PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS BERDASARKAN PENGETAHUAN AWAL MATEMATIKA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA PEKANBARU

  • Widya Novita Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Noviarni Noviarni Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Erdawati Nurdin Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Keywords: Connecting-Organizing-Reflecting-Extending (CORE), Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Pengetahuan Awal.

Abstract

Naskah ini bertujuan untuk memaparkan ada tidaknya perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran yang diterapkan oleh guru berdasarkan pengetahuan awal tinggi, sedang, dan rendah pada siswa kelas VIII MTs Al-Mutttaqin Pekanbaru,dengan desain penelitian The Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Populasi target dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Al-Muttaqin Pekanbaru. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan teknik Porposive Sampling, yaitu kelas VIII-D sebagai kelas eksperimen yang diberikan model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE), dan kelas VIII-B sebagai kelas kontrol yang diberikan model pembelajaran yang diterapkan oleh guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah two way anova. Instrumen yang digunakan adalah tes uraian untuk mengukur pengetahuan awal matematika dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Hasil analis data menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran COREdengan siswa yang menggunakan pembelajaran yang diterapkan oleh guru; 2) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memiliki pengetahuan awal tinggi, sedang, dan rendah; 3) Tidak terdapat interaksi model pembelajaran COREdan pengetahuan awal matematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

C. Jacob, Refleksi pada Refleksi Lesson Study (Suatu Pembelajaran Berbasis Metakoognisi),[online],http://file.upi.edu/Direktori/FPMIPA/JUR._PEND._MATEMATIKA/194507161976031CORNELIS_JACOB/Refleksi_pada_Refleksi_LS_%28Makalah_2%29.pdf,diakses tanggal 25 Desember 2017, hlm. 9
Eka, Karunia, dkk. 2017. Penelitian Pendidikan Matematika. PT. Refika Aditama: Bandung
Fadhilah Al Humaira, Suherman, Jazwinarti, “Penerapan Model Pembelajaran CORE Pada Pembelajaran Matematika Siswa Kelas X Sman 9 Padang”,Jurnal Pendidikan Matematika Part 1, Vol. 3 No. 1 (2014), hlm. 32
Hendriana, Heris, dkk. 2014. Penilaian Pembelajaran Matematika. PT. Rafika Aditama: Bandung
Hendriana, Heris, dkk. 2017. Hard skills dan Soft Skills Matematik Siswa. PT Refika Aditama: Bandung
Praptiwi dan Handhika. “Efektivitas Metode Kooperatif Tipe GI dan STAD Ditinjau dari Kemampuan Awal”, Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, ISSN:2086-2407. Vol.3.2012.hlm. 41
Ramon Muhandaz, “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi Kelompokt terhadap Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII MTsN Kota Padang,” (Suska Jurnal of Mathematics Education Vol. 1 No.12015) hlm. 39
Riduwan. 2015. Belajar Mudah Penelitian untuk Guru-Karyawan dan Peneliti Pemula. Alfabeta: Bandung
Sanjaya, Wina. 2013. Penelitian Pendidikan: Jenis, Metode, Prosedur. Kencana: Jakarta
Shoimin, Aris. 2014. 68 Model Pembelajaran Inovatif Dalam Kurikulum 2013. Arruz Media: Yogyakarta
Siti Khafidhoh, Penerapan Model Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Pada Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung Kelas Ix Mts Negeri Mojokerto, UIN Sunan Ampel Surabaya: Jurusan Pendidikan Matematika FTK. 2014.
Published
2019-04-06
Abstract viewed = 3 times
PDF downloaded = 2 times