“Representasi Feminisme Digital di Media Sosial: Analisis Konten Edukasi Gender pada Akun Instagram @kawanpuan.id”

Penulis

  • salsabila Universitas Dr Soetomo surabaya
  • Nur’Annafi Syam Maella
  • Ahmadi

DOI:

https://doi.org/10.25299/medium.v13i2.25492

Kata Kunci:

analisis wacana kritis,, feminisme digital,, interseksionalitas,, kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menjelaskan representasi feminisme digital dan nilai-nilai kesetaraan gender dalam konten edukasi akun Instagram @kawanpuan.id. Penelitian dilakukan karena media sosial kini berperan sebagai ruang advokasi publik yang membentuk kesadaran gender di masyarakat. Kajian ini berlandaskan teori Analisis Wacana Kritis (Critical Discourse Analysis) dari Norman Fairclough  dan teori interseksionalitas Crenshaw  serta feminisme inklusif hooks untuk memahami relasi bahasa, kekuasaan, dan ideologi dalam wacana digital. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian akun @kawanpuan.id dan objeknya berupa tujuh unggahan konten edukasi gender yang telah dipublikasi. Data dikumpulkan melalui dokumentasi digital dan observasi daring, sedangkan analisis dilakukan dengan tiga dimensi CDA Fairclough teks, praktik wacana, dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa @kawanpuan.id merepresentasikan tujuh kategori feminisme digital yang menonjolkan nilai kesetaraan, pemberdayaan perempuan, ruang aman, dan solidaritas lintas gender. Temuan ini menegaskan kontribusi feminisme digital sebagai sarana edukatif dan advokatif yang mendukung pembangunan sosial berkeadilan sejalan dengan SDGs ke-5 dan Asta Cita Prabowo Gibran.

Kata Kunci: feminisme digital, analisis wacana kritis, interseksionalitas, kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Barthes, Roland. 1977. Image, Music, Text. London: Fontana Press.

Brief, Policy, Unlocking Opportunities For, and Recovery Agenda. BUILDING BACK BETTER FOR WOMEN AND GIRLS IN INDONESIA : UNLOCKING OPPORTUNITIES FOR GENDER EQUALITY IN THE POST-COVID-19. Jakarta: UNICEF Indonesia. www.unicef.org/indonesia.

Butler, Judith. 1990. Gender Trouble: Feminism and the Subversion of Identity. New York: Routledge.

Carvalho, Isabel Cristina, Sílvia Leiria Viegas, Adriana Nascimento, and Tamara Tania Cohen Egler. 2025. “Entre o Digital e o Urbano: Leituras Do Espaço Em Transformação.” CIDADES, Comunidades e Territórios (49). doi:10.15847/cct.42359. DOI: https://doi.org/10.15847/cct.42359

Crenshaw, K. 1989. “Demarginalizing the Intersection of Race and Sex: A Black Feminist Critique of Antidiscrimination Doctrine, Feminist Theory and Antiracist Politics.” University of Chicago Legal Forum 1989(1): 139–67.

Daniah, and A Pribadi. 2023b. “Feminisme Digital Dan Solidaritas Perempuan Di Indonesia: Kajian Wacana Di Media Sosial.” Jurnal Komunikasi dan Media Digital 7(2): 112–26.

DataReportal. 2025. Digital 2025: Indonesia — DataReportal Global Digital Insights. DataReportal. https://datareportal.com/reports/digital-2025-indonesia.

Dwityas, N A, F Nurrahmi, and M F Rahman. 2024. “Digital Feminism and Empathetic Education in Indonesian Social Media.” Jurnal Ilmu Komunikasi 21(1): 44–60.

Fahadi, Prasakti Ramadhana. 2022. “Soft Activism and Feminist Movements in Digital Culture: A Study of Indonesian Online Communities.” Jurnal Ilmu Komunikasi 19(1): 45–58.

Fairclough, N. 1995. Analisis Wacana Kritis: Kajian Kritis Bahasa. London: Longman.

Fairclough, N. 2001. 2nd ed. Language and Power. London: Longman.

Fairclough, N. 2023. Analysing Discourse: Textual Analysis for Social Research. London: Routledge.

Gerindra. 2024. “Asta Cita Visi Misi Prabowo Gibran.Pdf.”

Hooks, Bell. 2000. FEMINISM IS FOR EVERYBODY Passionate Politics. Cambrige: South And Press.

Jinan, Kaysa Hilyatil, Evi Eliyanah, and Nurenzia Yannuar. 2022. “Digital Feminism in Indonesia: Exploring Language Use and Agency.” Proceedings of the 2nd World Conference on Gender Studies (WCGS 2021) 649(Wcgs 2021): 123–31. doi:10.2991/assehr.k.220304.018. DOI: https://doi.org/10.2991/assehr.k.220304.018

Jouët, J. 2018. “Digital Feminism: From Mobilization to Transformation.” Communication & Society 31(3): 57–73. doi:10.15581/003.31.3.57-73.

Miles, Matthew B, A Michael Huberman, and Johnny Saldaña. 2014. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. 3rd ed. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Nations, United. 2015. Transforming Our World: The 2030 Agenda for Sustainable Development (SDG Goal 5). New York: United Nations.

Nisa, E F. 2021. “Digital Da‘Wa and the New Muslim Feminists: Reclaiming Women’s Agency in Indonesian Islam.” Journal of Religion and Media 4(1): 25–42. doi:10.1163/25888052-bja10010.

Ridlo, M R, D Pratiwi, and N R Putri. 2024. “Partisipasi Digital Dan Transformasi Ruang Publik Di Indonesia.” Jurnal Sosial Politik Digital 5(1): 21–38.

Rose, G. 2016. 4th ed. Visual Methodologies: An Introduction to Researching with Visual Materials. SAGE Publications.

Shabira, Fakhira. 2022. “Representasi Gerakan Feminisme Pada Akun Instagram @perempuanfeminis.” Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi) 8(2): 71. doi:10.25124/liski.v8i2.4581. DOI: https://doi.org/10.25124/liski.v8i2.4581

Sugiono. 2013. Metode Penelitian Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta. www.cvalfabeta.com.

Sylvina, Vivien, Mungky Diana Sari, and Meidy Krista Arlian. 2023. “Feminist Digital Activism in Building Social Awareness of Women Issue in Post Pandemic Era.” E3S Web of Conferences 426. doi:10.1051/e3sconf/202342602150. DOI: https://doi.org/10.1051/e3sconf/202342602150

Tong, Rosemarie. 2014. Feminist Thought: A More Comprehensive Introduction. 4th ed. Boulder, CO: Westview Press.

Usman, Ika Aprianti, Muh. Akbar, and Moehammad Iqbal Sultan. 2024. “Representasi Isu Feminisme Pada Akun Instagram @lingkarstudifeminis: Suatu Analisis Wacana Kritis.” Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian 10(2): 376–92. doi:10.52434/jk.v10i2.41738. DOI: https://doi.org/10.52434/jk.v10i2.41738

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-08