ETNOMATEMATIKA DALAM MELESTARIKAN TENUNAN MELAYU RIAU

  • astri wahyuni Universitas Islam Riau
  • surgawi pertiwi Universitas Islam Riau

Abstract

Budaya dalam bahasa sansekerta artinya ialah  budi dan daya, budaya juga dapat diartikan sebagai kebiasaan baik. Oleh karena itu Sebaiknya kita dapat melestrikan budaya. Sebagai manusia yang berkecimpung di dunia pendidikan. Salah satu yang dapat kita lakukan ialah dengan mengaitkan budaya dengan pendidikan. Sehingga dari sejak dini kita dapat menanamkan nilai-nilai budaya kepada peserta didik. Salah satu kaitan budaya dan pendidikan ialah etnomatematika, dimana etnomatematika ialah Kajian matematika yang melibatkan unsur budaya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Malik. Dkk. 2004. Corak dan Ragi Tenun Melayu Riau. Yogyakarta: Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu bekerja sama dengan Adicipta Karya Nusa
Endang Wahyuni Tri.2015. Makna simbolis Motif Tenun Songket AESAN GEDE Dalam Prosesi Pernikahan Adat Palembag Sumatera Selatan. Surakarta
Taufik Ikram Jamil. Dkk. 2012. Ragam Budaya Melayu Riau. Lembaga Adat Melayu Riau: Pekanbaru.
Barton, B. (1996). Making Sense of Ethnomathematics: Ethnomathematics is Making Sense. Educational Studies in Mathematics, 31(1-2), 201-33. Rosa & Orey, 2006).
D’Ambrosio,U.1985.Ethnomathematics andits place in the history and pedagogy of mathematics.FortheLearningofMathematics, 5(1),44-48.
D'Ambrosio. 1999. Literacy, Matheracy, and Technoracy: A Trivium for Today. MathematicalThinkingandLearning1(2),131-153.
Dinas Kebudayaan Kesenian dan Pariwisata Museum Daerah Provinsi Riau Proyek Pembinaan Permuseuman Daerah.2002. Kerajinan Tenunan Siak.
Agung Hartoyo. 2012. Eksplorasi Etnomatematika pada Budaya Masyarakat Dayak Perbatasan Indonesia-Malaysia Kabupaten Sanggau Kalbar. PMIPA UNTAN : Pontianak Kalimantan.
Published
2019-04-01
Abstract viewed = 45 times
PDF downloaded = 17 times