Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Dalam Pengembangan Ekonomi Lokal Di Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat

Authors

  • Ratna Puspa Dewi Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Hyronimus Rowa Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Frans Dione Institut Pemerintahan Dalam Negeri

DOI:

https://doi.org/10.25299/jkp.2025.vol11(2).22194

Keywords:

Indonesia

Abstract

Village development is an effort to meet the basic needs of the community, develop village facilities and infrastructure, develop the regional economy and eradicate poverty by utilizing natural resources and a sustainable environment. Community empowerment is a strategy in the concept of development that is centered on the community as the subject of development, empowerment is expected to minimize poverty and reduce unemployment and protect the community in terms of the economy. The establishment of BUMDes is part of the village government's efforts to build the community's economy so that it can improve the economy and create a prosperous society. Therefore, it is considered important to conduct research related to BUMDes empowerment in local economic development in Bekasi Regency, West Java Province. This study uses Mardikanto's theory of empowerment, and uses qualitative research methods with data collection techniques through observation, interviews, and documentation studies. The results of this research discussion show that BUMDes empowerment in local economic development can be seen from: 1) Humanitarian development, with improvements in education; 2) Business development by continuously improving the community's ability to do business; 3) Environmental development, efforts to develop human resources, institutions, community capital, productive businesses and provide appropriate information in relation to the environment; 4) Institutional development is part of community empowerment that involves various institutions and organizations. The strength of this empowerment lies in four internal factors, its weaknesses lie in four internal factors. There are four external factors in this empowerment. The author's suggestion is that the government needs to continue to encourage this empowerment so that empowerment can continue to be fostered in local economic development in Bekasi Regency.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifa Rachmanda Filya. (2018). Optimalisasi Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dalam meningkatkan Pades di Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur (Studi Kasus di Desa Sukerejo Kecamatan Bojonegoro). Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Publik IPDN, 19.

Afni, N., dan Saragih, R,. (2018). Pengaruh Budaya Organisasi

Agoes. (2013). Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance Terhadap Kinerja SDM pada PTPN III Persero Tanjung Morawa. Jurnal Universitas Sumatera Utara, 50-63.

Alfitri. (2011). Community Development, Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ali Hasan. (2010). Marketing Bank Syariah. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Amir Hasan dan Gusnardi, (2018), Optimalisasi Pengelolaan Pendapatan Asli Desa dan Badan Usaha dalam Meningkatkan Pembangunan Perekonomian, Pekanbaru: Tamankarya UNRI

Anwas, Oos M, (2019) Pemberdayaan Masyarakat di Era Global, Bandung: TP

Ayi Sofian. (2021). Strategi Tata Kelola BUMDes dalam Upaya Menunjang Ekonomi Masyarakat Di Desa Pamulihan Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut. Jurnal Desentralisasi dan Kebijakan Publik, 302-314.

Bambang Hartono. (2013). Sistem Informasi Manajemen Berbasis Komputer. Jakarta: Rineka Cipta.

Blakley and Leigh, E. J. (2010:1). Planning Local Ekonomy Develovment. USA: Sage Publication.

Coristya Berlian Ramadana, Heru Ribawanto, Suwondo, “Keberadaaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Sebagai Penguatan Ekonomi Desa (Studi di Desa Landungsari, Kecamatan Dau Kabupaten Malang Jawa Timur,” dalam Jurnal Administrasi Publik (JAP), vol. 1 No. 6, h. 1073

Creswell, J. W. (2014). Research Design (Internastional Student Edition). Los Angeles: Sage Publication.

David. (2004). Manajemen Strategi Konsep. Jakarta: Salemba 4.

Djohani, R. (2003), Partisipasi, Pemberdayaan dan Demokratisasi Kominitas Bandung :Alfabeta

Emi Nurfadilah. (2016). Tata Kelola Pendidikan: Studi Tentang Gerakan Ayo Sekolah di Kabupaten Bojonegoro Dilihat dari Good Governace dan Sound Governance. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik, 1-13.

Ernie Tisnawati Sule dan Kurniawan Saefullah. (2005). Pengantar Manajemen. Jakarta: Kencana.

Etha Listiany Supardi. (2021). Strategi Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Asli Desa Di Desa Bungurasih. Jemma.

Faiz Zamzami, dkk. (2018). Audit Internal, Konsep dan Praktik. Yogyakarta: UGM Press.

Fandy Tjiptono. (2008). Strategi Pemasaran. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Fatmawati, Hakim, & L, Mappamiring, “Pembangunan Desa Mandiri Melalui Partisipasi Masyarakat di Kecamatan Pattalsalang Kabupaten Gowa,” dalam Jurnal of Public Policy and Management 1, h. 1

Gayatri, dkk. (2017). Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa untuk Mendorong Kemandirian Masyarakat Pedesaan. Jurnal Ekonomi Kuantitatif, 17-31.

George R. Terry. (1967). The Principles Of Management. Bandung: Gelora Massa.

Gunawan, A. (2000). Sosiologi Pendidikan (Analisis tetang Berbagai Problem Pendidikan). Jakarta : Rineka Cipta.

H. Buchari Alma. (2008). Pengantar Bisnis. Bandung: Alfabeta.

Hayati, R. N. (2023, 08 05). Pemulihan Perekonomian Indonesia setelah Kontraksi akibat Pandemi Covid-19. KPKNL Banjarmasin, hal. 01.

Hendrawati Hamid, (2018), Manajemen Pemberdayaan Masyarakat, (Makasar, De La Macca

Heryana, A. (2018). Informan dan Pemilihan Informan dalam Penelitian Kualitatif. Jakarta: Universitas Esa Unggul.

Hitt michael, dkk,. (1887). Manajemen Strategis. Jakarta: Erlangga.

Humaira, D. R. (2022). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI DESA PURWASARI KECAMATAN PURWASARI KABUPATEN KARAWANG. Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa, 99 - 108.

Ife, Jim, (1995), Community Developmen: Creating Community Alternatives-Vision, Analysis and Practice

Iskandar Putong. (2010:1). Economics Pengantar mikro dan Makro. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Ismail Solihin. (2006). Pengenalan Praktis dan Studi Kasus. Jakarta: Kencana.

Khairul Amri, “Evaluasi Program Badan Usaha Milik Desa” (BUMDes), dalam Jurnal JIANA, Vol. 13, 2015, h. 295

Koentjoroningrat. (1990). Pengantar Ilmu Antopologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Kontan.co.id. (2023, 08 06). Kontan.co.id. Diambil kembali dari Kontan.co.id: https://nasional.kontan.co.id/news/sebanyak-35-bumdes-di-indonesia-terdampak-pandemi-covid-19

Kushandajani, “Inovasi Manajemen Pemerintahan Daerah dalam Penanggulangan Kemiskinnan di Kota Pekalongan,” dalam Jurnal Ilmu Pemerintahan, Vol. 1, No. 1, Maret 2015, h. 49

Kuswarno, E. (2013). Penelitian Komunikasi Fenomenologi. Bandung: Widya Padjajaran.

Lisnawati dan Lestari, (2019) "Analisis Faktor Pembangunan Desa dalam Pengembangan Desa Mandiri Berkelanjutan pada Desa Bughu Aceh Besar." dalam Publisia : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, h. 157-167.

Lisnawati dan Lestari. (2019). Analisis Faktor Pembangunan Desa dalam Pengembangan Desa Mandiri Berkelanjutan pada Desa Bughu Aceh Besar. Publisia : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 157-167.

M. Asaduzzaman. (2020). Global Encyclopedia of Public Adminsitration , Public APolicy. Springer: Switzerland.

M. Munir. (2006). Manajemen Dakwah. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

M.Alghani,dkk “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan dan Peningkatan Nilai Guna Sampah Anorganik” Website: http://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat 2020

Mardiasmo. (2009). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi.

Mardikanto, Totok dan Soebiato, (2012).. Konsep Pemberdayaan Sosial dan manfaatnya, Bandung: Alfabeta

Mario Wowor dkk. (2019). Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Desa Kamanga Kecamatan Tompaso. Jurnal Eksekutif Fisip Universitas Sam Ratulangi, 1.

Mendesa PDTT. (2021). Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 3 Tahun 2021. Jakarta: Mendesa PDTT.

Mestika Zed. (2003). Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Mister Candera dkk. (2020). Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Banyuasin. Syukur Jurnal Uhamka, 1-9.

Moh Nazir. (2003). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Moleong, L. J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Mulyana, D. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Nana Sudjana. (2003). Strategi Pengelolaan dan Pengembangan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat. Jakarta: Depdiknas.

Noor & Rahmatllah. (2020). Inovasi Tata Kelola Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar. Jakarta: Direktorat SMA Kemdikbud.

Nugroho, R. R. (2002). Manajemen Pemberdayaan Sebuah Pengantar dan Panduan Untuk Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Gramedia dan Badiklat Kemhan.

Pandji Anoraga. (2002). Manajemen Bisnis. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Patton, M. (2005). Qualitative Research. Thousands Oaks CA: Sage Publication.

Pemkab Bekasi. (2022). Laporan Bupati Bekasi. Bekasi: Pemkab Bekasi.

Pemkab Kebumen. (2024, 05 23). Pemkab Kebumen. Retrieved from Pemkab Kebumen: https://balingasal.kec-padureso.kebumenkab.go.id/index.php/web/artikel/164/465

Peraturan Menteri Desa Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 4 Tahun 2015

Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021

PR. Ulin, E. R. (2005). Qualitative Methods in Public Health: a Field Guide for Applied Research. San Fransisco: Jossey Bass.

Ramlawati, d. (2024:3). Pengantar Ekonomi. Batam: Cendikia Mulya Mandiri.

Rappaport, J.”Studies in empowerment:introduction to the Issue’’

Reny Rosari dkk. (2022). Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Pengelolaan Keuangan BUMDES di Era Digitalisasi. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi.

Restu Kartiko Widi, (2010) Asas Metotologi Penelitian, (Graha Ilmu: Semarang

Rodliyah, S. (2003). Partisipasi Masyarakat dalam Pengambilan Keputusan dan Perencanaan di Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rosmaladewi, O. (2018). Manajemen Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta: Deepublish.

Sadu Wasistiono, (2006), Prospek Pengembangan Desa, , Bandung: Fokusmedia

Sarwono, J. (2006). Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Shadily, H. (1993). Sosiologi Untuk Masyarakat Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Siswanto. (2011). Pengantar Manajemen. Jakarta: Bumi Aksara.

Slamet, M. (2003), Pemberdayaan Masyarakat dalam membentuk pola prilaku manusia.Bogor: IPB Press

Soekanto, S. (1983). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Press.

Soleh, A. (2017). Strategi Pengembangan Potensi Desa. Jurnal Sungkai Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2017, 32-52.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharsimi Arikunto. (2002). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Sukanto Reksohadiprodho. (2000). Dasar-Dasar Manajemen. Yogyakarta: BPFE.

Supriyadi R, (2007), “Telaah Kendala Penerapan Pengembangan Ekonomi Lokal: Pragmatisme dalam Praktek,”, dalam Jurnal: Journal Regional and City Planning ITB, Vol. 18 No. 1

T. Hani Handoko. (1984). Manajemen, Edisi 2. Yogyakarta: BPFE.

Tjokroamijojo, B. (1990). Perencanaan Pembangunan. Jakarta: Haji Masagung.

U.N.E Pasific. (2000). What is Good Governance. https://doi.org/10.18356/d4072237-en-fr: United Nation.

Umrotul Khasanah. (2010). Manajemen Zakat Moderen Instrumen Pemberdayaan Ekonomi Umat. Malang: UIN-Maliki Press.

Universitas Brawijaya. (tt). PKDSP Buku Panduan BUMDes. Malang: Univ. Brawijaya Malang Press.

UU Desa Nomor 6 Tahun 2014

Wahyudi, A. (2016), “Implementasi rencana strategis badan pemberdayaan masyarakat dan desa dalam upaya pengembangan Badan Usaha Milik Desa di Kabupaten Kotawaringin Barat,” dalam Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, Vol.2, No.2, 2016, h. 101-105.

Welton, B. &. (1999). The Key To Effective School Management. New York: Routlegde.

Widiastuti. (2015). Tes dan Pengukuran Olahraga. Jakarta: 2015.

Wursanto. (1987). Pokok-Pokok Perencanaan. Yogyakarta: Kanisius.

Yayat M. Herujitno. (2001). Dasar-Dasar Manajemen. Jakarta: PT. Grasindo.

Yayu Putri Senjani. (2019). Peran Sistem Manajemen Pada Bbumdes dalam Peningkatan Pendapatan Asli Desa. Kumawula Unpad Bandung, 23.

Website

https://bekasikab.bps.go.id/id/publication/2024/02/28/613046732373df5c215ee27b/kabupaten-bekasi-dalam-angka-2024.html diunduh tanggal 3 Desember 2024 jam 17.00 WIB

https://ejournal.ipdn.ac.id/khatulistiwa/article/view/2840

https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/JDKP/article/view/3864

https://id.linkedin.com/in/mario-wowor-664b491b5

https://id.scribd.com/document/377127833/Strategi-Pengembangan-Potensi-Desa

https://jabar.bps.go.id/id/statistics-table/2/OTE5IzI=/persentase-penduduk-miskin-menurut-kabupaten-kota-di-jawa-barat.html diunduh tanggal 3 Desember 2024 jam 15.34 WIB

https://journal.uhamka.ac.id/index.php/syukur/article/view/7437

https://m.antaranews.com/amp/berita/3771966/kemendes-pdtt-bumdes-tidak-perlu-punya-banyak-jenis-usaha diunduh tanggal 20 Nopember 2024 jam 13.30 WIB

https://setda.bogorkab.go.id/ diunduh Tanggal 30 Nopember 2024 jam 15.45 WIB

https://youtu.be/HLaPm4cpjwE?si=swTRucAXK8bOCHqN, diunduh tanggal 30 Nopember 2024 jam 15.56 WIB

Wikipedia. (2023, 08 05). Wikipedia. Diambil kembali dari Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Undang-undang_Desa

Downloads

Published

2025-04-29

Issue

Section

Articles