Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L) untuk Pengobatan Infeksi Jamur Saprolegnia sp pada Benih Ikan Gurami (Osphronemus gouramy)

Authors

  • Mohd. Irham Alfarisi Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, Pekanbaru 28284, Indonesia
  • T. Iskandar Johan Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, Pekanbaru 28284, Indonesia
  • Andre Sofian Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau, Pekanbaru 28284, Indonesia

Keywords:

antifungal, Carica papaya, gurami, Saprolegnia sp

Abstract

Infeksi jamur Saprolegnia sp. merupakan salah satu masalah utama dalam produksi benih ikan gurami, sementara penggunaan bahan kimia sintetis sebagai antifungal berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap organisme budidaya dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) terhadap penyembuhan infeksi Saprolegnia sp. serta menentukan konsentrasi optimum pada benih ikan gurami (Osphronemus gouramy). Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan konsentrasi ekstrak (0; 0,1; 0,2; 0,3; dan 0,4 g/L) dan tiga ulangan. Benih ikan gurami diinfeksi Saprolegnia sp. kemudian direndam dalam larutan ekstrak selama 6 jam dan diamati selama 10 hari. Parameter yang diamati meliputi waktu penyembuhan dan tingkat kelangsungan hidup, sedangkan kualitas air dipantau selama penelitian. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya berpengaruh nyata terhadap percepatan penyembuhan dan peningkatan kelangsungan hidup benih ikan gurami. Perlakuan dengan konsentrasi 0,4 g/L menghasilkan waktu penyembuhan tercepat dan tingkat kelangsungan hidup tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran optimal untuk kehidupan ikan. Disimpulkan bahwa ekstrak daun pepaya efektif sebagai antifungal alami untuk pengobatan infeksi Saprolegnia sp. pada benih ikan gurami, dengan konsentrasi optimum sebesar 0,4 g/L.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aminah., Prayitno, S. B., & Sarjito. (2014). Pengaruh perendaman ekstrak daun ketapang (Terminalia cattapa) terhadap kelulushidupan dan histologi hati ikan mas (Cyprinus carpio) yang diinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila. Journal of Aquaculture Management and Technology, 3(4), 118-125.

Ariani, N., Monalisa, M., & Febrianti, D. R. (2019). Uji aktivitas antibakteri ekstrak biji pepaya (Carica papaya L.) terhadap pertumbuhan Escherichia coli. JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences), 2(2), 160-166.

Azwar, A. (2020). Pengaruh dosis ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) terhadap penetasan telur ikan bandeng (Chanos chanos Forskall). Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan, 2(1), 73-79. https://doi.org/10.51179/jipsbp.v2i1.345

Bachtiar, Y. (2010). Buku pintar: budi daya dan bisnis gurami. Jakarta: Agromedia Pustaka. 194 halaman.

Djamil, C., Hamzah, H., & Djafar, M. (2023). Pertumbuhan dan efisiensi pakan pada benih ikan gurame yang dipuasakan secara periodik. Nikè: Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 11(2), 077-084.

Febrianto, R. (2022). Pengaruh ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L) untuk pengobatan infeksi jamur Saprolegnia sp pada benih ikan mas (Cyprinus carpio). Skripsi. Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau. 64 halaman.

Jusman, Z., Rukka, A. H., Hasanah, N., Rosyida, E., Widiastuti, I. M., & Putra, A. E. (2022). Pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan gurame (Osphronemus gouramy Lac. 1801) yang diberi pakan cacing sutera (Tubifex sp.) dengan dosis yang berbeda. Journal of Fish Nutrition, 2(1), 62-75. https://doi.org/10.29303/jfn.v2i1.

Kasiati, E., Koniyo, Y., & Juliana, J. (2016). Pengaruh perendaman larutan daun pepaya (Carica papaya) terhadap sintasan benih ikan nila (Orheocromis niloticus) yang terinfeksi parasit Trichodina sp. Nikè: Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 4(2), 50-55. https://doi.org/10.37905/.v4i2.4653

Kharde, M. N., Wabale, A. S., Adhav, R. M., Jadhav, B. D., Wabale, A. M., & Pandey, M. (2010). Effect of plant extracts on the fungal pathogen causing leaf blight of tomato in in vitro. Biology, Environmental Science, Agricultural and Food Sciences.

Kordi, M. G. H. (2013). Budidaya nila unggul. Jakarta: Agromedia Pustaka. 148 halaman.

Lesmana, I., Yusnita, N. A., & Hendrizal, A. (2021). Isolasi dan identifikasi jamur penyebab penyakit pada benih ikan nila (Oreochromis niloticus) dan ikan lele (Clarias gariepinus). Berkala Perikanan Terubuk, 49(1), 767-774.

Oktavian, T., Rosyadi, R., & Hadi, K. (2023). Pengaruh salinitas yang berbeda terhadap pertumbuhan dan sintasan benih ikan baung (Hemibagrus nemurus). Jurnal Dinamika Pertanian, 39(3), 283-292.

Pradiga, A., & Farid, A. (2023). Manajemen kualitas air pada pembenihan ikan gurami (Osphronemus gouramy) di laboratorium kesehatan ikan dan lingkungan umbulan Pasuruan, Jawa Timur. Jurnal Agrosains: Karya Kreatif dan Inovatif, 8(2), 53-60.

Pratama, N. A., & Mukti, A. T. (2018). Pembesaran larva ikan gurami Osphronemus gourami secara intensif di sheva fish boyolali, Jawa Tengah. Journal of Aquaculture and fish Health, 7(3), 102-110.

Rasul, M. G., & Majumdar, B. C. (2017). Abuse of antibiotics in aquaculture and it’s effects on human, aquatic animal and environment. The Saudi Journal of Life Sciences, 2(3), 81-88.

Rodriguez, M. A. J., Sović, J., Šegović, S., Tomasić, I., Pavelić, B., Šutej, I., & Anić, I. (2020). Antibiotic administration along with endodontic therapy in the Republic of Croatia: a pilot study. Acta Stomatologica Croatica, 54(3), 314-321. https://doi.org/10.15644/asc54/3/9

Sanusi, W. H. P. (2022). Pengaruh ekstrak etanol daun kersen (Muntingia calabura L) untuk pengobatan infeksi jamur Saprolegnia sp pada benih ikan mas (Cyprinus carpio). Skripsi. Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau. 62 halaman.

Saptiani, G., Hardi, E. H., & Pebrianto, C. (2016). Ekstrak daun pepaya dan kangkung untuk meningkatkan daya tetas telur dan kelangsungan hidup larva lele. Jurnal Veteriner, 17(2), 2285-2291.

Setiaji, J., Johan, T. I., & Pramujiono, A. (2013). Uji larutan meniran (Phyllanthus niruri L) untuk pengobatan ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) yang terinfeksi bakteri Edwardsiellatarda. Dinamika Pertanian, 28(2), 161-166.

Setiawan, H., & Oka, A. A. (2015). Pengaruh variasi dosis larutan daun pepaya (Carica papaya L.) terhadap mortalitas hama kutu daun (Aphis craccivora) pada tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.) sebagai sumber belajar biologi. BIOEDUKASI: Jurnal Pendidikan Biologi, 6(1).

Sufliarmi, S. (2022). Pengaruh perendaman ekstrak etanol daun senduduk bulu (Clidemia hirta) untuk pengobatan infeksi jamur Saprolegnia sp pada benih ikan gurami (Osphronemus gouramy). Skripsi. Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau. 64 halaman.

Sukendar, W., Pratama, W. W., & Anggraini, S. I. (2021). Kinerja pertumbuhan ikan baung (Hemibagrus nemurus) yang diberi pakan dengan penambahan kunyit (Curcuma longa Linn). AquaMarine (Jurnal FPIK Unidayan), 8(1), 8-13.

Sumahiradewi, L. G., Sulystyaningsih, N. D., & Pratama, Y. (2022). Efektivitas ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) terhadap infeksi jamur pada telur ikan gurami (Osphronemus gouramy). Jurnal Perikanan Unram, 12(1), 86-96.

Susanto, E., Sidabalok, I., & Dewantoro, E. (2014). Penggunaan ekstrak lengkuas (Alpinia galanga) untuk pengobatan ikan gurami (Osphronemus gouramy) yang diinfeksi jamur Saprolegnia sp. Jurnal Ruaya, 2, 23-28.

Usman, Z., Kurniaji, A., & Saridu, S. A. (2022). Produksi juvenil ikan gurame (Osphronemus gouramy) menggunakan teknologi recirculating aquaculture system. Budidaya Perairan, 10(2), 263-271. https://doi.org/10.35800/bdp.10.2.2022.40705

Published

2025-12-11

How to Cite

Mohd. Irham Alfarisi, T. Iskandar Johan, & Andre Sofian. (2025). Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L) untuk Pengobatan Infeksi Jamur Saprolegnia sp pada Benih Ikan Gurami (Osphronemus gouramy). Jurnal Dinamika Akuakultur, 1(1), 9–14. Retrieved from https://journal.uir.ac.id/index.php/jda/article/view/25829