Membangun Kebiasaan Cerdas Finansial pada Siswa Pondok Pesantren NW Montong Lisung melalui Edukasi Manajemen Keuangan

Penulis

  • Mia Kurniati Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram
  • Sutriningsih
  • Tutik Sukmalasari Putri
  • Ayu Febrianti

DOI:

https://doi.org/10.25299/berdaya.2026.27839

Kata Kunci:

financial literacy, financial management, Islamic boarding school students, financial habits, economic independence

Abstrak

Rendahnya literasi keuangan pada siswa pondok pesantren menjadi tantangan dalam membentuk kemandirian ekonomi sejak dini. Di Pondok Pesantren NW Montong Lisung, siswa umumnya belum memiliki kemampuan dalam mengelola uang saku, melakukan pencatatan keuangan, serta membangun kebiasaan menabung. Kondisi ini mendorong dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan membangun kebiasaan cerdas finansial melalui edukasi manajemen keuangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, serta penilaian praktik pencatatan keuangan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi keuangan siswa dari rata-rata 42,5% menjadi 79,5%, serta perubahan perilaku positif seperti meningkatnya kebiasaan menabung dan kemampuan mengontrol pengeluaran. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi manajemen keuangan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan finansial siswa. Oleh karena itu, program ini penting untuk diterapkan secara berkelanjutan guna mendukung pembentukan kemandirian ekonomi siswa di masa depan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Atkinson, A., & Messy, F. A. (2016). Measuring financial literacy: Results of the OECD/INFE pilot study. OECD Publishing., 7(2).

Huston, S. J. (2010). Measuring financial literacy. Journal of Consumer Affairs, 44(2), 296–316.

Keuangan, O. J. (2022). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan.

Lusardi, A., & Miitchell, O. S. (2017). The economic importance of financial literacy. Journal of Economic Literature. 52(1), 5–44.

OECD. (2016). OECD. (2016). Financial education in schools: Policy guidance, implementation and evaluation. . OECD Publishing.

OJK. (2022). Statistik Sektor Industri Non-Keuangan. Jakarta: OJK.

Putri, N. M., & Rahmawati, D. (2020). Pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku keuangan mahasiswa. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 45-55.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Xiao, J. J. (2016). Handbook of consumer finance research. Springer.

Yushita, A. N. (2017). Pentingnya literasi keuangan bagi generasi muda. . Jurnal Pendidikan Akuntansi.

Diterbitkan

2026-09-27

Cara Mengutip

Kurniati, M., Sutriningsih, Sukmalasari Putri, T., & Ayu Febrianti. (2026). Membangun Kebiasaan Cerdas Finansial pada Siswa Pondok Pesantren NW Montong Lisung melalui Edukasi Manajemen Keuangan. BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2 (Oktober), 75–83. https://doi.org/10.25299/berdaya.2026.27839