Profesionalisme Guru PAI dalam Membangun Integritas dan Kualitas Pendidikan di SMAN 8 Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.25299/jpim.2025.27552Kata Kunci:
Profesionalisme, Integritas, Kualitas PendidikanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membangun integritas dan meningkatkan kualitas pendidikan di SMAN 8 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap tiga guru PAI sebagai narasumber utama. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme guru PAI tercermin dari penguasaan materi, kemampuan integrasi lintas disiplin, inovasi pembelajaran berbasis deep learning, serta penerapan pembelajaran berdiferensiasi sesuai kebutuhan siswa. Integritas guru terlihat dari kejujuran dalam penilaian, konsistensi pelaksanaan administrasi, sikap keteladanan, dan penyelesaian dilema etika melalui pendekatan komunikasi moral dan spiritual. Selain itu, kolaborasi antarguru, MGMP, wali kelas, dan pimpinan sekolah berkontribusi signifikan terhadap penguatan kualitas pembelajaran dan pembinaan karakter siswa. Tantangan utama yang dihadapi guru meliputi heterogenitas kemampuan siswa, tuntutan kurikulum modern, dan persepsi terhadap peran guru agama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa profesionalisme dan integritas guru PAI saling melengkapi dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berkarakter. Temuan ini mengimplikasikan perlunya penguatan kapasitas guru, dukungan kelembagaan, dan optimalisasi komunitas belajar profesional untuk mendukung kualitas pendidikan di masa depan.
Unduhan
Referensi
Anwar, M. (2020). Integritas Guru dalam Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Apriliyana, N. P. (2025). Transforming education through deep learning design: Integrating four key elements in school practice. Molang: Journal of Islamic Education. Jurnal Alkhairat.
Danim, S. (2019). Kinerja Guru dalam Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Eikeland, I. (2022). Differentiation in education: A configurative review. International Journal of Education Research. Taylor & Francis Online.
Firman, F., & Rahayu, T. (2020). Implementasi penilaian autentik dalam kurikulum abad 21. Jurnal Pendidikan Modern, 5(3), 112–121.
Hidayat, R., & Arifin, Z. (2021). Inovasi pembelajaran berbasis kompetensi. Jurnal Pendidikan Profesional, 9(1), 45–57.
International Journal of Educational Practice and Curriculum. (2024). Challenges and solutions of integrity in classroom-based assessment. GA Excellence.
International Journal of Educational Practice and Policy. (2025). Teacher professionalism in the midst of curriculum dynamics. Lontara Digitech.
Jamaluddin, M. (2021). Guru dan tantangan era BANI dalam pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 155–170.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Pedoman Penilaian Pembelajaran Kurikulum 2013 Revisi. Jakarta: Kemdikbud.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Pedoman penilaian pembelajaran Kurikulum 2013 revisi. Kemdikbud.
Langelaan, B. N. (2024). Differentiating instruction: Understanding the key elements and teacher actions. Journal of Education Research. ScienceDirect.
Lickona, T. (2012). Educating for Character: How Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Mulyasa, E. (2022). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rahmah, F. (2019). MGMP dan peningkatan profesionalisme guru. Jurnal Kependidikan, 7(2), 201–214.
Ramadhan, A. (2022). Pembelajaran diferensiasi sebagai solusi heterogenitas siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(1), 33–47.
Sari, W., & Pramono, H. (2020). Literasi digital guru abad 21. Jurnal Teknologi Pendidikan, 22(1), 67–78.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Islam Muta'allimin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
