PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN MODEL DIRECT INSTRUCTION DENGAN MODEL KOOPERATIFTIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION(STAD) PADA SISWA KELAS VIII SMPN 21 PEKANBARU

  • Yunisa Fadhilah Hartati Universitas Islam Riau
  • Alzaber Alzaber Universitas Islam Riau
  • Endang Istikomah Universitas Islam Riau
Keywords: Perbandingan, hasil belajar matematika, model Direct Instruction, model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD).

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan model Direct Instruction dan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) pada siswa kelas VIII SMPN 21 Pekanbaru. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2017/2018. Tepatnya pada tanggal 05 Januari 2018 sampai dengan 29 Januari 2018. Adapun bentuk penelitian ini adalah  penelitian komparatif yang membandingkan hasil belajar siswa pada dua kelas penelitian yaitu kelas VIII7 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII8 sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sampling purposive. Diperoleh sampelnya yaitu siswa kelas VIII7 yang berjumlah 38 orang dan kelas VIII8 yang berjumlah 42 orang. Data yang diperoleh dari hasil penelitian berupa data pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis deskriptif dilakukan untuk mendeskripsikan hasil rata-rata data pre-test dan post-test kedua kelas tersebut. Pada kedua kelas diperoleh rata-rata hasil post-test lebih tinggi dibandingkan hasil pre-test. Selanjutnya analisis inferensial pada skor post-test diperoleh hasil  dan  untuk taraf signifikan 5%. Karena  atau 2  maka H1 diterima. Berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika melalui penerapan model Direct Instruction dengan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) pada siswa kelas VIII SMPN 21 Pekanbaru. Perbedaan tersebut adalah hasil belajar matematika siswa yang menerapkan model Direct Instruction lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar matematika siswa yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe (STAD).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amri, S., & Ahmadi, IK. 2010. Proses Pembelajaran Kreatif dan Inovatif Dalam Kelas. Jakarta: PT. Prestasi Pustakaraya.
Djamarah, SB., dan Zain, A. 2010. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Emzir. 2015. Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif & Kualitatif. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Khanifatul. 2012. Pembelajaran Inovatif. Yogyakarta: Ar-russ Media.
Rusman. 2012. Model Model Pembelajaran (Mengembangkan Profesionalisme Guru Edisi Kedua). Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
Shoimin, Aris. 2014. 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta:Ar-ruzz Media.
Subana., Rahadi, M., & Sudrajad. 2000. Statistika Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.
Subana., & Sudrajat. 2009. Dasar-Dasar Penelitian Ilmiah. Bandung: Pustaka Setia.
Sudjana. 2005. Metode Statistika Edisi 6. Bandung: PT. Tarsito.
Sugiyono. 2017. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif:Konsep, Landasan, dan Implementasinya Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Trianto. 2010. Model Pembelajaran Terpadu Konsep, Strategi, dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: PT Bumi Aksara.
Yusuf, SLN., & Sugandhi, NM. (2011). Perkembangan Peserta Didik. Depok: PT. Rajagrafindo Persada.
Zulkarnain, dkk. 2010. Statistika Penelitian.Pekanbaru: Cendikia Insani.
Published
2019-04-06
Abstract viewed = 0 times
PDF downloaded = 0 times