Curcuma Domestica Vahl) terhadap bobot badan ayam broiler (Gallus sp). Anatomi Fisiologi, 18(2), 39–46.

Primaningtyas, A. W., & Hastuti, S. (2015). Performa produksi ikan lele (Clarias gariepinus) yang dipelihara dalam sistem budidaya berbeda. Journal of Aquaculture Management and Technology, 4(4), 51–60.

Pursetyo, K. T., Satyantini, W. H., & Mubarak, A. S. (2011). Pengaruh pemupukan ulang kotoran ayam kering terhadap populasi. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 3(2), 177-182. https://doi.org/10.20473/jipk.v3i2.11604

Putri, I. W., Setiawati, M., & Jusadi, D. (2017). Enzim pencernaan dan kinerja pertumbuhan ikan mas (Cyprinus carpio Linnaeus, 1758) yang diberi pakan dengan penambahan tepung kunyit (Curcuma longa Linn). Jurnal Iktiologi Indonesia, 17(1), 11-20

Raharjo, E. I., & Erdiansyah, M. (2014). Pengaruh persentase pergantian air yang berbeda terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan baung (Hemibagrus nemurus). Jurnal Ruaya: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan, 3(1), 21-25.

Ratnasari, D., Agustomo., & Sri, S. (2012). Pemberian tepung kunyit pada ikan terhadap kelulushidupan benih ikan nila (O. niloticus). Journal Aquaculture and Fish Health.

Rosyadi, R., Agusnimar, A., Hadi, K., Anggi, P., Suharman, I., & Caipang, C. M. A. (2025). Growth performance and nutrient utilization of glass catfish (Kryptopterus lais) larvae in response to varying dietary protein levels. International Journal of Aquatic Biology, 13(3), 42-51. https://doi.org/10.22034/ijab.v13i3.2495

Silalahi, M. (2017). Pemanfaatan Curcuma longa (L.) oleh masyarakat lokal di Indonesia dan kandungan metabolit sekundernya. Jurnal Pro-Life, 4(3), 430–440. https://doi.org/10.33541/pro-life.v4i3.484

Subagja, J., Prakoso, V. A., Arifin, O. Z., Suparyanto, Y., & Suhud, E. H. 2018. Pertumbuhan benih ikan baung (Hemibagrus nemurus) hasil domestikasi pada lokasi dengan ketinggian berbeda. Media Akuakultur, 13(2), 59–65.

Suprayudi, M. A., Indriastuti, L., & Setiawati, M. (2006). Pengaruh penambahan bahan-bahan imunostimulan dalam formulasi pakan buatan terhadap respon imunitas dan pertumbuhan ikan kerapu bebek (Cromileptes altivelis). Jurnal Akuakultur Indonesia, 5(1), 77–86.

Wahyuningsih, S., Gitarama, A. M., & Gitarama, A. M. (2020). Amonia pada sistem budidaya ikan. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(2), 112–125.

Widowati, S., Praseno, K., & Saraswati, T. R. 2012. Pengaruh tepung kunyit (Curcuma longa l) terhadap kadar kolesterol dan kadar trigliserida darah burung puyuh (Coturnix coturnix japonica L). Jurnal Akademika Biologi, 1(1), 50–56.

Published

2025-12-11

How to Cite

Try Syaputra, T. Iskandar Johan, Muhammad Hasby, & Hisra Melati. (2025). Uji Peningkatan Lama Perendaman Cacing Sutera Menggunakan Larutan Tepung Kunyit Terhadap Kelulushidupan dan Pertumbuhan Benih Ikan Baung (Hemibagrus nemurus). Jurnal Dinamika Akuakultur, 1(1), 28–35. Retrieved from https://journal.uir.ac.id/index.php/jda/article/view/26129