Analisis Framing Media Digital Terhadap Pemberitaan Demonstrasi di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.25299/medium.v13i2.24996Keywords:
Media Framing, Robert N. Entman, Freedom of Communication.Abstract
Fenomena demonstrasi besar di Indonesia pada Agustus - September 2025
dipicu oleh kenaikan tunjangan DPR menjadi bukti nyata bagaimana media
digital membingkai informasi. Kondisi ini diperkuat oleh langkah pemerintah
yang membatasi akses media sosial melalui penghentian layanan TikTok Live
serta sensor terhadap konten di Instagram dan YouTube. Akibatnya, publik
hanya menerima pemberitaan dari media digital yang menonjolkan informsai
kerusuhan dan ancaman keamanan, sementara ruang komunikasi terkait
tuntutan masyarakat dihilangkan. Tujuan penelitian ini untuk menguraikan
pola framing yang digunakan media serta menjelaskan konsekuensinya
terhadap demokrasi. Penelitian ini menggunakan teori framing Robert N.
Entman yang menekankan empat fungsi utama framing, yaitu pendefinisian
masalah, diagnosis penyebab, penilaian moral, dan rekomendasi solusi.
Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif melalui studi
dokumentasi pemberitaan media digital dan media sosial terkait demonstrasi.
Hasil analisis menunjukkan bahwa framing media menempatkan demonstrasi
sebagai tindakan anarkis yang mengancam ketertiban, dengan demonstran
diposisikan sebagai penyebab kerusuhan. Pemerintah memperkuat narasi ini
dengan pembatasan media sosial, sehingga ruang komunikasi publik
menyempit dan suara kritis sulit terdengar. Kesimpulannya, framing media
digital dan pembungkaman media sosial tidak hanya menciptakan persepsi
publik yang timpang, tetapi juga berpotensi mengikis kebebasan berekspresi
dan melemahkan kualitas demokrasi di Indonesia.
Downloads
References
Angin, W. A. D. P., & Surbakti, P. B. (2024). Analisis Framing pada Teks Editorial Tentang Pemilu 2024: Studi Kasus pada Media Online Kompas.Com. Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial, 2(4), 288–295. DOI: https://doi.org/10.59581/harmoni-widyakarya.v2i4.4351
Apriyani, T. (2021). Peran Sosial Media pada Gerakan Protes Massa Aksi dan Demokrasi Baru di Era Digital. Kalijaga Journal of Communication, 3(1), 17–30. DOI: https://doi.org/10.14421/kjc.31-01.2021
Channelnewsasia.com. (2025). Demonstran di Indonesia mengecam tunjangan perumahan baru sebesar US$3.000 per bulan untuk anggota parlemen, yang membelanya sebagai “perhitungan yang cermat.” https://www.channelnewsasia.com/asia/indonesia-protest-jakarta-senayan-lawmakers-pay-5312826
Fadila, R. N., Rahma, M. A., & Trisnawati, T. (2021). Media, Komunikasi dan Jurnalistik di Era Digital. In Kompasiana. PT. Penerbit Qriset Indonesia.
Iriansyah, M. N. (2025). “Demo Mahasiswa Sudah Kelewat Batas”: Pengaruh Pemberitaan Media dan Persepsi Publik Terhadap Ketahanan Sosial-Budaya di Kota Makassar. Responsive : Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Bidang Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik., 8(1), 42–55.
JABAR, I. T. (2025). Rektor Unisba: Kericuhan di Kampus Tamansari Disusupi Gerombolan Tak Dikenal. https://jabar.idntimes.com/news/jawa-barat/rektor-unisba-kericuhan-di-tamansari-disusupi-gerombolan-tak-dikenal-00-9y7yl-51vtnl
Kamelia, F., & Nusa, L. (2018). Bingkai Media Online Coverage of Indonesia ’ s Debt in an Online. Kanal: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(1), 10–16. https://doi.org/10.21070/kanal.v DOI: https://doi.org/10.21070/kanal.v6i2.92
Kompas.com. (2025). Demo Ricuh di Unisba, Mahasiswa dan Polisi Ungkap Kronologi Berbeda. https://www.kompas.com/lampung/read/2025/09/02/164500888/demo-ricuh-di-unisba-mahasiswa-dan-polisi-ungkap-kronologi-berbeda
Mappiwali, H. (2025). Massa Demo Bakar Gedung DPRD Makassar, 3 Orang Tewas. Detiksumut. https://www.detik.com/sumut/berita/d-8087124/massa-demo-bakar-gedung-dprd-makassar-3-orang-tewas
Muzakkir. (2021). Analisis Framing dalam Pemberitaan Media. SOURCE : Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(2), 183–196. DOI: https://doi.org/10.35308/source.v3i2.649
Nelwan, N. A., Randang, J. L. K., & Lotulung, L. J. H. (2023). Analisis Framing Pemberitaan Kontroversi Pengaturan Pengeras Suara Masjid Pada Media Online Detik.Com Dan Republika.Co.Id. Jurnal Acta Diurna Komunikasi, 5(1), 1–6.
Ningrat, S. R. C., & Nulhaqim, S. A. (2023). Pasal Karet UU ITE dan Peyelesaian Konflik Digital di Indonesia. Epistemik: Indonesian Journal of Social and Political Science, 4(2), 38–52. DOI: https://doi.org/10.57266/epistemik.v4i2.158
Nurhayati, E. S., & Laksmi. (2023). Analisis Framing Model Entman pada Pemberitaan Kebocoran Data Aplikasi Peduli Lindungi oleh Media Online. Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, Dan Informasi, 7(4), 573–590. DOI: https://doi.org/10.14710/anuva.7.4.573-590
Nurrisa, F., Hermina, D., & Norlaila. (2025). Pendekatan Kualitatif dalam Penelitian: Strategi, Tahapan, dan Analisis Data. Jurnal Teknologi Pendidikan Dan Pembelajaran (JTPP), 02(03), 793–800.
Pitono, & Dharmawan, A. (2025). Analisis Framing Media Narasi.tv dan Viva.co.id Dalam Pemberitaan Demonstrasi Peringatan Darurat Menolak Revisi Undang-Undang Pilkada 2024. The Commercium, 9(3), 27–37.
RFI.com. (2025). Rumah Menteri Keuangan Indonesia dijarah saat kemarahan protes meningkat. https://www.rfi.fr/en/international-news/20250831-indonesian-finance-minister-s-home-looted-as-protest-anger-grows
Romdani. (2025). Kerusakan Meluas setelah Aksi Demo, dari Jakarta Timur hingga Bandung. Katimpost.Jawapos.Com. https://kaltimpost.jawapos.com/utama/2386506335/kerusakan-meluas-setelah-aksi-demo-dari-jakarta-timur-hingga-bandung
Sari, M. A. (2025). Deretan Aksi Penjarahan di Rumah Anggota DPR, Massa Ambil Barang Elektronik hingga Kucing. Tribun Papua.Co. https://papua.tribunnews.com/news/118586/deretan-aksi-penjarahan-di-rumah-anggota-dpr-massa-ambil-barang-elektronik-hingga-kucing
Sari, Z., Sakinah, & Mufaro’ah. (2024). Membangun Hubungan yang Positif Melalui Komunikasi yang Efektif. Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(4), 242–253. DOI: https://doi.org/10.47861/khirani.v2i4.1385
Tempo.co. (2025). Marak Demonstrasi, Warganet Keluhkan Sulit Mengunggah Ulang Konten di Instagram. https://www.tempo.co/politik/marak-demonstrasi-warganet-keluhkan-sulit-mengunggah-ulang-konten-di-instagram-2064615
Ulfia, Rahmi, & Yana, S. (2024). Pengaruh Media Sosial Dalam Transformasi Pemasaran Digital. JUPEIS : Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 3(3), 11–17. DOI: https://doi.org/10.57218/jupeis.Vol3.Iss3.1123
Waruwu, M. (2023). Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910.
Zuniananta, L. E. (2020). Penggunaan Media Sosial sebagai Media Komunikasi Informasi di Perpustakaan. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 10(4), 37–42. DOI: https://doi.org/10.14710/jip.v10i4.37-42
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Medium

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



